Cakrawala News – 20 September 2026 | Mantan pemain CSKA Moscow, Keisuke Honda, terus menolak pensiun dari dunia sepak bola profesional. Pada usia 40 tahun, gelandang asal Jepang itu resmi menambah daftar negaranya menjadi yang ke-11 setelah menjalani debut bersama FC Jurong di Singapore Premier League, Jumat (18/9/2026) malam waktu setempat.
Honda masuk sebagai pemain pengganti pada menit ke-82 saat FC Jurong mengalahkan Hougang United dengan skor 3-0 di Jurong East Stadium. Ia menggantikan rekan senegaranya, Yuma Tsuzurabara, dan langsung mendapat sambutan meriah dari pendukung tuan rumah.
Meski hanya bermain sekitar delapan menit plus tambahan waktu, Honda nyaris mencatatkan assist pada laga debutnya. Di menit ke-87, ia menekan kiper Hougang United, Takahiro Koga, yang membuat bola keluar lapangan. Kemudian pada menit ketiga injury time, Honda melepaskan umpan terobosan kepada Mizuki Ando yang berhasil mencetak gol, namun dianulir karena offside.
Kemenangan tersebut membuat FC Jurong meraih dua kemenangan dari dua pertandingan pembuka liga. Gol-gol kemenangan Jurong dicetak oleh Takuma Yamaguchi pada menit ke-23, Haziq Kamarudin di masa injury time babak pertama, dan Mizuki Ando pada menit ke-72. Hougang United harus mengakhiri pertandingan dengan 10 pemain setelah Zulqarnaen Suzliman mendapat kartu merah langsung pada menit ke-77.
Jejak Karier Honda dari Milan hingga Asia Tenggara
Nama Keisuke Honda pernah menjadi salah satu bintang terbesar sepak bola Asia. Ia bergabung dengan AC Milan dari CSKA Moscow secara gratis pada Januari 2014, ketika nilai pasarnya mencapai sekitar 20 juta euro. Bersama CSKA Moscow, Honda mencatatkan namanya sebagai salah satu pemain Asia paling berpengaruh di Liga Rusia sebelum hijrah ke Serie A.
Di San Siro, Honda menghabiskan tiga setengah musim dan dipercaya mengenakan kostum nomor 10 AC Milan yang legendaris. Setelah meninggalkan Italia, kariernya berubah menjadi perjalanan lintas benua yang jarang dilakukan pesepak bola profesional pada umumnya.
Honda tercatat pernah bermain secara profesional di Jepang, Belanda, Rusia, Italia, Meksiko, Australia, Brasil, Azerbaijan, Lituania, Bhutan, dan kini Singapura. FC Jurong sendiri merekrut Honda pada April 2026, dan ia langsung diarahkan untuk membantu tim bersaing memperebutkan gelar juara liga.
Pelatih FC Jurong dijadwalkan memberikan kesempatan start pertama bagi Honda pada laga melawan Geylang International, 10 Oktober 2026 mendatang. Kehadiran Honda diyakini tidak hanya berdampak pada performa tim, tetapi juga meningkatkan profil Singapore Premier League di mata penggemar sepak bola regional.
CSKA Moscow dan Dinamika Liga Rusia
Di sisi lain, CSKA Moscow masih menjadi salah satu kekuatan utama di Premier Liga Rusia. Klub yang berbasis di Moskow itu dijadwalkan menghadapi Dinamo Makhachkala pada pertandingan pekan ke-9, Kamis (17/9/2026), di Anzhi-Arena. Dalam laga tersebut, CSKA Moscow disebut akan menerapkan formasi 5-3-2 dengan Oblyakov sebagai pemimpin lini, sementara Dinamo Makhachkala memakai formasi 4-3-1-2 di bawah asuhan Vadim Evseev.
Sejarah CSKA Moscow di kompetisi Eropa juga cukup panjang. Pada September 2013, klub bekas angkatan darat Soviet ini pernah menghadapi Bayern Munich di fase grup Liga Champions. Saat itu, CSKA Moscow yang dilatih Leonid Slutsky sedang dalam performa baik dan belum terkalahkan dalam delapan pertandingan liga. Mereka juga mendatangkan penyerang muda Brasil, Vitinho, setelah Seydou Doumbia absen enam pekan akibat cedera punggung.
Bayern Munich kala itu diminta memperlihatkan hasrat dan antusiasme lebih besar oleh direktur olahraga mereka, Matthias Sammer, yang menilai timnya bermain tanpa emosi. Meski demikian, Bayern tetap diunggulkan karena memenangi 12 dari 14 pertandingan kandang terakhir mereka di Eropa. Pertemuan tersebut menjadi salah satu momen ketika CSKA Moscow diuji oleh salah satu klub terkuat benua itu.
Algeria dan Sorotan Lini Belakang
Dari Afrika Utara, Timnas Algeria tengah menghadapi pertanyaan soal pilihan di posisi bek kanan. Pelatih Brahim Hemdani memanggil kapten USM Alger, Saadi Radouani, ke dalam skuad 26 pemain untuk jeda internasional September 2026, meski ada beberapa opsi lain yang tersedia. Posisi tersebut menjadi sorotan karena Rafik Belghali tidak tersedia akibat sanksi empat pertandingan, dua di antaranya bersifat pasti, buntut insiden setelah perempat final melawan Nigeria di Piala Afrika edisi terakhir. Luca Zidane juga menjalani sanksi serupa dan akan melewatkan laga pembuka kualifikasi Piala Afrika 2027 bulan ini.
Selama Piala Dunia 2026, Belghali merupakan satu-satunya bek kanan murni yang dipilih Vladimir Petkovic. Pelatih itu sempat memakai Samir Chergui dan Achraf Abada, dua bek tengah berkaki kanan, sebagai alternatif. Jaouen Hadjam yang berkaki kiri juga pernah dimainkan di posisi bek kanan, sementara Aissa Mandi dianggap sebagai pilihan darurat. Mehdi Dorval yang bisa menggunakan kedua kaki justru tidak masuk skuad. Sebelum pengumuman, empat kandidat pengganti Belghali telah diidentifikasi, dan tiga di antaranya memulai musim dengan performa kuat, termasuk Kevin Guitoun yang telah mengoleksi sembilan caps sejak debut internasionalnya pada 2023.
Keputusan Hemdani memunculkan diskusi mengenai arah kebijakan timnas Algeria menjelang kualifikasi Piala Afrika 2027. Bagi Honda, perjalanan kariernya yang unik dari CSKA Moscow hingga Singapura menjadi pengingat bahwa sepak bola profesional tidak selalu berjalan linear. Sementara itu, CSKA Moscow terus melaju di kompetisi domestik, dan publik menantikan bagaimana klub-klub besar Eropa maupun tim nasional seperti Algeria menata skuad mereka pada jadwal internasional berikutnya.












