Geram! Paul Scholes Ingin Bruno Fernandes dan Lisandro Martinez Angkat Kaki dari Manchester United

Geram! Paul Scholes Ingin Bruno Fernandes dan Lisandro Martinez Angkat Kaki dari Manchester United
Geram! Paul Scholes Ingin Bruno Fernandes dan Lisandro Martinez Angkat Kaki dari Manchester United

Cakrawala News – 30 Oktober 2026 | Geram! Paul Scholes ingin Bruno Fernandes dan Lisandro Martinez angkat kaki dari Manchester United. Legenda Setan Merah itu menilai sikap dua pemain senior tersebut, yang secara terbuka mengkritik situasi internal tim, telah melampaui batas dan merusak kepercayaan di ruang ganti Old Trafford. Kritik Scholes disampaikan di tengah periode buruk Manchester United, yang belum meraih kemenangan dalam delapan pertandingan dan hanya menang dua kali dari 12 laga di semua kompetisi musim ini.

Pernyataan Scholes muncul melalui podcast The Good, The Bad & The Football. Ia menyoroti komentar Bruno Fernandes yang mempertanyakan taktik Michael Carrick seusai kekalahan telak 1-4 dari Como. Dalam podcast yang sama, mantan pemain Manchester United lainnya, Nicky Butt, menilai satu wawancara tersebut berpotensi mengubah pandangan terhadap warisan yang telah dibangun Fernandes di klub.

Kritik Fernandes yang Memicu Kemarahan

Menurut pemberitaan Daily Mail yang dikutip sejumlah media, Fernandes mengkritik keputusan staf pelatih yang tidak menerapkan pressing man to man saat menghadapi Como. Ia menilai tidak adanya tekanan pada bola membuat lawan leluasa mengembangkan permainan dan mencetak gol dengan cepat.

“Apa yang dikatakan Bruno Fernandes pekan lalu, menurut saya, tidak bisa dimaafkan,” kata Scholes dalam podcast tersebut.

Scholes bahkan mempertanyakan kelayakan Fernandes untuk kembali dipercaya memakai ban kapten. Menurutnya, tindakan mengkritik keputusan pelatih secara terbuka dapat merusak kepercayaan manajer dan staf pelatih kepada pemain yang seharusnya menjadi pemimpin tim.

“Bagaimana Bruno Fernandes bisa dipercaya menjadi kapten tim mana pun yang akan dibelanya nanti? Menurut saya, dia mungkin perlu meninggalkan sepak bola Eropa dan pergi saja ke Arab Saudi, menyingkir dari sini. Saya rasa tidak ada manajer atau anggota staf yang bisa memercayainya setelah itu,” ujar Scholes.

Tekanan terhadap Michael Carrick

Kritik terhadap Fernandes tidak berdiri sendiri. Manchester United tengah berada dalam situasi sulit, termasuk kekalahan kandang 3-0 dari Bournemouth pada Minggu. Fernandes bahkan tidak dimainkan dalam laga itu setelah sebelumnya menyampaikan ketidakpuasannya terhadap taktik Carrick.

Keputusan mencadangkan sang kapten tidak mampu mengubah keadaan. Manchester United kembali tampil mengecewakan, dan tekanan terhadap Carrick semakin besar. Jajaran petinggi klub dikabarkan mulai mempertimbangkan berbagai opsi terkait masa depan sang pelatih, dengan Eddie Howe dan Julian Nagelsmann disebut sebagai kandidat potensial pengganti.

Situasi ini kontras dengan musim lalu ketika Carrick masih menjalankan peran sebagai pelatih sementara dan mampu membawa perubahan positif bagi tim. Kini Manchester United berada di posisi ke-16 klasemen Liga Premier, hanya unggul satu poin dari zona degradasi, menjelang lawatan ke markas Chelsea pada akhir pekan.

Hubungan Carrick dan Fernandes Mulai Mereda

Di tengah kisruh tersebut, hubungan Carrick dan Fernandes dilaporkan mulai membaik. Menurut laporan jurnalis Fabrizio Romano, keduanya telah bertemu langsung untuk menyelesaikan masalah yang muncul setelah laga melawan Como dan kekalahan dari Bournemouth.

“Carrick dan kapten Bruno Fernandes telah bertemu langsung untuk menyelesaikan masalah setelah bintang Portugal itu dicadangkan selama 90 menit melawan Bournemouth, dan situasinya telah diklarifikasi. Bruno kini diperkirakan akan tampil melawan Chelsea pada hari Sabtu,” tulis Romano di Instagram, Rabu (28/10/2026).

Rekonsiliasi itu menjadi sinyal penting bagi Manchester United menjelang laga berat di markas Chelsea. Namun, perbaikan hubungan di dalam ruang ganti belum tentu meredakan kritik dari luar, terutama dari para legenda klub yang menilai standar dan budaya tim sedang tergerus.

Yang Perlu Diperhatikan Selanjutnya

Pernyataan Geram! Paul Scholes ingin Bruno Fernandes dan Lisandro Martinez angkat kaki dari Manchester United menambah lapisan tekanan baru bagi klub. Di satu sisi, pelatih dan kapten berupaya menutup konflik internal demi menjaga peluang tim keluar dari zona merah. Di sisi lain, sorotan publik terhadap sikap para pemain senior diprediksi belum akan surut.

Pertandingan melawan Chelsea akan menjadi ujian awal bagi efektivitas rekonsiliasi Carrick dan Fernandes. Hasil di Stamford Bridge juga berpotensi menentukan arah masa depan Carrick, sekaligus menjawab pertanyaan apakah kritik Scholes terhadap Fernandes dan Martinez akan berdampak nyata pada kebijakan klub dalam waktu dekat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *