Cakrawala News – 29 Oktober 2026 | AC Milan dikabarkan telah mencapai kesepakatan untuk memperpanjang kontrak Christian Pulisic hingga 2031, langkah yang menegaskan posisi penyerang asal Amerika Serikat itu sebagai bagian inti proyek jangka panjang Rossoneri. Kesepakatan tersebut sekaligus menjadi sinyal bahwa pelatih Ruben Amorim tetap mengandalkan Pulisic di lini depan, termasuk saat Milan menjamu Bologna pada pekan kesembilan Serie A di San Siro, Kamis (29/10/2026) pukul 01.30 WITA.
Menurut laporan ESPN yang dikutip sejumlah media, Pulisic akan menandatangani kontrak baru berdurasi empat tahun yang membuatnya bertahan di San Siro hingga 2031. Sebelumnya, masa kerja pemain berusia 28 tahun itu dijadwalkan berakhir pada Juni 2027. Pengumuman resmi dari klub disebut diperkirakan segera dilakukan dalam beberapa hari mendatang.
Pakar transfer Fabrizio Romano juga melaporkan bahwa Pulisic telah mencapai kesepakatan lisan untuk memperpanjang masa baktinya. Negosiasi intensif antara manajemen klub dan pihak pemain menjadi dasar kesepakatan tersebut, yang disebut sebagai langkah krusial untuk memagari sang pemain dari incaran tim lain.
Posisi Pulisic di Proyek Amorim
Keputusan memperpanjang kontrak tidak lepas dari peran penting Pulisic dalam skema Amorim. Dalam laga melawan Bologna, Pulisic diprediksi kembali mengisi lini depan bersama Ramos, sementara Hutchinson, Jashari, Musah, dan Cisse menjadi pengendali di lini tengah. Amorim membutuhkan tiga poin untuk memperbaiki performa skuad setelah sebelumnya takluk melawan Bournemouth di Europa League.
Menurut laporan, AC Milan masih dihantui inkonsistensi, meski di kompetisi domestik mereka belum tersentuh kekalahan dan menempati posisi keempat klasemen sementara dengan raihan 18 poin dari delapan laga. Bologna sendiri berharap bisa mencuri poin saat melawat ke markas San Siro, dengan mengandalkan nama-nama seperti Bernardeschi, Odgaard, dan Cambiaghi untuk mencetak gol ke gawang Milan.
Sejak bergabung dengan Rossoneri, performa Christian Pulisic terbilang impresif. Ia tercatat mencetak 45 gol dan memberikan 25 assist dari total 142 penampilan di berbagai ajang kompetisi resmi. Catatan statistik itu memantapkan posisinya sebagai salah satu pemain kunci di Serie A dan menjadi alasan utama klub berupaya mempertahankannya lebih lama.
Kebangkitan Setelah Masa Sulit
Perjalanan Pulisic di Milan sempat menghadapi ujian. Penurunan performa pada paruh kedua musim 2025/2026 dan penampilan yang kurang menonjol di Piala Dunia 2026 membuat masa depannya menjadi sorotan. Ia juga mengawali musim baru Serie A dari bangku cadangan akibat cedera berupa memar tulang dan retakan mikro pada bagian bawah kakinya yang dialami pada musim panas.
Situasi mulai berubah setelah Pulisic memberikan assist untuk gol Diego Moreira dalam hasil imbang 2-2 melawan Lazio pada 12 September 2026. Sejak itu, ia kembali dipercaya menjadi starter dalam empat pertandingan Serie A secara beruntun. Kebangkitan tersebut dipertegas dengan golnya saat AC Milan mengalahkan Udinese 2-0 pada 26 Oktober 2026, laga di mana ia mendapat rating tertinggi.
Bagi pemain berusia 28 tahun itu, kontrak baru berarti menghabiskan sisa masa puncak kariernya di Milan. Klub akan mengandalkan tahun-tahun terbaiknya, sementara Pulisic memilih tempat untuk menjalaninya. Keputusan itu dinilai penting karena dengan masa depan yang tampaknya sudah pasti, ia bisa fokus pada tantangan baru, sementara Milan menunjukkan bahwa sang pemain tetap menjadi bagian utama dalam upaya membangun kembali tim.
Dampak bagi Milan dan Sepak Bola Amerika Serikat
Perpanjangan kontrak Christian Pulisic juga menunjukkan nilai komersialnya yang tetap besar. Dampaknya menjangkau sepak bola Amerika Serikat, baik di level klub maupun tim nasional. Masa puncak karier Pulisic akan beriringan dengan pembangunan kembali Milan, dengan implikasi bagi merek global klub, siklus Piala Dunia berikutnya bagi timnas Amerika Serikat, serta ambisi MLS.
Dari sisi teknis, keputusan ini menjadi langkah penting bagi Milan untuk menjaga stabilitas skuad sekaligus mempertahankan kualitas lini serang mereka. Kehadiran Pulisic diyakini tetap menjadi motor serangan utama bagi skuad asuhan Amorim musim ini.
Yang masih perlu diperhatikan adalah waktu peresmian dokumen kontrak. Kedua pihak diharapkan dapat segera mengesahkan kesepakatan dalam waktu dekat, seiring Milan bersiap menghadapi Bologna di Serie A. Jika terealisasi, kontrak hingga 2031 akan menjadi penanda bahwa Christian Pulisic bukan sekadar pemain bintang, melainkan fondasi jangka panjang bagi ambisi Rossoneri di dalam maupun di luar lapangan.
