AS Hancurkan Meksiko 3-0, Laga Persahabatan Memanas hingga Berhalter Ditampar

AS Hancurkan Meksiko 3-0, Laga Persahabatan Memanas hingga Berhalter Ditampar
AS Hancurkan Meksiko 3-0, Laga Persahabatan Memanas hingga Berhalter Ditampar

Cakrawala News – 05 Oktober 2026 | Laga pertandingan persahabatan antara Amerika Serikat dan Meksiko berakhir ricuh di State Farm Stadium, Sabtu malam waktu setempat. Amerika Serikat menang telak 3-0, tetapi kemenangan itu ternoda insiden keributan yang berujung kartu merah untuk bek Meksiko, Mateo Chavez, setelah ia menampar wajah gelandang Amerika Serikat, Sebastian Berhalter.

Insiden tersebut menambah daftar panjang kontroversi dalam rivalitas kedua tim yang dikenal selalu berlangsung sengit, bahkan dalam laga uji coba sekalipun.

Kronologi Keributan di Lapangan

Mengutip laporan Daily Mail, insiden bermula ketika Chavez melakukan pelanggaran terhadap gelandang Amerika Serikat, Yunus Musah, pada pertengahan babak kedua. Berhalter kemudian mendatangi Chavez dan mendorong pemain Meksiko tersebut, memicu situasi di lapangan semakin memanas.

Chavez merespons dengan menampar Berhalter menggunakan kedua tangannya hingga pemain Amerika Serikat itu terjatuh ke lapangan. Wasit yang melihat kejadian tersebut langsung mengeluarkan kartu merah untuk Chavez, yang baru sekitar 20 menit berada di lapangan sejak masuk sebagai pemain pengganti.

Keputusan wasit tersebut memicu keributan antarpemain dari kedua kubu yang kemudian saling terlibat ketegangan. Pelatih Amerika Serikat, Mauricio Pochettino, bahkan berlari ke lapangan bersama stafnya untuk memisahkan para pemain dan meredakan situasi.

Hingga laporan ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari federasi sepak bola kedua negara terkait sanksi tambahan yang mungkin dijatuhkan menyusul insiden tersebut.

Ancelotti Tekankan Rasa Hormat Brasil kepada India

Di belahan dunia lain, pertandingan persahabatan juga menyita perhatian jelang duel Brasil melawan India di Salt Lake Stadium, Kolkata. Pelatih Brasil, Carlo Ancelotti, memperingatkan skuadnya agar menjaga fokus penuh dan menunjukkan rasa hormat setinggi-tingginya kepada tuan rumah.

Pelatih asal Italia itu menepis anggapan untuk menganggap enteng India meski kriket mendominasi lanskap olahraga setempat. Ia memandang laga di Salt Lake Stadium sebagai panggung besar bagi Brasil.

Ancelotti mengakui bahwa kriket menjadi pusat perhatian di India, tetapi menegaskan gairah masyarakat setempat terhadap sepak bola tetap nyata. Menurutnya, Brasil senang berada di India dan ingin menunjukkan kualitas mereka di hadapan para penonton.

Brasil juga memberi perhatian serius pada kualitas lawan, terutama setelah melihat India menahan Panama dengan skor imbang 1-1. Ancelotti menyebut hasil tersebut sebagai capaian bagus dan menegaskan timnya sangat menghormati lawan.

Laga di Kolkata ini menandai pertandingan ketiga Brasil sejak tersingkir di babak 16 besar Piala Dunia 2026, setelah sebelumnya imbang 1-1 dan menang 4-2 atas Australia. Sang pelatih memadukan pemain inti yang sudah mapan dengan sejumlah wajah baru untuk membangun fondasi tim.

Argentina Tumbangkan Bolivia 4-0

Dari Amerika Selatan, Argentina menunjukkan performa meyakinkan saat menjamu Bolivia dalam pertandingan persahabatan di Estadio Mario Alberto Kempes, Kamis (1/10/2026) pagi WIB. Tim Tango menang telak 4-0 tanpa balas.

Lionel Messi tidak masuk dalam daftar susunan pemain Argentina di laga tersebut. Tim asuhan Lionel Scaloni mengandalkan duet Lautaro Martinez dan Julian Alvarez di lini depan.

Argentina membuka keunggulan pada menit ke-19 melalui Lautaro Martinez, yang meliuk-liuk di tepi kotak penalti sebelum melepaskan tembakan menyusur tanah yang masuk ke gawang Bolivia. Sepuluh menit berselang, Nico Paz menggandakan keunggulan setelah menerima umpan terobosan dari Exequiel Palacios dan mencungkil bola melewati jangkauan kiper Guillermo Viscarra.

Argentina unggul 2-0 hingga akhir babak pertama. Pasukan Scaloni tak mengendurkan serangan di babak kedua dan menambah gol pada menit ke-54, sebelum menutup laga dengan kemenangan 4-0.

Laga Argentina Vs Burkina Faso di Ujung Tanduk

Sementara itu, pertandingan persahabatan Argentina melawan Burkina Faso masih diselimuti ketidakpastian besar. Burkina Faso sempat terlantar di Maroko setelah penerbangan carter awal mereka pada 30 September dibatalkan tanpa pemberitahuan sebelumnya.

Meski keberangkatan darurat akhirnya diatur pada Jumat malam menuju Buenos Aires, perjalanan transatlantik berat selama 24 jam itu praktis tidak menyisakan waktu pemulihan menjelang kick-off.

Jurnalis investigasi Romain Molina mengungkapkan melalui akun media sosial X bahwa beberapa pemain Burkina Faso menolak melakukan perjalanan di tengah sengketa internal yang belum terselesaikan. Menurut Molina, sejumlah pemain telah meninggalkan kamp karena masalah organisasi dan persoalan keuangan.

Federasi Sepak Bola Burkina Faso (FBF) merilis pernyataan resmi yang mengonfirmasi kendala logistik tersebut. Federasi menyatakan pembatalan penerbangan carter memaksa reorganisasi rencana perjalanan delegasi, dan Kementerian Olahraga, Federasi, serta Kedutaan Besar telah bergerak mencari solusi.

FBF juga menyebut sejumlah opsi telah dijajaki untuk menjadwalkan ulang keberangkatan, tetapi kendala waktu tempuh menimbulkan keengganan di kalangan pemain. Laga antara Argentina dan Burkina Faso dijadwalkan pada Minggu, 4 Oktober 2026 pukul 00.00 GMT.

Deretan peristiwa ini menunjukkan bahwa pertandingan persahabatan tidak selalu berjalan mulus. Selain menjadi ajang uji coba taktik dan pemain baru, laga ekshibisi kerap menghadirkan dinamika di luar lapangan, mulai dari ketegangan antarpemain hingga persoalan logistik dan organisasi tim.

Bagi Amerika Serikat, insiden di State Farm Stadium menjadi catatan tersendiri menjelang agenda berikutnya, sementara Brasil dan Argentina masih harus menuntaskan jadwal uji coba mereka dengan segala tantangan yang menyertai.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *