MotoGP  

Bastianini Keluhkan Masalah Rem di Sprint MotoGP Misano, Finis ke-15

Cakrawala News – 13 September 2026 | Pebalap KTM, Enea Bastianini, mengaku menghadapi masalah pengereman yang berulang dan mengganggu sepanjang sprint motogp di Sirkuit Misano, Italia, Sabtu (12/9/2026). Start dari posisi ke-16, pebalap asal Italia itu hanya mampu finis di urutan ke-15 dan tidak pernah menemukan ritme serta konsistensi sepanjang balapan sprint Grand Prix San Marino tersebut.

Kesulitan Bastianini sebenarnya sudah terlihat sejak sesi kualifikasi. Ia mengaku tidak menemukan keseimbangan yang tepat pada motornya, terutama karena sulit memanaskan ban depan.

“Saya rasa kami tidak menemukan keseimbangan yang tepat hari ini. Pagi ini saya sangat kesulitan memanaskan ban depan. Saya coba di kualifikasi, tetapi bagian depan terkunci, jadi saya tidak bisa lebih baik dari posisi ke-16. Sayang sekali karena saya cukup percaya diri untuk balapan,” ujar Bastianini.

Kekecewaan Bastianini bertambah karena ia gagal melaju ke Q2 setelah terlibat insiden berbahaya di lintasan bersama Franco Morbidelli. Menurut Bastianini, manuver tersebut membahayakan dan mengganggu konsentrasinya.

“Itu manuver yang berbahaya. Saya tidak tahu harus melihat ke mana. Start lebih tinggi di grid mungkin tidak akan banyak mengubah keadaan, tetapi ketika Anda memiliki ritme pebalap yang lebih cepat di depan, Anda bisa mengejar dan tetap terhubung. Dari belakang, saya tidak bisa langsung menyerang Pecco sejak awal. Mungkin saya punya sedikit lebih banyak untuk diberikan, tetapi itulah yang terjadi,” jelas Bastianini kepada GPOne.

Morbidelli kemudian dijatuhi hukuman long lap untuk balapan utama hari Minggu akibat berkendara lambat dan berisiko dalam insiden tersebut. Namun, hukuman itu tidak serta-merta meringankan situasi Bastianini pada hari Sabtu.

Gaya Balap Terhambat Perilaku Motor

Masalah yang dihadapi Bastianini bukan sekadar ban depan. Gaya balapnya disebut terganggu oleh perilaku belakang KTM yang tidak dapat diprediksi, sehingga memaksanya meninggalkan ritme alaminya. Kesulitan mengendalikan traksi belakang dan keseimbangan pengereman membuat peluangnya untuk melakukan pemulihan signifikan selama balapan menjadi sangat kecil.

Kondisi ini menjadi pukulan tersendiri bagi Bastianini yang sebelumnya cukup percaya diri menghadapi balapan di Misano. Ia pun mendesak KTM segera mencari solusi atas masalah pengereman yang terus berulang, karena hal itu berdampak negatif terhadap performa dan kepercayaannya selama balapan.

Di sisi lain, balapan sprint motogp di Misano justru berjalan gemilang bagi Marc Marquez. Pebalap Ducati itu memenangi sprint setelah membalikkan keadaan atas Marco Bezzecchi, yang sebelumnya merebut pole position dengan mencatatkan lap pertama di bawah 90 detik di sirkuit tersebut.

Marquez menang dengan selisih 1,068 detik atas Bezzecchi, sementara pemimpin klasemen Jorge Martin melengkapi podium. Hasil ini kembali memanaskan persaingan juara, dengan keunggulan Martin atas Marquez terpangkas menjadi 14 poin, sedangkan Bezzecchi kini berjarak 22 poin dari puncak klasemen.

Jadwal Balapan Utama dan Sorotan Lain

Balapan utama Grand Prix San Marino dijadwalkan berlangsung Minggu (13/9/2026) pukul 14.00 waktu setempat. Sebelumnya, sesi warm-up digelar pukul 09.40, disusul balapan Moto3 pukul 11.00 dan Moto2 pukul 12.15. Seluruh rangkaian balapan disiarkan langsung melalui kanal Sky Sport, sementara MotoGP juga dapat disaksikan melalui TV8.

Di kelas Moto2, pebalap Senna Agius tampil mengejutkan dengan merebut pole position setelah memecahkan rekor lap di Misano. Ini menjadi pole kedua bagi Agius setelah sebelumnya start terdepan di Buriram pada balapan pembuka musim di Thailand. Ia akan didampingi Daniel Holgado dari Aspar Team dan Angel Piqueras dari Green Power MSI di barisan depan.

Sementara itu, suasana haru menyelimuti paddock ketika Loris Capirossi dinobatkan sebagai Legenda MotoGP oleh CEO MotoGP Group, Carmelo Ezpeleta. Mantan pebalap berusia 53 tahun itu merupakan juara dunia tiga kali dengan 29 kemenangan grand prix dan 99 podium selama 20 tahun kariernya. Capirossi, yang kini menjadi bagian dari komisi keselamatan, mendedikasikan penghargaan tersebut untuk keluarganya.

“Bagi saya ini adalah hal yang sangat personal dan momen besar untuk menghormati Loris. Saya sangat beruntung bisa menyaksikan seluruh kariernya secara langsung, dari balapan dunia pertamanya di Jarama hingga hari ini dalam perannya sebagai bagian penting peningkatan standar keselamatan di dalam MotoGP. Loris lebih dari sekadar pebalap hebat, ia adalah bagian dari keluarga MotoGP dan sosok yang fantastis,” kata Ezpeleta.

Dengan masalah teknis yang masih membayangi, Bastianini menghadapi tugas berat untuk kembali mengumpulkan poin pada balapan utama hari Minggu. Pernyataannya yang terbuka menegaskan bahwa KTM perlu segera membenahi persoalan pengereman dan sasis jika ingin mengembalikan daya saingnya di sisa musim ini.

Exit mobile version