Cakrawala News – 26 Oktober 2026 | Hasil pertandingan udinese vs milan pada pekan kedelapan Liga Italia 2026/27 berakhir dengan kemenangan 2-0 untuk AC Milan di Stadion Friuli, Senin (26/10) dini hari WIB. Gol Christian Pulisic dan Omari Hutchinson memastikan Rossoneri membawa pulang tiga poin sekaligus memperpanjang catatan tak terkalahkan mereka di Serie A musim ini menjadi delapan pertandingan.
Kemenangan ini mengantarkan Milan ke peringkat ketiga klasemen sementara. Sementara itu, Udinese harus turun ke posisi ke-17 setelah gagal mengamankan poin di kandang sendiri, demikian keterangan laman resmi legaseriea yang dikutip sejumlah laporan.
Milan Kejutkan Tuan Rumah pada Menit Keenam
AC Milan langsung mengejutkan tuan rumah sejak awal pertandingan. Pada menit ke-6, Luka Modric mengirimkan umpan terobosan lambung melalui tendangan bebas saat barisan pertahanan Udinese belum siap.
Pulisic memanfaatkan situasi tersebut dengan baik. Ia mengontrol bola di belakang pertahanan lawan sebelum menyelesaikannya menjadi gol untuk membawa Milan unggul 1-0.
Setelah gol pembuka itu, Milan masih berpeluang memperbesar keunggulan melalui Davide Bartesaghi. Namun, peluang tersebut gagal dikonversi menjadi gol sehingga skor 1-0 bertahan hingga turun minum.
Hutchinson Manfaatkan Bola Muntah
Memasuki babak kedua, Milan tetap berusaha menambah keunggulan. Upaya tersebut membuahkan hasil pada menit ke-65.
Gol kedua Rossoneri berawal dari tembakan Ardon Jashari yang ditepis kiper Udinese, Maduka Okoye. Bola muntah mengarah ke depan gawang dan langsung disambar Omari Hutchinson untuk mengubah skor menjadi 2-0.
Udinese berusaha merespons, tetapi kesulitan menembus pertahanan Milan. Di sisi lain, Milan hampir menambah gol melalui Goncalo Ramos yang melepaskan tembakan melengkung. Namun, bola masih melebar dari tiang jauh.
Tidak ada gol tambahan hingga pertandingan berakhir. Milan pun memastikan kemenangan 2-0 dan melanjutkan tren positif mereka di Liga Italia.
Susunan Pemain Udinese
Udinese tampil dengan formasi 3-4-2-1. Maduka Okoye berdiri di bawah mistar, dengan Matteo Palma, Christian Kabasele, dan James Abankwah mengisi lini pertahanan.
Di lini tengah, Hassane Kamara, Jesper Karlstrom, Jakub Piotrowski, dan Mergim Vojvoda diturunkan sejak awal. Sementara itu, Jurgen Ekkelenkamp dan Giorgi Chakvetadze berperan sebagai penopang serangan, dengan Keinan Davis menjadi ujung tombak.
Dampak pada Klasemen dan Catatan Milan
Kemenangan pada laga udinese vs milan ini menjadi modal penting bagi Milan untuk menjaga momentum di papan atas. Dengan delapan pertandingan tanpa kekalahan, Rossoneri menunjukkan konsistensi yang membuat mereka bertahan di peringkat ketiga klasemen sementara.
Bagi Udinese, kekalahan di kandang sendiri menjadi pukulan tersendiri. Tim asuhan tuan rumah itu belum mampu mengamankan poin di hadapan pendukungnya sendiri dan kini berada di posisi ke-17, wilayah yang menuntut perbaikan cepat agar tidak terpuruk lebih jauh.
Dari sisi permainan, laga udinese vs milan memperlihatkan efektivitas Milan dalam memanfaatkan peluang. Gol pertama lahir dari skema tendangan bebas yang matang, sedangkan gol kedua datang dari agresivitas pemain dalam menyambar bola muntah di depan gawang.
Sebaliknya, Udinese sempat mencoba merespons melalui upaya membangun serangan, tetapi pertahanan Milan yang rapat membuat mereka sulit menciptakan peluang berarti. Hal ini menjadi catatan tersendiri bagi tuan rumah untuk pertandingan berikutnya.
Kemenangan ini juga menegaskan bahwa Milan mampu tampil solid baik saat menguasai jalannya pertandingan maupun ketika menghadapi tekanan di kandang lawan. Kombinasi pengalaman pemain senior seperti Modric dengan ketajaman Pulisic dan Hutchinson menjadi salah satu kunci keberhasilan mereka.
Ke depan, Milan perlu mempertahankan konsistensi agar tetap menempel tim-tim puncak klasemen. Sementara itu, Udinese dituntut segera bangkit dan memperbaiki performa, terutama ketika bermain di kandang sendiri, agar dapat keluar dari posisi rawan di klasemen sementara.
