Kartu Merah Kevin Gomes Jadi Titik Balik, PSS Sleman Takluk 1-3 dari Garudayaksa FC

Kartu Merah Kevin Gomes Jadi Titik Balik, PSS Sleman Takluk 1-3 dari Garudayaksa FC
Kartu Merah Kevin Gomes Jadi Titik Balik, PSS Sleman Takluk 1-3 dari Garudayaksa FC

Cakrawala News – 02 November 2026 | Hasil laga pss vs garudayaksa pada pekan kedelapan Super League 2026/2027 berakhir dengan kekalahan PSS Sleman 1-3 dari tuan rumah Garudayaksa FC di Stadion Pakansari, Bogor, Minggu (1/11/2026) malam WIB. Kekalahan Super Elja tak lepas dari kartu merah yang diterima bek Kevin Gomes pada babak pertama, sehingga tim harus bermain dengan 10 pemain selama lebih dari separuh pertandingan.

Kartu merah tersebut menjadi momen penting dalam pertandingan. Wasit sempat melakukan pengecekan melalui VAR sebelum mempertahankan keputusan mengusir Kevin Gomes, yang dinilai menjegal pemain Garudayaksa dalam posisi menyerang di barisan pertahanan terakhir. Sejumlah laporan menyebut insiden itu terjadi pada menit ke-37, sementara sumber lain mencatatnya pada menit ke-38.

Jalannya Pertandingan

Kedua tim mengawali laga dengan pendekatan hati-hati. Garudayaksa dan PSS sama-sama belum tampil terbuka pada menit-menit awal karena posisi keduanya belum aman di klasemen. PSS lebih dulu mencoba membangun serangan pada menit keenam melalui kombinasi Kevin Gomes, Isfandyar, dan Hiromu Tanaka dari sisi kanan, tetapi upaya itu belum menghasilkan peluang berbahaya.

Tuan rumah merespons lewat kerja sama Wahyu Prasetyo dan Ryo Matsumura. Pada menit kesembilan, Ryo mengirim umpan chip kepada Wahyu yang mencoba melepaskan tendangan, namun kiper PSS, Pedro Caracoci, masih mampu menggagalkannya.

Garudayaksa akhirnya membuka keunggulan pada menit ke-11 melalui Brian Rubio. Umpan terobosan Wahyu melewati Lucao dan berhasil dijangkau Rubio, yang kemudian melepaskan sepakan mendatar ke sisi kanan gawang Pedro Caracoci. Tujuh menit berselang, keunggulan tuan rumah digandakan Jayro Jean yang melakukan pergerakan cut inside dari sisi kanan pertahanan Super Elja sebelum melepaskan tendangan keras ke sisi kiri gawang PSS.

Garudayaksa sempat memperoleh peluang melalui tendangan bebas pada menit ke-43, tetapi bola masih melambung di atas mistar. Hingga babak pertama berakhir setelah tambahan waktu empat menit, skor tetap 2-0 untuk keunggulan tuan rumah.

Meski kalah jumlah pemain, PSS sempat memperkecil ketertinggalan melalui gol Gustavo Tocantins pada menit ke-71. Namun, harapan Super Elja untuk menyamakan kedudukan pupus pada menit ke-76 setelah bek Cleberson mencetak gol bunuh diri yang membuat Garudayaksa menang 3-1.

Dampak pada Klasemen

Kemenangan ini membuat Garudayaksa FC mengoleksi delapan poin dan menempati posisi ke-14 klasemen sementara Super League 2026/2027. Sementara itu, PSS Sleman tetap bertahan dengan empat angka di zona degradasi, tepatnya di peringkat ke-16.

Pada laga lain di pekan yang sama, Persib Bandung menang besar 4-0 atas Isenmulang Kalteng FC di Stadion Si Jalak Harupat. Empat gol Maung Bandung dicetak Mariano Peralta, Luka Menalo (dua gol), dan Marc Klok. Persib kini mengoleksi 16 poin di tangga kelima, sedangkan Isenmulang tertahan di peringkat ke-17 dengan tiga poin.

PSIM Yogyakarta juga meraih kemenangan 2-1 atas tamunya Borneo FC. PSIM sempat tertinggal lebih dulu lewat gol Asgal Habib sebelum membalikkan keadaan melalui Adrian Purzycki dan Savio Sheva. Hasil tersebut memperbaiki posisi PSIM ke peringkat ke-15.

Respons Pelatih Garudayaksa

Pelatih Kepala Garudayaksa FC, Milos Joksic, mengaku lega sekaligus puas dengan hasil maksimal yang diraih anak asuhnya setelah melewati tekanan besar dalam beberapa pekan terakhir. Menurutnya, timnya berada di bawah tekanan sebelum pertandingan karena kalah di menit-menit akhir pada laga sebelumnya.

“Saya sangat senang kami bisa meraih tiga poin. Kami berada di bawah tekanan besar sebelum pertandingan ini karena kalah di menit-menit akhir dalam laga sebelumnya. Kami tahu harus memberikan segalanya untuk menang,” ujar Milos dalam sesi konferensi pers usai laga.

Pelatih asal Serbia itu memberikan selamat kepada para pemainnya yang dinilai mampu mengelola tekanan dengan baik di lapangan, meski ia mencatat efisiensi penyelesaian akhir dan pertahanan masih perlu ditingkatkan. Ia menilai timnya tampil baik dan bermain bagus, hanya saja kurang banyak mencetak gol.

Milos juga menyoroti catatan pertahanan Garudayaksa yang belum pernah mengukir clean sheet hingga pekan kedelapan. Ia mengaku menyukai permainan umpan pendek dan ingin mencetak banyak gol, tetapi juga menginginkan gawang timnya tidak kebobolan. Menurutnya, hal itu harus segera dibenahi.

“Jujur saya belum puas hanya dengan dua kemenangan, tetapi ini tentu lebih baik daripada tidak sama sekali,” tegasnya.

Bagi PSS Sleman, kekalahan pada pss vs garudayaksa ini menambah tekanan di zona degradasi. Disiplin pemain dan kemampuan bertahan menjadi pekerjaan rumah utama Super Elja jika ingin keluar dari posisi ke-16. Sementara Garudayaksa berharap kemenangan kedua musim ini menjadi modal mendongkrak posisi mereka di tangga klasemen pada pekan-pekan berikutnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *