Cakrawala News – 06 November 2026 | Sebelum mayat perempuan ditemukan di kamar kos Cimahi, tetangga dengar keributan berupa suara seperti piring pecah dari dalam kamar. Peristiwa itu terjadi di sebuah indekos di Jalan Karya Bakti VI, RT 003 RW 011, Kelurahan Cigugur Tengah, Kecamatan Cimahi Tengah, Kota Cimahi, Jawa Barat, pada Kamis (5/11/2026) sore hingga malam.
Korban berinisial TS (43) ditemukan tak bernyawa dengan kondisi penuh darah dan luka di bagian leher. Polisi kemudian menangkap seorang pria berinisial RS (43), warga Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat, yang diduga kuat sebagai pelaku pembunuhan.
Bermula dari Suara Ribut di Kamar Kos
Warga sekitar, Andika, menuturkan bahwa keributan pertama kali terdengar dari kamar korban. Suara itu disebut mirip piring pecah. Kecurigaan tetangga kamar membuat mereka berupaya mendobrak pintu kamar tersebut.
“Awalnya ada kebisingan kaya piring pecah. Sama tetangga kamarnya itu didobrak dua kali,” kata Andika, warga Jalan Karya Bakti VI, Kamis (5/11/2026) malam.
Dua kali upaya pendobrakan tidak membuahkan hasil. Baru pada percobaan ketiga pintu kamar terbuka. Saat itulah warga melihat RS berada di dalam kamar, sementara TS sudah tergeletak tak bernyawa di lantai kamar mandi dengan banyak darah di sekitarnya.
Menurut Andika, RS tidak bisa berkutik karena warga sudah berkumpul di lokasi. Pria itu pun diamankan oleh warga sebelum diserahkan kepada pihak kepolisian. Andika juga menyebut para penghuni kos tidak mengenali pelaku, termasuk apakah pelaku dan korban sebelumnya saling mengenal.
Polisi Benarkan Penganiayaan Berujung Kematian
Kapolsek Cimahi, Kompol Donny Irawan, membenarkan adanya peristiwa penganiayaan yang mengakibatkan seorang perempuan meninggal dunia. Ia menyatakan anggota langsung mendatangi lokasi setelah laporan masuk dan melakukan pemeriksaan di tempat kejadian.
“Betul kami menerima laporan telah terjadi penganiayaan mengakibatkan meninggal dunia. Korbannya seorang wanita,” ujar Donny di lokasi kejadian, Kamis (5/11/2026).
Dari pemeriksaan awal, polisi menemukan luka pada bagian leher korban. Jasad TS kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Sartika Asih, Kota Bandung, untuk menjalani autopsi. Sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan peristiwa itu turut disita guna kepentingan penyidikan.
Donny menegaskan terduga pelaku sudah diamankan dan tengah menjalani pemeriksaan. Polisi masih mendalami rangkaian kejadian secara utuh, termasuk hal-hal lain yang belum diungkap ke publik.
Pelaku Ditangkap Setelah Ditahan Warga
RS ditangkap setelah warga lebih dulu menahannya di lokasi kejadian. Polisi menyebut terduga pelaku merupakan warga Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat.
Keterangan warga menyebutkan, sebelum mayat perempuan ditemukan di kamar kos Cimahi, tetangga dengar keributan yang memicu rasa curiga. Saksi lantas meminta bantuan penjaga indekos untuk mendobrak pintu kamar. Betapa kagetnya mereka saat mendapati korban sudah tergeletak bersimbah darah.
Dalam sejumlah keterangan, disebutkan ada sebilah pisau yang dipenuhi darah korban di bagian perut. Namun, polisi belum merinci lebih jauh soal barang bukti tersebut dan masih melakukan pendalaman.
Warga Berbondong-bondong ke Lokasi
Kabar penemuan jasad perempuan bersimbah darah di indekos itu cepat menyebar di lingkungan sekitar. Warga pun berbondong-bondong mendatangi lokasi untuk mengetahui apa yang terjadi.
Peristiwa itu pertama kali diketahui oleh tetangga indekos yang menemukan korban sudah tidak bernyawa. Temuan tersebut kemudian dilaporkan kepada petugas keamanan setempat sebelum akhirnya diteruskan kepada pihak kepolisian.
Hingga saat ini, polisi belum membeberkan motif di balik peristiwa tersebut. Penyidik masih memeriksa terduga pelaku untuk mengetahui secara utuh rangkaian kejadian yang menyebabkan korban kehilangan nyawa.
Kasus ini menambah daftar peristiwa kekerasan yang terjadi di lingkungan tempat tinggal. Sebelum mayat perempuan ditemukan di kamar kos Cimahi, tetangga dengar keributan yang seharusnya menjadi peringatan dini. Ke depan, publik menantikan hasil pemeriksaan polisi, termasuk hasil autopsi, untuk memastikan penyebab kematian korban dan status hukum terduga pelaku.












