Cakrawala News – 13 September 2026 | Laga al-faisaly vs ittihad fc pada pekan ketujuh Liga Pro Saudi berakhir dengan kemenangan telak 3-1 untuk Al-Ittihad, Jumat malam. Penyerang Youssef En-Nesyri menjadi bintang kemenangan berkat dua golnya, sementara George Ilenikhena menyumbang dua assist dalam pertandingan yang digelar di markas Al-Faisaly tersebut. Hasil ini membawa Al-Ittihad memuncaki klasemen Liga Roshn untuk sementara waktu.
Kemenangan tersebut tidak lepas dari performa impresif Ilenikhena. Pemain berusia 20 tahun itu mencatatkan dua assist untuk gol-gol En-Nesyri dan mendapat nilai 8,3 dari platform statistik FotMob. Penampilan apiknya turut membantu timnya menggeser posisi Al-Qadsiah dan Al-Nassr milik Cristiano Ronaldo di papan atas klasemen.
Bagi Ilenikhena, kontribusi dalam laga al-faisaly vs ittihad fc ini melanjutkan tren positifnya musim ini. Dalam tujuh pertandingan liga, ia telah mengoleksi empat gol dan dua assist. Sebelumnya, ia sempat mencetak dua gol saat mengalahkan Al-Nassr 2-1, lalu kembali mencatatkan namanya di papan skor tiga hari kemudian melawan Al-Fayha.
Ambisi Al-Ittihad Melampaui Trofi
Direktur tim Al-Ittihad, Hamad Al-Muntashiri, menyatakan ambisi klubnya tidak sekadar mengejar gelar juara. Pernyataan itu disampaikannya usai kemenangan atas Al-Faisaly pada Jumat malam. Menurut Al-Muntashiri, para penggemar klub berhak mendapatkan lebih dari apa pun yang bisa dipersembahkan di atas lapangan.
Ia menilai Al-Ittihad memiliki skuad mumpuni dan tim pelatih yang mampu membawa tim ke level lebih tinggi. Al-Muntashiri juga menyoroti rasa kebersamaan di dalam klub sebagai salah satu faktor utama di balik rentetan hasil positif yang diraih tim berjuluk Al-Ameed tersebut.
“Kami memiliki kelompok yang baik dan pelatih yang mumpuni, bersatu dan bekerja keras, serta para penggemar yang mendukung kami dan kami akan berjuang untuk mereka,” ujar Al-Muntashiri.
Meski Al-Ittihad sempat memuncaki klasemen Liga Roshn setelah mengalahkan Al-Faisaly, Al-Muntashiri menolak berbicara besar. Ia menegaskan musim baru saja dimulai dan timnya memperlakukan setiap pertandingan secara terpisah tanpa terpaku pada posisi klasemen.
“Kami tidak memikirkan posisi puncak, dan kami masih berada di awal liga,” jelasnya. Pesannya jelas: menjaga para pemain tetap bebas dari tekanan dan fokus pada pekerjaan, bukan menganggap keunggulan sementara sebagai akhir dari segalanya.
Persaingan Papan Atas Liga Pro Saudi
Hasil al-faisaly vs ittihad fc turut mengubah konfigurasi papan atas Liga Pro Saudi. Al-Ittihad sempat mengambil alih puncak klasemen dari Al-Hilal, namun posisi mereka kembali tergeser setelah Al-Hilal menang besar 6-0 atas Al-Taawoun. Al-Hilal kini memimpin dengan keunggulan, sementara Al-Ittihad berada di posisi kedua dengan 17 poin dari tujuh pertandingan.
Di sisi lain, Al-Nassr yang diperkuat Cristiano Ronaldo gagal memangkas jarak setelah ditahan imbang 1-1 oleh Al-Khaleej di Dammam. Al-Khaleej sempat unggul lebih dulu melalui gol Omar Mascarell pada menit 45+1 berkat assist Angelo Fulgini. Al-Nassr baru bisa menyamakan kedudukan pada menit 72 lewat gol Abdullah Al-Hamdan memanfaatkan umpan Inigo Martinez.
Meski mendominasi penguasaan bola dan jumlah tembakan, Al-Nassr minim efektivitas di depan gawang. Hasil imbang itu membuat skuad asuhan Ange Postecoglou tertahan di peringkat ketiga klasemen. Persaingan di papan atas pun semakin ketat dengan Al-Hilal, Al-Ittihad, dan Al-Nassr saling berdekatan.
Pilihan Internasional Ilenikhena
Di luar lapangan, Ilenikhena juga menjadi sorotan terkait masa depan internasionalnya. Pemain kelahiran Lagos, Nigeria, yang besar di Prancis itu sebelumnya berada dalam orbit tim nasional Prancis. Namun, ia belakangan tampil di media sosial dengan jersey hijau Nigeria disertai pesan “Naija”, dan sejumlah media Nigeria melaporkan ia telah menyatakan kesediaannya bergabung dengan Super Eagles.
Keputusan itu datang pada waktu yang menarik bagi pelatih Nigeria, Eric Chelle. Ilenikhena disebut-sebut sebagai salah satu kandidat utama penerus Victor Osimhen dalam jangka menengah, berkat kekuatan, kecepatan, dan pengalaman bermain di level atas sejak usia muda.
Perjalanan kariernya sendiri sempat kurang menonjol bersama AS Monaco. Meski mencatatkan sepuluh gol dan dua assist dalam 51 penampilan, termasuk gol kemenangan atas FC Barcelona di Liga Champions, ia tidak kunjung menjadi pilihan utama. Setelah pindah dari Monaco ke Al-Ittihad pada Februari lalu, ia kini mendapatkan kesinambungan bermain dan tampak berkembang pesat berdampingan dengan En-Nesyri.
Kemenangan atas Al-Faisaly menegaskan bahwa Al-Ittihad bukan sekadar pesaing sementara di papan atas. Dengan kombinasi lini serang tajam dan kebersamaan tim yang ditekankan oleh manajemen, mereka berpotensi menjadi penantang serius dalam perebutan gelar musim ini. Yang perlu dicermati selanjutnya adalah konsistensi Al-Ittihad menghadapi jadwal padat, sekaligus apakah Ilenikhena mampu mempertahankan performanya di level tertinggi.








