Cakrawala News – 20 Oktober 2026 | Harga emas Antam di Pegadaian hari ini Senin, 19 Oktober 2026 tercatat di level Rp2.613.000 per gram, seiring penguatan harga jual emas di hampir seluruh produk logam mulia yang dipantau pasar. Kenaikan ini menjadi bagian dari tren positif emas batangan pada awal pekan, ketika investor mencari aset aman di tengah volatilitas pasar ekuitas domestik. Di sisi lain, emas Antam di platform Logam Mulia juga naik tipis Rp2.000 menjadi Rp2.574.000 per gram pada perdagangan hari yang sama.
Kenaikan harga emas Antam di Pegadaian hari ini Senin, 19 Oktober 2026 tidak berdiri sendiri. Harga buyback atau harga pembelian kembali emas Antam di Pegadaian berada di level Rp2.370.000 per gram, naik Rp3.000 dibandingkan perdagangan sebelumnya. Sementara itu, harga buyback Antam di Logam Mulia tercatat Rp2.389.000 per gram, juga naik Rp2.000.
Rincian Harga Jual Emas Hari Ini
Berdasarkan data harga yang diperbarui pada Senin, 19 Oktober 2026 pukul 16.00 WIB, seluruh produk logam mulia yang dipantau mengalami kenaikan harga jual. Antam mencatat harga jual tertinggi, yakni Rp2.574.000 per gram, setelah meningkat Rp2.000 dibandingkan hari sebelumnya.
Berikut rincian harga jual emas hari ini:
| Logam Mulia | Harga Jual | Selisih |
|---|---|---|
| Antam | Rp2.574.000 | Naik Rp2.000 |
| UBS | Rp2.537.300 | Naik Rp4.300 |
| Galeri 24 | Rp2.526.000 | Naik Rp3.000 |
| HRTA | Rp2.476.000 | Naik Rp3.000 |
| Pegadaian | Rp2.456.000 | Naik Rp3.000 |
Meski demikian, terdapat perbedaan angka yang perlu dicermati pembaca. Sejumlah laporan menyebut harga emas Antam ukuran 1 gram di Pegadaian berada di Rp2.613.000, sementara daftar harga jual emas Pegadaian tercatat Rp2.456.000 per gram. Perbedaan ini muncul karena produk dan mekanisme penetapan harga yang berbeda di tiap platform, sehingga pembeli disarankan memeriksa daftar harga resmi sebelum bertransaksi.
Harga Buyback Seluruh Produk Kompak Naik
Dari sisi buyback, seluruh produk logam mulia yang dipantau juga mengalami kenaikan. UBS mencatat kenaikan terbesar, yakni Rp11.000 menjadi Rp2.334.000 per gram, meski angkanya masih menjadi yang terendah di antara produk lain. Sementara itu, Antam tetap memegang posisi harga buyback tertinggi setelah naik Rp2.000 menjadi Rp2.389.000 per gram.
Kenaikan juga terjadi pada harga buyback emas Pegadaian, Galeri 24, dan HRTA dengan rentang kenaikan Rp3.000 hingga Rp5.000 per gram. Berikut rinciannya:
| Logam Mulia | Harga Buyback | Selisih |
|---|---|---|
| Antam | Rp2.389.000 | Naik Rp2.000 |
| Galeri 24 | Rp2.380.000 | Naik Rp5.000 |
| Pegadaian | Rp2.370.000 | Naik Rp3.000 |
| HRTA | Rp2.346.000 | Naik Rp3.000 |
| UBS | Rp2.334.000 | Naik Rp11.000 |
Harga Pecahan Kecil dan Produk Galeri24
Untuk produk emas batangan Galeri24 yang dipasarkan melalui Pegadaian, penyesuaian harga terjadi di setiap pilihan berat. Pada pecahan terkecil, emas 0,5 gram dipasarkan dengan harga jual Rp1.323.000, dengan harga buyback untuk ukuran yang sama berada di angka Rp1.198.500.
Untuk emas Galeri24 ukuran 1 gram, harga jual ditetapkan sebesar Rp2.523.000 dengan harga buyback Rp2.375.000. Adapun emas 2 gram dijual seharga Rp4.985.000, sementara nilai buyback tercatat Rp4.742.000. Variasi harga antarpilihan berat ini penting diperhatikan bagi calon pembeli yang ingin menyesuaikan anggaran.
Dorongan Penguatan Emas Global
Penguatan emas di pasar domestik sejalan dengan pergerakan harga emas dunia. Mengutip data pasar, harga emas di pasar spot naik sekitar 0,3 persen menjadi US$4.175,60 per ons pada awal perdagangan Senin. Sementara itu, harga emas berjangka Amerika Serikat untuk pengiriman Desember menguat 0,4 persen menjadi US$4.196,49.
Analis pasar menilai kenaikan moderat emas pada awal pekan ini merupakan respons positif terhadap pelemahan harga minyak, terutama dari sudut pandang inflasi. Menurut analisis tersebut, penurunan harga minyak yang lebih berkelanjutan atau penurunan imbal hasil yang lebih jelas akan menjadi katalis paling mendukung bagi emas karena keduanya dapat meredakan kekhawatiran terkait inflasi maupun suku bunga.
Harga minyak melemah setelah Presiden AS Donald Trump memberikan pengecualian atas sanksi dan tarif terhadap Rusia, yang berpotensi meningkatkan ekspor bahan bakar dari negara tersebut. Di sisi lain, harga impor AS pada September meningkat lebih tinggi dari perkiraan, didorong kenaikan biaya produk energi dan berbagai barang lainnya.
Pelaku pasar kini menantikan pertemuan Federal Open Market Committee terkait suku bunga serta data Personal Consumption Expenditures yang akan dirilis pekan depan. Berdasarkan FedWatch Tool dari CME, pelaku pasar memperkirakan peluang sebesar 16 persen untuk kenaikan suku bunga bulan ini dan peluang 92 persen untuk kenaikan suku bunga pada Desember.
Yang Perlu Dicermati Investor
Kenaikan harga emas Antam di Pegadaian hari ini Senin, 19 Oktober 2026 menegaskan posisi emas sebagai aset yang masih diminati di tengah ketidakpastian pasar. Bagi investor, selisih antara harga jual dan buyback menjadi pertimbangan penting karena menentukan potensi keuntungan saat akan menjual kembali logam mulia.
Dengan harga buyback Antam yang berada di Rp2.389.000 per gram di Logam Mulia dan Rp2.370.000 per gram di Pegadaian, pembeli perlu memperhitungkan spread tersebut sebelum memutuskan berinvestasi. Pemantauan berkala terhadap harga resmi dan perkembangan pasar global, termasuk arah suku bunga AS, akan membantu investor mengambil keputusan yang lebih terukur pada pekan-pekan mendatang.
