Cakrawala News – 08 Oktober 2026 | Klasemen sementara ASEAN Shopee Cup 2026/27 mulai terbentuk setelah seluruh pertandingan Grup A pada matchday pertama rampung, dengan Borneo FC Samarinda menjadi salah satu sorotan usai menahan imbang juara bertahan Buriram United 0-0 di Buriram Stadium, Thailand, Rabu, 7 Oktober 2026. Hasil itu membuat wakil Indonesia tersebut membawa pulang satu poin berharga dari markas salah satu klub terkuat Asia Tenggara.
Borneo tampil disiplin sepanjang laga. Tidak ada gol yang tercipta hingga pertandingan berakhir, meski Buriram lebih banyak menciptakan peluang. AFF mencatat penyelesaian akhir tuan rumah tidak membuahkan hasil, dan pertandingan bahkan ditutup dengan Buriram bermain menggunakan 10 pemain setelah Narubadin Weerawatnodom menerima kartu merah pada menit-menit akhir akibat kartu kuning kedua.
Bagi Borneo, hasil ini menjadi modal positif karena mereka menghadapi juara bertahan Shopee Cup di hadapan pendukungnya sendiri. Buriram berstatus tim yang sukses mempertahankan gelar pada musim sebelumnya, sehingga satu poin di kandang mereka dinilai cukup berharga.
Seluruh Laga Grup A Matchday Pertama Berakhir Imbang
Menariknya, seluruh pertandingan Grup A pada matchday pertama berakhir tanpa pemenang. Selain Buriram versus Borneo yang berkesudahan 0-0, Kuching City bermain 2-2 melawan Tampines Rovers, sedangkan Ratchaburi FC dan Ho Chi Minh City Police FC bermain 1-1.
Dengan tiga pertandingan berakhir imbang, enam tim yang sudah bertanding sama-sama mengoleksi satu poin. Urutan keenam tim tersebut dapat mengikuti kriteria tiebreaker resmi kompetisi dan pembaruan tabel resmi setelah seluruh data pertandingan diproses.
Manila Digger mendapat bye pada matchday pertama. Grup A sendiri terdiri dari tujuh klub, sehingga persaingan menuju posisi terbaik masih terbuka lebar karena setiap pertandingan akan menentukan perolehan poin masing-masing tim.
Di sisi lain, terdapat perbedaan informasi terkait hasil laga Ratchaburi FC melawan wakil Vietnam. Sebagian laporan menyebut laga itu berakhir imbang 1-1, sementara laporan lain menyebut wakil Vietnam menang tipis 1-0 dan langsung memimpin Grup A. Perbedaan ini perlu merujuk pada pembaruan tabel resmi kompetisi.
Persib Bandung Mengawali Perjalanan di Grup B
Perhatian juga tertuju pada Persib Bandung yang mengawali perjuangannya di Grup B ASEAN Shopee Cup 2026/27 dengan menghadapi wakil Thailand, Port FC. Pertandingan digelar di Thammasat Stadium, Thailand, Kamis, 8 Oktober 2026, dengan kick-off pukul 19.00 WIB.
Laga tersebut menjadi pertandingan perdana Maung Bandung di kompetisi ini. Duel Port FC versus Persib disiarkan langsung oleh RCTI dan juga dapat disaksikan melalui layanan streaming Vision+.
Jadwal Grup B pada hari yang sama juga memuat Lion City Sailors versus Cong An Ha Noi pada pukul 18.30 WIB, serta Johor Darul Ta’zim versus Preah Khan Reach Svay Rieng pada pukul 19.00 WIB.
Persib datang dengan misi meraih hasil positif. Tiga poin dari laga pertama akan menjadi modal penting untuk menghadapi persaingan Grup B yang masih panjang. Bermain sebagai tim tamu membuat Maung Bandung dituntut tampil disiplin sejak menit awal.
Port FC bukan lawan yang mudah. Kedua tim sudah beberapa kali bertemu dalam kompetisi sebelumnya, sehingga Persib memiliki gambaran mengenai karakter permainan lawannya. Laga kali ini menjadi kesempatan untuk memperbaiki catatan pertemuan sekaligus membuka perjalanan di turnamen dengan hasil yang lebih baik.
Tolic Sebut Shopee Cup Ujian Berharga bagi Persib
Pelatih Persib, Igor Tolic, menilai ASEAN Club Championship Shopee Cup 2026/27 bukan sekadar kompetisi antarklub Asia Tenggara. Menurutnya, keberadaan sejumlah peserta yang juga tampil di AFC Champions League Elite membuat turnamen ini menjadi ujian penting bagi Persib.
Tolic menyebut level persaingan Shopee Cup tidak bisa dipandang sebelah mata. Buriram United, Johor Darul Ta’zim, dan Port FC merupakan beberapa klub peserta yang juga berkompetisi di ACL Elite, sementara Persib saat ini masih berkiprah di ACL Two.
Perbedaan level kompetisi tersebut, menurut Tolic, menjadi tantangan sekaligus kesempatan bagi Persib untuk menguji kemampuan menghadapi lawan dengan pengalaman di level Asia yang lebih tinggi.
“Tantangan di Shopee Cup adalah kami menghadapi tim-tim tingkat elite yang juga berlaga di Champions League Elite. Ini kompetisi yang lebih berat,” ujar Tolic dalam konferensi pers jelang laga melawan Port FC di Thammasat Stadium, Rabu (7/10/2026).
Port FC akan menjadi ujian pertama Persib di Shopee Cup. Klub asal Thailand tersebut bukan lawan asing dengan persaingan Asia karena juga tampil di ACL Elite musim ini. Situasi itu justru dianggap Tolic sebagai keuntungan tersendiri.
Alih-alih memandang Shopee Cup hanya dari aspek hadiah atau dampaknya terhadap koefisien klub dan negara di ranking AFC, ia memilih melihat kompetisi tersebut sebagai sarana meningkatkan level permainan tim. Menurut Tolic, pertandingan menghadapi klub-klub dengan pengalaman di level elite Asia dapat menjadi bekal bagi Persib untuk menghadapi persaingan di Super League.
Yang Perlu Diperhatikan Selanjutnya
Dengan format Grup A yang dihuni tujuh klub dan seluruh laga matchday pertama berakhir imbang, persaingan di ASEAN Shopee Cup 2026/27 diprediksi berjalan ketat. Borneo FC masih memiliki pekerjaan rumah untuk mencetak gol pada laga berikutnya, sementara Buriram United perlu memperbaiki penyelesaian akhir dan menjaga disiplin pemain setelah kartu merah di laga pembuka.
Bagi Persib, hasil di Thammasat Stadium akan menjadi indikator awal kesiapan Maung Bandung menghadapi tim-tim level elite Asia Tenggara. Pembaruan tabel resmi setelah seluruh data pertandingan diproses akan menjadi acuan utama untuk melihat peta kekuatan di masing-masing grup.












