Cakrawala News – 28 September 2026 | Klasemen Columbus Crew vs Inter Miami menjadi sorotan setelah tuan rumah Columbus Crew mencuri kemenangan dramatis 2-1 atas Inter Miami pada laga Major League Soccer di ScottsMiracle-Gro Field, Columbus, Ohio, Minggu malam waktu setempat atau Senin dini hari WIB, 28 September 2026. Gol Jamal Thiaré pada menit ke-98 masa injury time memastikan tiga poin bagi Columbus sekaligus menggagalkan upaya Inter Miami mempertahankan catatan lima pertandingan tanpa kekalahan.
Kekalahan ini menjadi pukulan bagi Inter Miami yang datang sebagai tim tamu dengan modal performa solid. Sebelumnya, The Herons menempati peringkat ketiga klasemen sementara dengan koleksi 46 poin dari 26 pertandingan, hasil dari satu kemenangan dan empat hasil imbang dalam lima laga terakhir. Sementara Columbus Crew berada di peringkat ke-14 dengan 26 poin, terpaut 20 poin dari calon lawannya, setelah hanya meraih dua kemenangan dan menelan tiga kekalahan pada periode yang sama.
Meski demikian, catatan klasemen tidak tercermin di lapangan. Columbus tampil dominan sejak babak pertama dan hanya membiarkan Inter Miami melepaskan satu tembakan. Namun, satu tembakan itu nyaris mengubah jalannya pertandingan.
Jalannya Pertandingan
Momen panas pertama datang dari situasi tendangan sudut Brais Méndez. Josef Martínez dijatuhkan Yannick Bright di area enam yard, dan wasit Victor Rivas baru menghentikan permainan untuk meninjau kejadian itu setelah lebih dari satu menit. Setelah tinjauan video, Rivas menunjuk titik putih. Pemain Miami memprotes keras karena menilai ada handball Columbus yang terlewat, dan Casemiro diganjar kartu kuning akibat protes tersebut.
Martínez lalu menaklukkan kiper lewat eksekusi ke pojok kiri untuk membawa Columbus unggul 1-0 pada menit ke-28. Gol itu tercatat sebagai gol MLS ke-131 dalam kariernya sekaligus gol pertamanya dalam sembilan laga bersama Columbus.
Hanya lima menit berselang, Lionel Messi menjawab. Dari posisi sekitar tujuh yard dari garis gawang di sisi kanan, hampir semua orang di stadion mengira bola akan dikirim ke kotak penalti. Kaki kiri Messi justru melengkungkan bola melewati jangkauan kiper Patrick Schulte, masuk tepat di bawah mistar dan menyentuh jaring samping gawang. Skor berubah menjadi 1-1 pada menit ke-33, dan momen itu ramai disebut sebagai gol dari sudut yang nyaris mustahil.
Gol tersebut menambah koleksi Messi menjadi 12 gol tendangan bebas langsung bersama Inter Miami di seluruh kompetisi, termasuk enam gol sepanjang musim ini. Ia juga mencapai gol ke-21 di Liga Amerika, mengukuhkan posisi teratas dalam perburuan Sepatu Emas dengan selisih tiga gol atas Petar Musa dari Dallas.
Babak Kedua dan Drama Injury Time
Babak kedua berjalan makin keras. Messi sempat punya peluang menambah gol, tetapi tembakan jarak jauhnya ditepis Schulte dan satu percobaan lain hanya membentur jaring samping. Di sisi lain, tiang dan mistar gawang menggagalkan tiga percobaan terpisah dari pemain Columbus, Anass Zaroury.
Di masa tambahan waktu, Santiago Morales menerima kartu kuning kedua dan Inter Miami harus bermain dengan sepuluh orang. Tak lama kemudian, tembakan Méndez gagal diamankan kiper Rocco Ríos Novo, dan Thiaré yang masuk sebagai pemain pengganti pada menit ke-83 menyambar bola muntah itu untuk mencetak gol kemenangan pada menit 90+8.
Bagi tuan rumah, hasil ini menjadi suntikan besar dalam perburuan tiket playoff. Columbus memanfaatkan keunggulan jumlah pemain di detik-detik terakhir untuk memastikan kemenangan berharga di hadapan pendukung sendiri.
Dampak pada Papan Klasemen
Kekalahan ini membuat Inter Miami gagal mengamankan poin di ScottsMiracle-Gro Field. Dalam konteks klasemen Columbus Crew vs Inter Miami, hasil tersebut tidak mengubah posisi The Herons secara langsung, tetapi memangkas peluang mereka menjaga jarak dari pesaing di papan atas. Sebaliknya, tambahan tiga poin mendongkrak moral Columbus yang tengah berjuang menembus zona playoff.
Secara rekor pertemuan, Inter Miami sebenarnya lebih diunggulkan. Dalam lima duel terakhir sebelum laga ini, klub asal Florida itu mengamankan tiga kemenangan, satu hasil imbang, dan hanya sekali kalah dari Columbus Crew. Keunggulan historis itu disebut memberikan dorongan psikologis bagi tim tamu, namun tidak cukup untuk membawa pulang poin dari Ohio.
Laga ini juga menegaskan betapa tipis margin antara tim papan atas dan tim papan bawah di MLS musim ini. Columbus yang tampil inkonsisten mampu menundukkan salah satu kandidat kuat, sementara Inter Miami yang sedang dalam tren positif harus menerima kenyataan pahit akibat kehilangan konsentrasi di menit-menit akhir.
Ke depan, Inter Miami perlu segera bangkit karena posisi mereka di papan atas masih menghadapi tekanan dari tim-tim pesaing. Sementara itu, Columbus Crew akan berusaha menjaga momentum kemenangan dramatis ini untuk memperbaiki posisi mereka di klasemen dan memperbesar peluang lolos ke babak playoff.










