Cakrawala News – 29 Oktober 2026 | Pekan ketujuh Super League 2026/2027 telah tuntas, dan klasemen liga super masih menempatkan Persija Jakarta di posisi teratas dengan koleksi 18 poin dari tujuh pertandingan. Macan Kemayoran unggul empat poin atas Dewa United Banten FC yang berada di peringkat kedua dengan 14 poin. Posisi puncak itu dipastikan setelah Persija mengalahkan Persik Kediri 2-1 di Jakarta International Stadium, Senin (26/10/2026) malam WIB.
Laga penutup pekan ketujuh digelar di Stadion Maguwoharjo, Yogyakarta, Selasa (27/10/2026) sore WIB. Borneo FC Samarinda menang 2-1 atas PSS Sleman. Hasil tersebut menempatkan Borneo FC di posisi ke-12, sementara PSS tertahan di peringkat ke-15 dengan empat poin.
Persaingan Papan Atas Mulai Memanas
Di bawah Dewa United, tiga tim mengumpulkan poin identik, yakni 13 poin. Madura United menempati peringkat ketiga, diikuti Bali United di posisi keempat, dan Persib Bandung di urutan kelima. Kemenangan 2-1 Persib atas Garudayaksa FC pada pekan ini menjadi kunci naiknya Maung Bandung dari posisi keenam ke peringkat lima.
Kemenangan Persib atas Garudayaksa lahir secara dramatis. Tim asuhan Igor Tolic sempat bermain imbang 1-1 sebelum Adam Alis mencetak gol penentu pada menit 90+2. Persib lebih dulu membuka keunggulan melalui Mariano Peralta pada menit ke-16, memanfaatkan bola rebound yang diteruskan Uilliam Barros Pereira di dalam kotak penalti.
Dengan tambahan tiga poin, Persib kini berselisih lima poin dari Persija dan sama dengan Bali United serta Madura United. Dari tujuh pertandingan, Maung Bandung mencatatkan empat kemenangan, satu hasil imbang, dan dua kekalahan. Sementara Garudayaksa FC masih tertahan di posisi ke-14 dengan lima poin, hasil dari satu kemenangan, dua hasil imbang, dan tiga kekalahan.
Persija Kembali ke Jalur Kemenangan
Kemenangan atas Persik Kediri menjadi kemenangan kedua Persija setelah sebelumnya takluk 2-3 dari Persita. Sebelum laga tersebut, Persija sempat berpesta gol 5-1 atas Arema FC. Tren positif itu membuat Macan Kemayoran kian kokoh di puncak klasemen liga super.
Pekan ketujuh sendiri bergulir sejak Sabtu (24/10/2026). Sejumlah hasil menarik mewarnai persaingan, termasuk kekalahan telak Dewa United dari Arema FC dengan skor 0-4. Kekalahan itu menjadi yang terbesar sejauh ini, meski Dewa United tetap bertahan di posisi kedua.
Pada Senin (26/10/2026), tiga pertandingan digelar serentak pukul 19.00 WIB. Selain Persija melawan Persik, Persebaya Surabaya menjamu Madura United di Stadion Gelora Bung Tomo, dan Bhayangkara Presisi Lampung FC menghadapi PSM Makassar di PKOR Sumpah Pemuda.
Hasil Lain dan Catatan Pekan Ketujuh
Beberapa laga lain pada pekan ketujuh juga menyajikan hasil imbang. Isenmulang Kalteng FC bermain 0-0 melawan PSIM Yogyakarta, sedangkan Persijap Jepara ditahan Java United FC 1-1. Sebelumnya, pada pekan keenam, Persik Kediri sempat menaklukkan PSS Sleman 2-1 di Stadion Brawijaya, Kediri, lewat dua gol Ernesto Gomez.
Menarik dicermati, data klasemen sempat berbeda sebelum seluruh laga pekan ketujuh selesai. Sejumlah catatan sementara menempatkan Persija di puncak dengan 15 poin, namun angka itu berubah menjadi 18 poin setelah kemenangan atas Persik. Perubahan tersebut menegaskan bahwa posisi di klasemen liga super masih dinamis seiring bergulirnya pertandingan.
Bagi Persib, raihan 13 poin menjadi modal penting untuk terus menekan papan atas. Persaingan di lima besar kini melibatkan Dewa United, Madura United, Bali United, dan Persib yang hanya terpaut satu poin satu sama lain. Sementara itu, Garudayaksa FC dan PSS Sleman masih harus berjuang untuk keluar dari papan bawah.
Yang Perlu Diperhatikan Selanjutnya
Konsistensi menjadi kunci bagi Persija untuk mempertahankan posisi puncak. Sebaliknya, Dewa United perlu segera bangkit setelah kekalahan besar dari Arema FC agar tidak kehilangan momentum. Di sisi lain, Persib berpeluang memperpendek jarak jika mampu melanjutkan tren kemenangan pada pekan berikutnya.
Dengan kompetisi yang baru berjalan tujuh pekan, klasemen liga super masih terbuka untuk perubahan. Laga-laga berikutnya akan menjadi ujian bagi tim-tim papan atas dalam menjaga performa sekaligus bagi tim di papan bawah untuk memperbaiki posisi.
