Buriram United dan Chanathip Sorot Dua Agenda Besar ASEAN

Buriram United dan Chanathip Sorot Dua Agenda Besar ASEAN
Buriram United dan Chanathip Sorot Dua Agenda Besar ASEAN

Cakrawala News – 14 September 2026 | Buriram United menjadi salah satu nama yang mencuat dalam dua agenda besar sepak bola Asia Tenggara pekan ini. Klub raksasa Thailand itu bersiap menghadapi Johor Darul Ta’zim (JDT) pada laga perdana AFC Champions League Elite (ACLE) 2026-2027, sementara sejumlah pemainnya masuk dalam daftar 23 nama tim nasional Thailand untuk FIFA ASEAN Cup 2026 yang berlangsung di Indonesia. Dua peristiwa ini menegaskan posisi Buriram sebagai salah satu pusat perhatian sepak bola kawasan.

Laga JDT versus Buriram United dijadwalkan berlangsung di Stadion Sultan Ibrahim, Iskandar Puteri, pada Selasa, 15 September 2026, pukul 20.15 waktu Malaysia. Duel bertajuk Liga Juara-Juara Asia elit ini mempertemukan dua klub yang disebut sebagai gergasi Asia Tenggara dan menjadi pertemuan lanjutan dari persaingan ketat mereka dalam dua musim terakhir.

JDT datang dengan modal kepercayaan diri tinggi setelah menang 3-0 atas Negeri Sembilan di Liga Super pada Jumat lalu. Namun, tim tuan rumah tidak bisa memandang enteng Buriram yang memiliki pengalaman luas di pentas Asia. Dari empat pertemuan resmi kedua tim, Buriram tercatat hanya kalah sekali, yaitu pada laga terakhir di ACC Shopee Cup musim lalu, dengan satu kemenangan dan dua hasil imbang.

Pelatih Baru Buriram Waspadai Kekuatan JDT

Pelatih baru Buriram United, Mario Silva, menyebut laga melawan JDT sebagai pertemuan dua klub besar Asia Tenggara yang akan menguji level sebenarnya kedua tim. Meski baru menangani klub Thailand tersebut, jurulatih kelahiran Brasil itu yakin skuadnya berada di jalur yang tepat untuk meraih hasil positif.

“Ini perlawanan yang sangat istimewa buat saya kerana ia penampilan pertama di ACLE bersama Buriram. Saya tahu ia bakal menjadi tugas sukar buat kedua-dua pasukan dua kelab gergasi Asia Tenggara ini mempunyai kekuatan tersendiri,” kata Silva dalam sidang pers pra-pertandingan di Stadion Sultan Ibrahim, seperti dikutip dari laporan media Malaysia.

Silva menilai JDT adalah tim kuat dengan pemain individu berkualitas dan sulit diganggu gugat di liga domestik. Namun, ia menekankan hal terpenting adalah penampilan kolektif anak asuhnya. Ia mengaku sudah menganalisis kekuatan dan kelemahan lawan, termasuk mendengar pandangan kapten timnya, Kenneth Dougall.

Kendala utama yang dihadapi Buriram menjelang laga ini adalah minimnya waktu latihan fisik di lapangan akibat jadwal padat dan proses pemulihan pemain. Sebagian besar persiapan dilakukan melalui analisis video dan detail kecil. Meski begitu, Silva tidak khawatir karena fondasi tim yang dibangun dua bulan terakhir dinilainya sudah kuat.

Kapten Buriram, Kenneth Dougall, menegaskan rekod pertemuan sebelumnya tidak memberi keuntungan bagi timnya. Ia mengakui timnya perlu bekerja keras untuk membawa pulang tiga poin dari markas JDT.

Chanathip dan Supachok Perkuat Thailand

Di sisi lain, nama Buriram juga muncul dalam pengumuman skuad tim nasional Thailand untuk FIFA ASEAN Cup 2026. Pelatih Anthony Hudson resmi memanggil 23 pemain pada Senin, 14 September 2026, dengan sejumlah bintang kembali memperkuat “Voi chiến”.

Dua nama paling menonjol adalah Chanathip Songkrasin dan Supachok Sarachat. Chanathip, yang dijuluki Messi Thailand, kembali membawa harapan besar bagi penggemar sepak bola Thailand. Sementara Supachok, yang kini bermain untuk Consadole Sapporo di Jepang, masuk dalam daftar bersama rekan setimnya, Teerapat Pruethong.

Selain itu, ada bek kanan Nicholas Mickelson yang berkarier di Jerman bersama SV Elversberg, penyerang utama Supachai Jaided, serta striker kelahiran Inggris, Jude Soonsup-Bell. Sejumlah pemain muda seperti Seksan Ratree dan Kakana Khamyok juga mendapat kesempatan.

Namun, keputusan Hudson meninggalkan kapten tim, Theerathon Bunmathan, menuai perhatian. Bek berusia 36 tahun yang juga memperkuat Buriram United baru saja dinobatkan sebagai pemain terbaik Thai League 2025/26. Ia sebelumnya menyatakan laga setelah kualifikasi Piala Dunia 2026 bisa jadi penampilan terakhirnya bersama tim nasional untuk memberi ruang bagi pemain muda.

Sejumlah penggemar Thailand menyayangkan absennya Bunmathan, yang dikenal sebagai pemain dengan gaya permainan penuh tipu daya dan dianggap sebagai momok bagi timnas Vietnam. Selain Bunmathan, Suphanat Mueanta dan Thanawat Suengchitthawon juga absen karena cedera.

Menurut laporan media Vietnam, sebagian besar pemain yang dipanggil bermain di Thai League 1 dan berasal dari lima klub papan atas musim lalu, yakni Buriram United, Port, BG Pathum, Bangkok United, dan Ratchaburi.

Jadwal dan Konteks Kompetisi

FIFA ASEAN Cup 2026 berlangsung di Indonesia pada 24 September hingga 3 Oktober 2026, memanfaatkan kalender FIFA Days. Ini menjadi turnamen tingkat tim nasional pertama di Asia Tenggara yang dikelola langsung oleh FIFA, terpisah dari ASEAN Cup tradisional. Format ini memungkinkan setiap negara memanggil kekuatan terbaiknya, termasuk pemain yang berkarier di luar negeri.

Timnas Vietnam berada di Grup B bersama Thailand, Filipina, dan Pakistan. Setelah membuka laga melawan Filipina pada 26 September, skuad asuhan Kim Sang-sik akan menghadapi Thailand pada 29 September sebelum menutup fase grup melawan Pakistan pada 2 Oktober.

Bagi Buriram United, agenda padat ini menjadi ujian tersendiri. Klub asal Thailand tersebut harus menjaga performa di ACLE sekaligus menyumbang pemain ke tim nasional. Laga melawan JDT akan menjadi tolok ukur sejauh mana Buriram mampu bersaing secara konsisten di level tertinggi Asia.

Hasil pertandingan di Stadion Sultan Ibrahim dan performa para pemain Buriram di FIFA ASEAN Cup 2026 akan menjadi perhatian dalam beberapa pekan ke depan. Kedua agenda ini sekaligus menegaskan peran Buriram United sebagai salah satu kekuatan utama sepak bola Asia Tenggara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *