Absen di Indonesia, Bek Kasar Vietnam Doan Van Hau Digusur Pemain Naturalisasi di Skuad FIFA ASEAN Cup 2026

Absen di Indonesia, Bek Kasar Vietnam Doan Van Hau Digusur Pemain Naturalisasi di Skuad FIFA ASEAN Cup 2026
Absen di Indonesia, Bek Kasar Vietnam Doan Van Hau Digusur Pemain Naturalisasi di Skuad FIFA ASEAN Cup 2026

Cakrawala News – 20 September 2026 | Absen di Indonesia, bek kasar Vietnam Doan Van Hau digusur pemain naturalisasi dalam skuad Timnas Vietnam untuk FIFA ASEAN Cup 2026. Pelatih Kim Sang-sik resmi mengumumkan 23 pemain yang akan dibawa ke turnamen tersebut, dan nama Van Hau tidak termasuk di dalamnya. Keputusan ini mengejutkan banyak pihak mengingat status Van Hau sebagai salah satu bek andalan Vietnam dalam beberapa tahun terakhir.

Selain Van Hau, kiper Filip Nguyen juga absen dari skuad. Vietnam sendiri tergabung di Grup B bersama Thailand, Filipina, dan Pakistan pada ajang FIFA ASEAN Cup 2026.

Alasan Absennya Van Hau

Van Hau tidak masuk skuad karena tengah menjalani sanksi larangan bermain untuk Cong An Hanoi FC selama empat laga. Sanksi tersebut diberikan setelah ia melanggar Doan Ngoc Tan dalam pertandingan pada 10 September. Pada laga itu, Van Hau menendang kaki Ngoc Tan, sebuah tindakan yang berbuntut hukuman disiplin.

Kim Sang-sik tampaknya tidak ingin membawa Van Hau ke turnamen karena situasi tersebut. Keputusan ini menegaskan bahwa pelatih asal Korea Selatan itu mengutamakan pemain yang berada dalam kondisi siap dan bebas dari masalah disiplin.

Filip Nguyen Fokus ke AFC Champions League Elite

Di posisi kiper, Filip Nguyen tidak berpartisipasi di FIFA ASEAN Cup 2026 karena ingin fokus bersama Cong An Hanoi FC di AFC Champions League Elite. Cong An Hanoi dijadwalkan melawan Kashima Antlers dari Jepang pada 13 Oktober. Kebutuhan klub akan jasa Filip Nguyen di kompetisi antarnegara itu menjadi alasan utama absennya sang kiper dari skuad Vietnam.

Absennya dua nama senior ini membuka peluang bagi pemain lain, terutama mereka yang berstatus naturalisasi, untuk menunjukkan kemampuan di pentas regional.

Dua Pemain Naturalisasi Berpotensi Debut

Kim Sang-sik memanggil dua nama baru dalam tim, yakni Leygley Minh Adou dan Williams Minh Hoang. Keduanya berpotensi membuat debut untuk Vietnam di ajang FIFA ASEAN Cup 2026. Kehadiran pemain naturalisasi ini menjadi bagian dari upaya regenerasi dan penguatan komposisi skuad Vietnam menghadapi lawan-lawan di Grup B.

Selain dua nama tersebut, skuad Vietnam juga memuat sejumlah pemain lain seperti Patrik Le Giang, Tran Trung Kien, dan Nguyen Van Viet. Komposisi ini menunjukkan Kim Sang-sik tengah meracik tim dengan kombinasi pemain berpengalaman dan pendatang baru.

Dampak bagi Vietnam dan Peta Persaingan Grup B

Absennya Van Hau dan Filip Nguyen jelas berpengaruh pada kekuatan Vietnam. Van Hau dikenal sebagai bek dengan gaya bermain keras, sementara Filip Nguyen merupakan kiper yang selama ini menjadi pilihan utama. Kehilangan keduanya membuat Vietnam harus menyesuaikan lini belakang dan menjaga stabilitas pertahanan.

Di Grup B, Vietnam akan bersaing dengan Thailand, Filipina, dan Pakistan. Thailand menjadi lawan terberat berdasarkan rekam jejak di kawasan Asia Tenggara, sedangkan Filipina dan Pakistan tetap perlu diwaspadai. Komposisi skuad yang berubah menuntut Kim Sang-sik cepat menemukan formula terbaik.

Keputusan mencoret Van Hau juga menjadi sorotan karena menyangkut disiplin pemain. Kasus tendangan terhadap Doan Ngoc Tan pada 10 September menjadi pengingat bahwa perilaku di lapangan berdampak langsung pada karier internasional seorang pemain.

Bagi Vietnam, turnamen ini menjadi kesempatan menguji kedalaman skuad, terutama setelah kehilangan dua nama penting. Jika para pemain naturalisasi mampu beradaptasi cepat, Vietnam tetap berpeluang bersaing di Grup B. Namun, jika lini belakang tidak segera menemukan keseimbangan, absennya Van Hau bisa menjadi masalah serius sepanjang turnamen.

Yang perlu dicermati selanjutnya adalah bagaimana Kim Sang-sik menyusun pertahanan tanpa Van Hau dan siapa yang dipercaya mengawal gawang Vietnam. Perkembangan ini juga menjadi perhatian publik sepak bola Indonesia yang mengikuti dinamika FIFA ASEAN Cup 2026.

Exit mobile version