Cakrawala News – 20 September 2026 | Arsenal tumbang 0-3 di kandang Brighton pada laga pekan kelima Premier League 2026/2027 di Amex Stadium, Sabtu (19/9/2026). Kekalahan itu menjadi yang pertama bagi The Gunners di Liga Inggris musim ini sekaligus menghentikan posisi mereka di puncak klasemen.
Brighton membuka keunggulan pada menit ke-31 melalui Pascal Gross, yang melepaskan tembakan akurat dari depan kotak penalti. Bola membentur tiang sebelum masuk ke sudut kanan bawah gawang Arsenal yang dijaga David Raya.
Lima belas menit berselang, gawang Arsenal kembali bergetar. Charalampos Kostoulas melakukan aksi individual sebelum melepaskan tembakan keras mendatar yang bersarang di sudut kiri bawah, menutup babak pertama dengan skor 2-0 untuk tuan rumah.
Pada babak kedua, Brighton menambah keunggulan melalui Chema Andres pada menit ke-57. Ia memenangi duel udara di dalam kotak penalti dan menyundul bola hasil sepak pojok yang dilepaskan Pascal Gross ke sudut kanan bawah gawang Arsenal. Skor 3-0 bertahan hingga pertandingan berakhir.
Arsenal Tetap di Posisi Kedua
Meski menelan kekalahan, Arsenal tetap berada di posisi kedua klasemen dengan 12 poin dari lima pertandingan. Brighton naik ke posisi ketiga dengan 10 poin, hanya terpaut dua poin dari The Gunners. Tim asuhan Fabian Hurzeler itu kini menempel ketat di bawah Arsenal.
Brighton sebenarnya sudah mengancam sejak menit ke-6. Kostoulas menerima umpan terobosan di tepi kotak penalti, tetapi tembakannya masih bisa digagalkan David Raya. Arsenal sempat merespons melalui Bruno Guimaraes pada menit ke-18, namun tembakan first-time dari jarak menengah itu melebar tipis dari tiang kanan.
Tuan rumah kembali mengancam lewat Yasin Ayari pada menit ke-39, tetapi tembakannya melebar. Arsenal berusaha memperkecil ketertinggalan di babak kedua, namun sundulan Riccardo Calafiori pada menit ke-72 juga melebar dari sasaran.
Dua gol Brighton pada babak pertama lahir dari tendangan di luar kotak penalti, menunjukkan efektivitas serangan tuan rumah. Sementara itu, Arsenal tercatat kesulitan melepaskan diri dari tekanan Brighton, terutama saat menguasai bola di daerah sendiri.
Arteta Sebut Hasil dan Performa Mengecewakan
Pelatih Arsenal, Mikel Arteta, tidak menyembunyikan kekecewaannya. Ia menyebut hasil dan performa timnya sangat mengecewakan, sekaligus memberi pujian penuh kepada Brighton atas cara mereka menjalani pertandingan.
“Hasil dan performa yang sangat mengecewakan,” kata Arteta, dikutip dari Sky Sports.
Arteta menilai Brighton berada satu tingkat di atas Arsenal dalam hal-hal mendasar permainan. Menurutnya, tim tuan rumah selalu lebih cepat dalam duel pertama, situasi lanjutan, maupun perebutan bola kedua, dan membangun permainan dari situ.
Pelatih asal Spanyol itu juga menyoroti kesulitan anak asuhnya ketika menguasai bola di daerah sendiri. Declan Rice dan kawan-kawan dinilai tidak mampu melepaskan diri dari tekanan yang diberikan Brighton sepanjang pertandingan.
Kekalahan 0-3 ini tercatat sebagai kekalahan terbesar Arsenal di Liga Inggris dalam tiga musim terakhir. Hasil tersebut menambah tekanan bagi The Gunners yang sebelumnya berada di puncak klasemen.
Dampak pada Persaingan Papan Atas
Bagi Brighton, kemenangan ini menjadi modal penting untuk menjaga momentum di papan atas. Kemenangan atas salah satu tim kuat menjadi sinyal bahwa pasukan Fabian Hurzeler mampu bersaing di level teratas musim ini.
Di sisi lain, Arsenal harus segera berbenah. Kekalahan perdana musim ini membuat posisi mereka di puncak klasemen tergeser, meski masih bertahan di urutan kedua dengan 12 poin. Selisih dua poin dari Brighton membuat persaingan di papan atas semakin ketat.
Arsenal tumbang 0-3 di kandang Brighton juga menjadi pengingat bahwa konsistensi masih menjadi pekerjaan rumah bagi Arteta dan skuadnya. Pertandingan berikutnya akan menjadi ujian apakah The Gunners mampu bangkit atau justru kehilangan momentum di awal musim.
Brighton, sementara itu, akan berusaha mempertahankan performa apik mereka. Dengan 10 poin dari lima laga, mereka kini menempel ketat Arsenal dan mengirim pesan bahwa persaingan di Liga Inggris musim ini tidak akan berjalan mudah bagi tim-tim besar.
