Cakrawala News – 21 Oktober 2026 | Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) resmi menetapkan jadwal pertandingan timnas Arab Saudi pada piala asia afc 2027, dengan tuan rumah memulai perjalanannya menghadapi Palestina di Stadion King Fahd Sports City pada 7 Januari, tepat pukul delapan malam waktu Mekkah. Penetapan jadwal ini dirilis stasiun televisi Saudi, Al-Ekhbariya, yang mengutip pengumuman AFC pada Selasa ini, meski status penyelenggaraan turnamen masih menyisakan tanda tanya besar.
Turnamen piala asia afc dijadwalkan berlangsung di Kerajaan Arab Saudi pada 7 Januari hingga 5 Februari tahun depan. Namun, sejumlah laporan menyebut AFC tengah membahas kemungkinan penundaan atau bahkan perubahan tuan rumah akibat kekhawatiran terhadap kondisi keamanan di kawasan tersebut.
Jadwal Lengkap Fase Grup Arab Saudi
Berdasarkan jadwal yang dirilis, Arab Saudi akan melakoni dua laga awal di Stadion King Fahd Sports City. Setelah menghadapi Palestina pada 7 Januari, pasukan tuan rumah dijadwalkan menjamu Oman pada 12 Januari pukul setengah delapan malam waktu setempat.
Laga ketiga dan terakhir di fase grup akan dimainkan Arab Saudi melawan Kuwait pada 17 Januari pukul delapan malam, namun kali ini di Stadion King Abdullah Sports City. Tiga pertandingan tersebut menjadi penentu langkah Arab Saudi untuk melanjutkan ambisi merebut kembali gelar juara Asia.
Timnas Arab Saudi berupaya mengakhiri penantian panjang selama 30 tahun untuk kembali menjadi juara Asia. Gelar terakhir mereka raih pada 1996, yang sekaligus menjadi trofi ketiga sepanjang sejarah keikutsertaan mereka di turnamen kontinental tersebut.
Kekhawatiran Keamanan dan Wacana Penundaan
Di tengah kepastian jadwal tersebut, nasib piala asia afc 2027 masih menjadi sorotan. Jurnalis asal Iran, Hatam Shiralizadeh, melalui akun X @HatamDaddy, mengklaim Komite Eksekutif (Exco) AFC akan membahas kemungkinan penundaan turnamen dalam rapat di Jepang pada Selasa, 20 Oktober 2026.
Kabar itu muncul di tengah ketidakpastian mengenai kondisi keamanan Arab Saudi. Kekhawatiran terhadap keselamatan di kawasan mencuat menyusul laporan mengenai serangan Houthi beberapa waktu lalu, yang menyasar infrastruktur sipil, bandara, dan fasilitas energi. Situasi tersebut dinilai lebih serius dibandingkan gelombang ketegangan sebelumnya yang sempat mereda.
Presiden AFC, Sheikh Salman bin Ebrahim Al Khalifa, sebelumnya menyatakan pihaknya masih memiliki ruang waktu untuk mengevaluasi situasi. “Kami bisa menunggu hingga akhir November 2026,” ujar Sheikh Salman, dikutip dari AFP. Pernyataan itu menunjukkan AFC belum terburu-buru mengambil keputusan di tengah kondisi kawasan yang dapat berubah.
Meski kabar mengenai rapat Exco telah beredar, keputusan resmi soal penundaan belum dipastikan. Klaim mengenai agenda rapat dan kemungkinan perubahan jadwal masih perlu dikonfirmasi melalui pernyataan resmi AFC. Sejumlah federasi anggota, termasuk Federasi Sepak Bola Vietnam (VFF), disebut belum menerima pemberitahuan resmi mengenai perubahan penyelenggaraan.
Opsi Perubahan dan Dampaknya
Sejumlah opsi tengah dipertimbangkan. Pilihan pertama adalah mempertahankan Arab Saudi sebagai tuan rumah dengan menggeser jadwal pertandingan. Namun, langkah ini berisiko karena belum ada kepastian kapan situasi keamanan kembali kondusif.
Jika turnamen dipindahkan ke kuartal kedua atau paruh kedua 2027, AFC harus menghadapi persoalan baru berupa benturan jadwal dengan kualifikasi Piala Dunia 2030 zona Asia. Pengundian kualifikasi tersebut diperkirakan berlangsung pada pertengahan Desember 2026, sementara babak kedua kualifikasi yang melibatkan 36 tim dalam sembilan grup diperkirakan bergulir September 2027 hingga Maret 2028.
Wacana lain yang sempat mencuat adalah kemungkinan Jepang dan Korea Selatan menjadi opsi tuan rumah pengganti. Namun, akun resmi piala asia afc 2027 membantah rumor penundaan selama setahun hingga 2028 dan menegaskan turnamen tetap digelar sesuai jadwal.
Dampak bagi Timnas Indonesia
Ketidakpastian ini juga berdampak pada Timnas Indonesia yang telah memastikan tempat di putaran final. Turnamen dijadwalkan diikuti 24 negara yang dibagi ke dalam enam grup, masing-masing berisi empat tim. Skuad Garuda disebut akan bersaing dengan Thailand, Jepang, dan Qatar di fase grup.
Ketua Umum PSSI sekaligus Menteri Pemuda dan Olahraga, Erick Thohir, telah menyampaikan keresahannya soal isu keamanan di Timur Tengah. Menurutnya, konflik geopolitik di kawasan bisa berdampak pada sepak bola, termasuk laga uji coba yang telah direncanakan. PSSI sendiri menjadwalkan uji coba melawan Yordania di Amman pada jeda internasional November mendatang.
Bagi Indonesia, kepastian jadwal menjadi hal penting dalam menyusun persiapan menuju turnamen. Perubahan waktu penyelenggaraan dapat memengaruhi perencanaan tim, agenda pertandingan, serta kesiapan para peserta.
Dengan jadwal Arab Saudi yang telah ditetapkan namun status turnamen belum final, publik sepak bola Asia kini menanti keputusan resmi AFC. Evaluasi yang dijadwalkan hingga akhir November 2026 akan menjadi penentu apakah piala asia afc 2027 berjalan sesuai rencana di Arab Saudi, ditunda, atau mengalami perubahan besar.












