Cakrawala News – 21 Oktober 2026 | Manchester United gagal menang lagi, Michael Carrick justru sebut ini langkah yang tepat sebagai bagian dari proses pembenahan tim. Hasil imbang 1-1 melawan Leeds United di Elland Road, Minggu (18/10/2026) malam WIB, memperpanjang tren tanpa kemenangan Setan Merah sekaligus menambah tekanan terhadap sang pelatih. Meski begitu, manajemen klub yang dikendalikan INEOS dilaporkan belum berencana memecat Carrick.
Dalam laga matchday ketujuh Liga Inggris 2026-2027 itu, Manchester United sempat unggul lebih dulu melalui gol Bryan Mbeumo pada menit ke-34. Namun, Leeds United mampu menyamakan kedudukan lewat Dominic Calvert-Lewin pada menit ke-50. Skor 1-1 bertahan hingga pertandingan berakhir.
Hasil tersebut membuat Manchester United mencatatkan tiga hasil imbang secara beruntun di Premier League. Setan Merah kini berada di peringkat ke-13 klasemen sementara dengan koleksi tujuh poin, hasil dari satu kemenangan, empat imbang, dan dua kekalahan.
Start Terburuk Sejak 1986
Catatan tersebut menjadi start terburuk Manchester United di kompetisi domestik sejak 1986. Secara keseluruhan di seluruh kompetisi, MU juga hanya meraih dua kemenangan dari 10 pertandingan. Situasi ini tentu jauh dari harapan mengingat status klub sebagai salah satu raksasa Liga Inggris.
Meski demikian, performa MU saat menghadapi Leeds justru dinilai memberikan alasan bagi manajemen untuk memberikan kesempatan tambahan kepada Carrick. Jurnalis Manchester Evening News, Tyrone Marshall, menilai Carrick tidak akan mengalami nasib serupa dengan Ruben Amorim. Pelatih asal Portugal itu sebelumnya kehilangan pekerjaannya pada Januari 2026 setelah MU juga bermain imbang 1-1 melawan Leeds di Elland Road.
Kepastian mengenai sikap manajemen itu mencuat setelah laga di Elland Road. INEOS dilaporkan belum melihat pergantian pelatih sebagai solusi yang harus segera dilakukan. Dengan kata lain, Manchester United gagal menang lagi, Michael Carrick justru sebut ini langkah yang tepat untuk terus membangun tim di tengah tekanan yang meningkat.
Carrick Akui Kecewa, tapi Tak Panik
Usai pertandingan, Carrick mengaku kecewa dengan hasil tersebut. Ia menilai anak asuhnya telah menunjukkan semangat dan kebersamaan yang baik, tetapi belum mampu memaksimalkan peluang untuk membawa pulang tiga poin.
Saya melihat semangat yang sangat bagus dan para pemain saling mendukung. Kami memainkan sepak bola yang bagus dalam beberapa momen. Kami sedikit kecewa karena tidak berhasil memenangi pertandingan, ujar Carrick melalui laman resmi klub, Senin (19/10).
Carrick mengakui mengendalikan permainan di kandang Leeds bukan perkara mudah. Pertandingan berlangsung ketat dan penuh tekanan, meski Manchester United sempat memberikan ancaman kepada pertahanan tuan rumah.
Meski sadar hasil itu sangat buruk, Carrick mengaku tidak panik. Ia meminta para pemain segera memulihkan kondisi dan mengalihkan perhatian ke pertandingan berikutnya. Sikap tenang ini sejalan dengan laporan bahwa manajemen belum mengambil langkah drastis terhadap posisinya.
Ujian Berikutnya di Liga Champions
Setelah gagal menang di Liga Inggris, Manchester United dijadwalkan menghadapi Como 1907 pada Rabu (21/10) dalam lanjutan Liga Champions. Laga ini menjadi kesempatan bagi Carrick dan para pemainnya untuk membuktikan bahwa hasil imbang melawan Leeds bukanlah gambaran sebenarnya dari kualitas tim.
Bagi manajemen, keputusan mempertahankan Carrick tampaknya didasarkan pada keyakinan bahwa pergantian pelatih bukan solusi instan. Dukungan terhadap proses yang sedang dibangun menjadi pertimbangan utama, terlepas dari tekanan eksternal yang terus meningkat.
Namun, kesabaran tentu memiliki batas. Jika tren tanpa kemenangan berlanjut, terutama di laga-laga krusial berikutnya, posisi Carrick bisa kembali menjadi sorotan. Untuk sementara, Manchester United gagal menang lagi, Michael Carrick justru sebut ini langkah yang tepat sebagai bagian dari perjalanan panjang yang masih harus dilalui timnya.
Yang perlu dicermati selanjutnya adalah bagaimana respons para pemain di laga melawan Como 1907. Kemenangan akan menjadi jawaban paling konkret atas kritik yang mengarah kepada Carrick, sekaligus menjaga kepercayaan manajemen terhadap proyek yang sedang berjalan di Old Trafford.












