Cakrawala News – 17 Oktober 2026 | Hasil Denmark Open 2026: Kalah dari Alwi, Jonatan gagal pertahankan gelar juara setelah tumbang di babak 16 besar. Dalam laga yang digelar di SJF Bank Arena, Odense, Kamis (15/10/2026) malam WIB, Jonatan Christie menyerah dua set langsung 14-21, 9-21 dari kompatriotnya, Alwi Farhan. Kekalahan ini menjadi pukulan bagi Jonatan yang sebelumnya berstatus sebagai juara bertahan turnamen BWF Super 750 tersebut.
Bagi Alwi, hasil ini menjadi kemenangan perdana atas Jonatan, atau yang akrab disapa Jojo. Sebelumnya, Alwi selalu kalah dari sang senior, yakni pada Korea Open 2025 dan Indonesia Open 2026. Kemenangan tersebut sekaligus membuka jalan bagi Alwi untuk melaju ke babak perempatfinal.
Alwi Melaju, Tantangan Tuan Rumah Menanti
Di babak delapan besar, Alwi akan menghadapi andalan tuan rumah, Anders Antonsen, yang berstatus unggulan 5. Laga ini diprediksi berlangsung ketat karena Alwi harus menghadapi tekanan publik sendiri yang akan memadati arena.
Alwi mengaku sudah menyiapkan diri, terutama dari sisi non-teknis. “Pasti akan melawan home crowd jadi disiapkan non-teknisnya, atmosfernya,” ucap Alwi, seperti dikutip dari keterangan yang diterima media.
Kekalahan Jonatan menambah daftar hasil beragam wakil Indonesia pada hari itu. Selain Jonatan yang tersingkir, ganda putri Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum juga gagal melaju. Namun, ada kabar baik dari sektor tunggal putri dan ganda putra yang berhasil menembus perempatfinal.
Putri dan Fajar/Fikri Jaga Asa Indonesia
Tunggal putri Putri Kusuma Wardani menjadi wakil Indonesia pertama yang lolos ke babak perempatfinal Denmark Open 2026. Sempat tertinggal di game pertama, Putri yang berstatus unggulan 5 mengalahkan wakil Chinese Taipei Huang Yu-Hsun dua set langsung, 21-19, 21-8.
“Pastinya senang bisa sampai ke perempatfinal lagi di Super 750. Pasti tantangannya lebih berat juga jadi lebih disiapkan lagi semuanya,” kata Putri, dikutip dari situs PBSI.
Di babak perempatfinal, Putri bakal bertemu Wang Zhi Yi asal China yang merupakan unggulan 2 sektor tunggal putri. Putri pun menyimpan ambisi besar untuk kembali mengalahkan Wang. “Bertemu Wang Zhi Yi, saya pengen habis-habisan, pengen menang lagi dari dia, karena sudah pernah merasakan caranya menang,” ungkapnya.
Dari sektor ganda putra, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri menyusul langkah Putri. Fajar/Fikri sebagai unggulan 3 menumbangkan ganda tuan rumah Christian Faust Kjaer/Rasmus Kjaer dua set langsung, 21-19, 21-10. Kemenangan itu mengukuhkan status mereka sebagai satu-satunya wakil Indonesia yang tersisa di nomor ganda putra.
Di babak perempatfinal, Fajar/Fikri akan bertemu pasangan Thailand Peeratchai Sukphun/Pakkapon Teeraratsakul yang sebelumnya mengalahkan ganda China He Ji Ting/Ren Xiang Yu. Fajar menilai lawannya itu sebagai pasangan yang berpotensi memberi kejutan.
“Menurut saya, mereka bisa disebut kuda hitam dengan potensi yang sangat bagus ke depan, dimulai dari sekarang mereka akan terus memberikan kejutan-kejutan,” ujar Fajar sebelum laga perempatfinal.
Fajar/Fikri Lolos ke Semifinal, Putri Terhenti
Harapan Indonesia di sektor ganda putra akhirnya terjaga. Pada babak perempatfinal yang digelar Jumat (16/10), Fajar/Fikri sukses menumbangkan Peeratchai Sukphun/Pakkapon Teeraratsakul dua set langsung, 21-17, 21-16. Kemenangan ini membawa mereka ke babak semifinal Denmark Open 2026.
Sayangnya, langkah Putri Kusuma Wardani harus terhenti di babak yang sama. Putri yang berstatus unggulan 5 harus mengakui keunggulan Wang Zhi Yi dua set langsung, 17-21, 16-21. Hasil ini membuat ambisi Putri untuk kembali mengalahkan Wang belum terwujud.
Dengan demikian, Indonesia masih menyisakan satu wakil di babak perempatfinal, yakni Alwi Farhan yang akan berjumpa Anders Antonsen. Sementara itu, di sektor ganda putra, beberapa wakil Indonesia lainnya harus terhenti, termasuk trio Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin, dan Ali Faathir Rayhan/Devin Artha Wahyudi yang kalah dari lawan masing-masing.
Peraih emas Asian Games 2026, Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin, juga terpaksa mundur akibat cedera. Kondisi ini membuat beban Indonesia di sektor ganda putra sepenuhnya bertumpu pada Fajar/Fikri.
Apa yang Perlu Diperhatikan Selanjutnya
Hasil Denmark Open 2026: Kalah dari Alwi, Jonatan gagal pertahankan gelar juara menjadi sorotan utama, terutama karena Jonatan sebelumnya diunggulkan untuk kembali berjaya. Kekalahan telak dari Alwi menandakan peta persaingan tunggal putra Indonesia semakin terbuka, dengan Alwi sebagai nama baru yang siap menantang.
Ke depan, perhatian akan tertuju pada langkah Alwi melawan Anders Antonsen di hadapan pendukung tuan rumah, serta perjuangan Fajar/Fikri di babak semifinal. Sementara itu, Putri Kusuma Wardani perlu kembali menata diri setelah tersingkir, mengingat turnamen-turnamen Super 750 berikutnya masih menanti.










