HUT TNI: Jokowi dan SBY Duduk Bersebelahan, Prabowo Salim SBY tapi Tak Salami Jokowi

HUT TNI: Jokowi dan SBY Duduk Bersebelahan, Prabowo Salim SBY tapi Tak Salami Jokowi
HUT TNI: Jokowi dan SBY Duduk Bersebelahan, Prabowo Salim SBY tapi Tak Salami Jokowi

Cakrawala News – 07 Oktober 2026 | Momen HUT TNI: Jokowi dan SBY duduk bersebelahan menjadi perhatian publik dalam Upacara Peringatan HUT ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Lapangan Prima Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (5/10/2026). Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) dan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tampak menempati kursi berdampingan di antara jajaran tamu undangan selama rangkaian upacara berlangsung. Keduanya terlihat berbincang sembari menunggu acara dimulai.

Jokowi hadir dengan setelan jas hitam lengkap dengan kopiah dan dasi berwarna hitam. Sementara SBY mengenakan setelan jas dan baret berwarna hijau berpangkat bintang empat, dengan lencana tersemat di jasnya. Upacara itu sendiri dipimpin Presiden RI Prabowo Subianto yang bertindak sebagai inspektur upacara.

Sesi Foto Bersama Usai Upacara

Setelah rangkaian upacara dan parade berakhir, Prabowo melakukan sesi foto bersama dengan SBY dan Jokowi. Dalam barisan tersebut, Prabowo berdiri di tengah-tengah dan diapit oleh SBY di sisi kanan serta Jokowi di sisi kiri. Sesi foto itu turut diikuti Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto, Wakil Panglima TNI Jenderal Tandyo Budi Revita, serta tiga kepala staf angkatan.

Adapun tiga kepala staf yang hadir adalah KSAD Jenderal Maruli Simanjuntak, KSAL Laksamana Muhammad Ali, dan KSAU Marsekal Mohammad Tonny Harjono. Dalam pantauan, mantan Menkopolkam Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago juga terlihat ikut dalam sesi foto tersebut.

Sikap Prabowo Usai Foto Jadi Sorotan

Perhatian publik justru tertuju pada sikap Prabowo selepas sesi pemotretan. Ia terlihat membalik badan ke arah kanan dan menghadap SBY yang berada di sampingnya. Prabowo memberikan gestur hormat kepada SBY, yang dibalas dengan hormat pula oleh Presiden ke-6 RI itu. Keduanya kemudian berjabat tangan.

Setelah itu, Prabowo memanggil Komandan Upacara, yakni Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) III Letjen TNI Lucky Avianto, untuk menyalaminya. Kepala Negara sempat mengulurkan tangan lebih dahulu saat Lucky tengah menyarungkan pedang, sebelum akhirnya membalas jabat tangan tersebut. Prabowo, SBY, dan Lucky terlihat berbincang sejenak dan sama-sama tersenyum.

Momen yang menjadi sorotan utama adalah ketika Prabowo tidak bersalaman dengan Jokowi usai acara tersebut. Setelah berbincang dengan SBY dan Lucky, Prabowo dan SBY berjalan kembali ke arah mimbar. Prabowo sempat menghentikan langkahnya, seolah menyadari Jokowi masih berada di belakangnya. Ia kemudian membalikkan badan dan menunggu agar Jokowi menyusul langkah untuk berjalan bersama.

Hingga berita ini ditulis, tidak ada keterangan resmi yang menjelaskan alasan di balik gestur tersebut. Publik diminta tidak menarik kesimpulan berlebihan karena momen singkat di arena upacara kerap memiliki konteks yang tidak tertangkap kamera.

Enam Kodam Baru Diresmikan

Dalam rangkaian upacara HUT ke-81 TNI, Prabowo meresmikan 204 satuan baru TNI, termasuk enam Komando Daerah Militer (Kodam) yang tersebar di berbagai wilayah. Peresmian itu sekaligus menjadi ajang pengukuhan enam Pangdam yang akan memimpin satuan kewilayahan tersebut.

“Dengan mengucap bismillah pada pagi hari ini Senin 5 Oktober 2026, dengan rahmat Tuhan yang Maha Besar, saya Prabowo Subianto Presiden Republik Indonesia dengan ini meresmikan 204 satuan baru TNI,” ujar Prabowo dalam upacara tersebut.

Enam Kodam yang diresmikan meliputi Kodam XXV/Sultan Mahmud Riayatsyah untuk wilayah teritorial Kepulauan Riau, Kodam XXVI/Mataram untuk wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta dan sekitarnya, serta Kodam XXVII/Sobe Sonbai untuk wilayah Nusa Tenggara Timur. Selanjutnya, TNI membentuk Kodam XXVIII/Molku Kie Raha untuk wilayah Maluku Utara, Kodam XXIX/Mambruk untuk wilayah Papua Tengah, dan Kodam XXX/Rinambora untuk wilayah Nusa Tenggara Barat.

Pembentukan sejumlah Kodam baru itu disebut sebagai bagian dari penguatan struktur organisasi TNI Angkatan Darat. Upacara HUT ke-81 TNI juga dihadiri sejumlah menteri Kabinet Merah Putih serta pimpinan lembaga negara, seperti Ketua DPR RI Puan Maharani dan Ketua DPD RI Sultan Bachtiar Najamuddin.

Yang Perlu Dicermati Selanjutnya

Kehadiran dua mantan presiden dalam satu panggung upacara militer menandai tradisi panjang silaturahmi antar-pemimpin nasional. Posisi duduk Jokowi dan SBY yang bersebelahan, serta interaksi keduanya dengan Prabowo, menjadi cermin dinamika politik yang tetap menarik dibaca publik.

Yang perlu diperhatikan berikutnya adalah bagaimana komunikasi antar-pemimpin tersebut berkembang setelah acara resmi berakhir. Publik menantikan penjelasan resmi bila gestur singkat di arena upacara menimbulkan tafsir beragam di ruang publik.

Exit mobile version