masa depan Alexis Mac Allister di Liverpool Buram, The Reds Siapkan Perekrutan Gelandang 2027

Cakrawala News – 11 September 2026 | Masa depan Alexis Mac Allister di Liverpool kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan bahwa klub berencana mendatangkan gelandang baru pada 2027. Gelandang asal Argentina itu disebut berpotensi tersingkir apabila The Reds benar-benar merekrut pemain anyar di lini tengah, sementara kontraknya masih menyisakan dua tahun dan belum ada tawaran perpanjangan.

Laporan tersebut mencuat di tengah situasi Mac Allister yang mengaku kecewa lantaran belum mendapatkan kejelasan soal kontrak baru. Ia bahkan menyebut dirinya “sangat sedih” karena tidak ada kepastian dari klub, meski telah menunggu tawaran perpanjangan selama beberapa bulan.

Kontrak dan Ketidakpastian di Anfield

Kontrak Mac Allister bersama Liverpool masih berlaku hingga dua tahun ke depan. Namun menurut reporter Ben Jacobs, Liverpool tidak terburu-buru mengikatnya dengan kesepakatan baru. Jacobs menilai strategi klub berbeda dari kebanyakan klub Premier League lain.

“Pemahaman saya, strategi Liverpool ini sangat berbeda dengan klub Premier League lain. Ketika kontrak Anda tinggal dua tahun dan Anda tidak akan menawarkan perpanjangan, pemain cenderung tersedia di pasar dengan harga yang tepat. Dengan dua tahun tersisa, Anda masih bisa mendapatkan nilai yang diinginkan. Satu tahun tersisa, posisi Anda lebih lemah,” kata Jacobs dalam wawancaranya dengan TalkSPORT.

Ia menambahkan bahwa Liverpool tampaknya siap mengambil nilai dari kontrak yang ada dan membiarkannya berjalan, seperti yang juga terjadi pada sejumlah pemain bintang mereka. Situasi ini membuat posisi Mac Allister rentan, terutama jika klub benar-benar mendatangkan gelandang baru pada 2027.

Minat Klub Besar dan Wacana Tukar Guling

Ketidakpastian kontrak Mac Allister memancing perhatian sejumlah klub besar Eropa. Laporan menyebutkan Real Madrid dan Tottenham Hotspur sempat menunjukkan minat pada gelandang berusia 27 tahun itu pada bursa transfer musim panas. Chelsea dan Manchester City juga dikabarkan melakukan kontak terkait potensi transfer, meski Mac Allister akhirnya bertahan di Anfield.

Belakangan, muncul wacana pertukaran pemain antara Real Madrid dan Liverpool. Media Polandia, Goal.pl, mengutip laporan Fichajes yang menyebut kedua klub berpotensi saling menukar pemain, dengan nama Mac Allister dan gelandang Real Madrid, Eduardo Camavinga, disebut sebagai kandidat.

Menurut laporan tersebut, Camavinga hanya berpeluang menjadi pemain rotasi di Real Madrid dan sulit mendapatkan tempat di starting eleven secara reguler. Sementara Mac Allister merupakan pemain inti Liverpool, tetapi tidak dianggap sebagai pemain yang tak tersentuh. Nilai pasar keduanya dinilai mirip, dengan Mac Allister disebut dihargai sekitar 20 juta euro lebih tinggi. Belum jelas apakah pertukaran itu akan berupa tukar guling murni atau salah satu pihak harus menambah uang.

Jawaban Mac Allister di Lapangan

Di tengah spekulasi soal masa depannya, Mac Allister memberikan jawaban lewat performa di lapangan. Ia menjadi penentu kemenangan Liverpool atas Atletico Madrid pada laga fase liga Liga Champions di Stadion Anfield, Rabu waktu setempat. The Reds menang 2-1 setelah sempat tertinggal lebih dulu akibat gol cepat Marcos Llorente pada menit ke-17.

Dominik Szoboszlai menyamakan kedudukan menjelang akhir babak pertama, lalu Mac Allister mencetak gol kemenangan pada menit ke-50. Ia melepaskan tembakan kaki kiri memanfaatkan bola muntah dan mengarahkannya ke tiang jauh, tanpa mampu dijangkau kiper Jan Oblak.

“Biasanya, ketika saya berada dalam situasi seperti itu, saya suka menembak. Tidak sering terjadi, tetapi saya senang karena saya mencintai mencetak gol. Hari ini golnya indah dan penting bagi tim, dan itu yang paling penting bagi saya,” ujar Mac Allister seperti dikutip kantor berita AP.

Pelatih Liverpool, Andoni Iraola, memuji karakter timnya dalam laga tersebut. Menurutnya, para pemain mampu bangkit setelah awal yang sulit dan menampilkan performa solid di babak kedua. Ia juga menyebut atmosfer Anfield sangat luar biasa dan mengaku senang bisa merasakannya.

Persaingan di Lini Tengah Liverpool

Mac Allister tidak memulai musim sebagai pilihan utama di lini tengah Liverpool. Iraola lebih sering memainkan Ryan Gravenberch dan Dominik Szoboszlai, yang keduanya mendapatkan kontrak jangka panjang pada tahun ini. Mac Allister tidak menerima perpanjangan serupa, sebuah fakta yang ia sendiri akui pekan ini.

Pramusim Mac Allister juga terpotong karena Argentina melaju hingga final Piala Dunia, sehingga ia memiliki waktu persiapan yang lebih singkat dibanding rekan-rekannya. Kondisi itu disebut menjadi salah satu alasan mengapa ia belum langsung menjadi pilihan utama di awal musim.

Meski demikian, penampilan melawan Atletico Madrid menjadi sinyal bahwa Mac Allister masih punya kualitas untuk bersaing. Golnya memastikan Liverpool meraih tiga poin pertama di Liga Champions musim ini dan menjadi kemenangan kedua beruntun di semua kompetisi.

Dalam laga itu, Iraola juga untuk pertama kalinya menurunkan pemain termahal musim panas, Bradley Barcola, sebagai starter. Penyerang asal Prancis itu bermain hingga menit ke-60 dan sempat dikabarkan mengalami cedera, namun Iraola menegaskan pergantian tersebut hanya karena masalah kebugaran dan skurcram otot.

Yang Perlu Dicermati ke Depan

Situasi Mac Allister kini berada di persimpangan. Di satu sisi, ia masih menjadi bagian penting Liverpool dan membuktikannya lewat gol kemenangan di Liga Champions. Di sisi lain, klub belum menunjukkan niat memperpanjang kontraknya dan justru dikabarkan berencana mendatangkan gelandang baru pada 2027.

Jika rencana itu terwujud, posisi Mac Allister bisa semakin terancam, terutama dengan adanya minat dari klub-klub besar Eropa. Namun, performa di lapangan tetap menjadi faktor utama yang bisa mengubah arah kebijakan klub. Hingga ada kejelasan resmi, masa depan gelandang berusia 27 tahun itu akan terus menjadi bahan spekulasi di bursa transfer.

Exit mobile version