Cakrawala News – 23 Oktober 2026 | Masa depan Viktor Gyökeres di Arsenal kembali menjadi sorotan. Penyerang asal Swedia itu dilaporkan semakin tersisih dari skema Mikel Arteta dan berpotensi dijual pada bursa transfer Januari mendatang, dengan banderol yang disebut mencapai 55 juta poundsterling atau sekitar Rp11 triliun. Klub London Utara itu pun dikabarkan mulai memantau sejumlah striker sebagai calon pengganti, salah satunya bomber Monza, Gustavo Varela.
Sejak bergabung dari Sporting CP, Viktor Gyökeres memang sempat menunjukkan ketajaman dengan mencatat 21 gol dari 55 pertandingan. Namun, penampilan keseluruhannya kerap menuai kritik dari para pendukung. Musim ini situasinya memburuk: ia belum mencetak satu gol pun dalam delapan laga dan hanya mencatat 80 menit bermain di Premier League. Dua start yang ia dapatkan justru datang di ajang Liga Champions dan Carabao Cup.
Havertz Lebih Dipercaya, Gyökeres Mulai Frustrasi
Arteta musim ini lebih sering memasang Kai Havertz sebagai ujung tombak, sehingga peran Viktor Gyökeres menyusut drastis. Kondisi itu disebut memicu kekecewaan di kubu pemain berusia 28 tahun tersebut. Sumber-sumber dekat pemain menyebutkan bahwa ia mulai frustrasi dengan minimnya waktu bermain dan siap mencari peluang baru bila situasinya tak berubah.
Menurut laporan Football Insider, Arsenal telah mengambil keputusan tegas terkait masa depan Viktor Gyökeres menjelang jendela transfer Januari. Klub menetapkan harga 55 juta poundsterling dan menilai angka tersebut justru akan menarik minat klub-klub peminat, bukan menakut-nakuti mereka. Sejumlah tim besar dari Spanyol, Italia, dan Premier League dikabarkan menunggu di belakang layar bila sang pemain mengajukan permintaan pindah.
Mantan bintang Premier League Chris Waddle menilai Arsenal sebaiknya bergerak cepat. Ia menegaskan bahwa The Gunners semestinya langsung menyetujui tawaran jika ada yang masuk, mengingat situasi sang pemain yang tak kunjung membaik.
Gustavo Varela Jadi Nama Baru di Radar Arsenal
Di tengah spekulasi kepergian Viktor Gyökeres, Arsenal dilaporkan aktif memantau pasar striker. Selain nama-nama yang sudah lama dikaitkan seperti Julian Alvarez dan Nicolo Tresoldi dari Club Brugge, muncul nama baru: Gustavo Varela, penyerang Monza yang tengah menanjak di Serie A.
Pemain 21 tahun itu mencetak enam gol dalam enam pertandingan pertamanya bersama Monza. Lahir di Lisbon, Varela sempat menimba ilmu di akademi Sporting CP sebelum menghabiskan masa mudanya di Yunani bersama PAOK, klub tempat ayahnya, Fernando, bermain selama enam tahun. Ia bergabung dengan Benfica pada 2022, sempat dipinjamkan ke Gil Vicente, lalu pindah ke Monza musim panas ini dengan harga hanya 2,5 juta euro.
Laporan Gazzetta dello Sport menyebut banyak pihak terkesan dengan performa pemain timnas U21 Portugal tersebut. Klaim tentang adanya klausul pembelian kembali oleh Benfica juga dibantah; raksasa Lisbon itu dikabarkan hanya memiliki hak mencocokkan tawaran serta 20 persen dari nilai penjualan. Napoli disebut telah menyatakan minat, sementara pelatih Monza, Ivan Juric, menilai Varela masih punya ruang besar untuk berkembang di banyak aspek permainan.
Konteks di Lapangan: Peran Minim di Tengah Persaingan Gelar
Situasi Viktor Gyökeres terjadi di tengah upaya Arsenal mempertahankan gelar Premier League. Dalam laga terbaru Liga Champions melawan Bayern Munich di Allianz Arena yang berakhir 2-2, ia kembali hanya masuk sebagai pemain pengganti pada menit ke-68 menggantikan Havertz. Meski begitu, ia tetap memberi kontribusi penting dengan menjadi pemberi assist untuk gol penyama kedudukan Declan Rice pada menit ke-82.
Gelandang Arsenal, Declan Rice, memuji dampak Viktor Gyökeres saat masuk dari bangku cadangan. Menurutnya, pemain Swedia itu tampil baik dengan menerobos ke belakang lini pertahanan dan menyiapkan gol untuknya. Rice juga menyoroti pergerakan kecil dalam proses gol tersebut, termasuk sentuhan Noni Madueke dan Viktor Gyökeres yang membantu terciptanya peluang.
Pelatih Bayern, Vincent Kompany, menilai hasil imbang itu cukup adil meski timnya sempat unggul dan mendominasi sebagian laga. Sementara pelatih Arsenal, Mikel Arteta, menyebut pertandingan tersebut sebagai salah satu level tertinggi yang pernah ia alami bersama timnya, memuji kualitas lawan serta performa anak asuhnya.
Keputusan soal masa depan Viktor Gyökeres diperkirakan bergantung pada perkembangan situasinya hingga Januari. Jika menit bermainnya tak bertambah, tekanan untuk hengkang akan semakin besar, dan Arsenal tampaknya sudah menyiapkan langkah antisipasi dengan memantau striker-striker muda seperti Varela. Bagaimana negosiasi berjalan, serta apakah The Gunners benar-benar melepas penyerang 28 tahun itu, akan menjadi salah satu saga transfer paling menarik pada bursa pertengahan musim nanti.






