Cakrawala News – 11 September 2026 | Penyerang Al Ittihad, George Ilenikhena, memberi sinyal kuat bahwa ia siap memperkuat Timnas Nigeria jelang kualifikasi Piala Afrika 2027. Pemain berusia 20 tahun itu mengunggah foto dirinya mengenakan jersey hijau Super Eagles di samping patung elang besar dengan tulisan “NIGERIA” pada Rabu, disertai keterangan singkat “Naija” dan musik latar lagu Gratitude dari Asake.
Unggahan tersebut langsung menuai spekulasi. Pelatih kepala Super Eagles, Eric Chelle, turut menyukai postingan itu, memicu dugaan bahwa Ilenikhena akan mendapat panggilan pertamanya ke tim senior. Meski begitu, hingga kini belum ada pengumuman resmi soal pemanggilan tersebut.
Lahir di Lagos, Ilenikhena pindah ke Prancis pada usia tiga tahun dan tumbuh di Antony, Hauts-de-Seine. Latar belakang itu membuatnya berhak membela Nigeria maupun Prancis. Unggahan terbarunya dinilai sebagai tanda ia memilih negara kelahirannya untuk level internasional senior.
Performa Moncer Bersama Al Ittihad
Pilihan itu datang di momen yang tepat. Ilenikhena sedang menikmati salah satu periode paling produktif dalam karier mudanya bersama Al Ittihad. Ia telah mencetak enam gol dalam tujuh penampilan musim ini, termasuk dua gol yang mengantar kemenangan 2-1 atas juara Liga Pro Saudi, Al Nassr.
Perjalanan kariernya dimulai di Prancis. Ia menembus jajaran akademi klub amatir Antony Football Evolution sebelum bergabung dengan Amiens pada 2021. Meski baru berusia 15 tahun saat itu, ia menarik perhatian setelah mencetak 24 gol untuk tim Under-17 Amiens pada musim pertamanya, lalu naik ke tim senior dan mencetak dua gol dalam 17 penampilan di Ligue 2 pada musim 2022/23.
Pada Juni 2023, ia pindah ke Belgia untuk memperkuat Royal Antwerp dan mencatatkan 14 gol dalam 50 penampilan di semua kompetisi. Di sana pula ia mencetak gol pertamanya di Liga Champions, ke gawang Barcelona, yang membantu Antwerp meraih kemenangan pertama mereka di kompetisi tersebut.
Penampilan itu mengantarkannya ke Monaco pada Juli 2024. Bersama Monaco, ia kembali menjebol gawang Barcelona dalam kemenangan 2-1 pada laga pembuka fase liga Liga Champions musim itu. Ilenikhena total mencatatkan 51 penampilan di semua kompetisi dengan 10 gol sebelum pindah ke Al Ittihad pada Februari 2026 dengan nilai transfer dilaporkan mencapai 33 juta euro.
Al Ittihad Berubah di Tangan Jens Wissing
Sementara itu, Al Ittihad sendiri tengah mengalami transformasi taktis di bawah pelatih muda asal Jerman, Jens Wissing. Sejak ditunjuk pada 10 Juli lalu, Wissing menata ulang skuad “Sang Dekan” secara bertahap. Dalam waktu sekitar 60 hari, tim ini disebut memiliki identitas yang jelas, terlihat dari cara membangun serangan, pressing setelah kehilangan bola, transisi, hingga peran defensif para penyerang.
Yang menonjol, Wissing tidak membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk menerapkan gagasannya. Al Ittihad kini tampak tidak bergantung pada satu pemain untuk menciptakan perbedaan, melainkan bergerak sebagai satu kesatuan. Bola berpindah cepat, para pemain saling berlari untuk rekan setim, dan setiap pergerakan membuka ruang bagi pemain lain.
Ketika menguasai bola, tujuan Al Ittihad bukan sekadar mempertahankannya, melainkan segera mencari ruang di belakang lini pertahanan lawan, baik melalui umpan langsung yang memecah lini pertahanan maupun bola panjang yang dimanfaatkan dalam transisi serangan.
Lima Rekrutan Baru Sebelum Deadline
Perubahan itu didukung belanja pemain yang agresif. Bursa transfer musim panas 2026 Liga Pro Saudi resmi ditutup pada Minggu (6/9/2026). Al Ittihad menjadi salah satu tim paling aktif dengan total delapan rekrutan, lima di antaranya datang pada periode Agustus hingga September 2026.
Georginio Wijnaldum bergabung dengan status bebas transfer pada hari terakhir, 6 September 2026. Gelandang veteran berusia 35 tahun asal Belanda itu diboyong karena ketenangan, visi bermain, dan mentalitas juara. Musim lalu ia mencatatkan 34 penampilan di semua ajang dengan 17 gol dan 7 asis.
Gelandang energik asal Kolombia, Richard Rios, resmi merapat pada 2 September 2026 lewat skema pinjaman satu musim dari Benfica. Nilai pinjamannya mencapai 4 juta euro atau sekitar Rp82 miliar dengan gaji yang ditanggung Al Ittihad sepenuhnya. Pemain 26 tahun itu tampil 45 kali musim lalu dengan 8 gol dan 6 asis.
Al Ittihad juga mendatangkan talenta lokal Mukhtar Ali pada 15 Agustus 2026. Lulusan akademi Chelsea itu meneken kontrak tiga tahun. Pemain 28 tahun tersebut mencatatkan 33 penampilan dan satu gol bersama Al-Ettifaq pada 2025/2026.
Dana sebesar 13 juta euro atau sekitar Rp266 miliar dikeluarkan untuk mengamankan servis Dion Lopy dari UD Almeria pada 5 Agustus 2026. Gelandang bertahan 24 tahun asal Senegal itu diikat kontrak tiga tahun setelah mencatatkan 32 penampilan, 3 gol, dan 3 asis di LaLiga 2 Spanyol.
Lini pertahanan mendapat amunisi baru lewat bek kiri Faris Abdi dari NEOM FC pada 3 Agustus 2026. Pemain kelahiran San Diego, California, itu dikontrak empat tahun untuk menambah kedalaman dan persaingan di lini belakang.
Jadwal Nigeria dan Tantangan Berikutnya
Nigeria akan memulai kualifikasi Piala Afrika 2027 di Grup L melawan Madagaskar pada Jumat, 25 September, sebelum bertandang menghadapi Guinea-Bissau pada Selasa, 29 September. Super Eagles juga dijadwalkan menghadapi Rusia dalam laga persahabatan di Stadion Nizhny Novgorod pada Selasa, 6 Oktober.
Laga-laga itu menjadi momen penting bagi Chelle untuk membangun kembali tim setelah gagal lolos ke Piala Dunia 2026 dan finis ketiga di Piala Afrika 2026 di Maroko. Kehadiran Ilenikhena, jika benar terwujud, bisa menjadi tambahan tenaga di lini depan.
Bagi Al Ittihad, kombinasi antara performa individu Ilenikhena dan sistem kolektif Wissing menjadi hal yang patut dicermati. Pertanyaannya kini, apakah deretan rekrutan anyar dan identitas baru itu mampu mengantar Al Ittihad meraih trofi Liga Pro Saudi 2026/2027, atau bahkan melaju jauh di King’s Cup dan AFC Champions League Elite. Jawabannya akan terlihat di lapangan.
