Gadget  

iPhone 18 Pro Terbang ke Urutan 2 Versi DXOMark, Kamera Video Terbaik

iPhone 18 Pro Terbang ke Urutan 2 Versi DXOMark, Kamera Video Terbaik
iPhone 18 Pro Terbang ke Urutan 2 Versi DXOMark, Kamera Video Terbaik

Cakrawala News – 25 September 2026 | Baru rilis, iPhone 18 Pro terbang ke urutan 2: kameranya terbaik versi DXOMark. Ponsel teranyar Apple itu menempati posisi kedua dalam daftar kinerja kamera smartphone yang dirilis lembaga pengujian DXOMARK, dengan skor keseluruhan 172. Posisi puncak masih dipegang Huawei Pura 80 Ultra, sementara iPhone 18 Pro unggul di kategori video dan kondisi minim cahaya.

Hasil tersebut menandai peningkatan empat poin dibanding generasi sebelumnya, iPhone 17 Pro, yang kini turun ke peringkat kelima. Meski belum mampu menyalip Huawei, capaian iPhone 18 Pro tetap menjadi sorotan karena berhasil mencatatkan skor tertinggi untuk kategori video, yakni 176 poin, melampaui ponsel mana pun yang masuk dalam pengujian.

Unggul di Video dan Minim Cahaya

Menurut laporan yang dikutip dari Gizmochina, keunggulan iPhone 18 Pro paling terasa pada perekaman video. Stabilisasi gambar dinilai sangat halus dan tampak alami, bahkan tetap optimal ketika perekaman dilakukan sambil berlari. Pengambilan gambar pada 60 fps disebut semakin meningkatkan kehalusan tampilan gerakan.

Selain itu, kamera iPhone 18 Pro mampu menghasilkan kualitas terbaik dalam kondisi pencahayaan minim dengan perolehan 150 poin, yang merupakan skor tertinggi dalam daftar tersebut. Pencapaian ini memperkuat posisi Apple di segmen perekaman video dan foto malam, dua area yang selama ini menjadi andalan pabrikan asal Cupertino itu.

Dari sisi perangkat keras, iPhone 18 Pro menjadi ponsel pertama Apple yang mengusung fitur aperture atau bukaan variabel. Kamera utamanya memiliki bukaan f/1.48 yang dapat menutup hingga f/4.0. Apple mengklaim fitur ini memberikan kontrol manual yang lebih baik bagi pengguna dalam mengatur jumlah cahaya yang masuk ke sensor.

Meski demikian, fitur tersebut bukan yang pertama di industri smartphone. Huawei telah lebih dulu menerapkan aperture variabel pada kamera utama Pura 80 Ultra, sehingga inovasi Apple ini lebih tepat disebut sebagai pengejaran teknologi yang sudah ada di pasar.

Kalah di Potret dan Zoom

Di balik sejumlah keunggulan, iPhone 18 Pro masih harus mengakui keunggulan rivalnya pada beberapa kategori. Untuk kemampuan potret, Huawei Pura 80 Ultra memimpin dengan nilai 157, sedangkan iPhone 18 Pro berada di bawahnya.

Kesenjangan lebih terlihat pada kemampuan zoom. iPhone 18 Pro hanya mendapatkan nilai 138, terpaut cukup jauh dari Vivo X300 Ultra yang meraih 161 poin. Selisih ini menunjukkan bahwa tantangan terbesar Apple masih berkutat pada fotografi jarak jauh dan detail objek dari kejauhan.

DXOMARK juga mencatat sejumlah kelemahan pada kamera iPhone 18 Pro. Beberapa di antaranya adalah bias warna dan pergeseran white balance yang dapat berdampak pada konsistensi warna foto. Kekurangan lain meliputi performa zoom jarak jauh yang tertinggal dibandingkan ponsel flagship pesaing, serta munculnya efek flare atau kilau cahaya lensa pada kondisi tertentu yang disertai perubahan tingkat kecerahan.

Peningkatan Internal Generasi Baru

Hasil pengujian DXOMARK ini melengkapi gambaran iPhone 18 Pro sebagai perangkat yang membawa perubahan lebih banyak di bagian internal ketimbang eksterior. Dibandingkan iPhone 17 Pro Max, model terbaru ini memakai chipset A20 Pro dengan proses fabrikasi 2nm, sementara generasi sebelumnya masih menggunakan A19 Pro 3nm.

Apple juga memperbesar sistem pendinginan untuk membantu menjaga kinerja saat perangkat digunakan dalam waktu lama. Dari sisi daya tahan, baterai menjadi salah satu aspek yang mengalami pembaruan, meski tampilan dan sebagian fitur utama masih serupa dengan generasi sebelumnya.

Layar kedua generasi sama-sama menggunakan panel OLED 6,9 inci dengan dukungan ProMotion hingga 120Hz, always-on display, serta tingkat kecerahan luar ruangan hingga 3.000 nit. Desain bodi masih mempertahankan aluminum unibody, dengan tombol Action, Camera Control, USB-C, dan sertifikasi IP68 yang tetap tersedia. Kamera ultrawide dan telefoto 48MP pun masih digunakan pada kedua model, begitu pula kamera depan Center Stage.

Perbedaan paling besar pada kamera utama 48MP terletak pada penerapan variable aperture. iPhone 18 Pro Max memakai bukaan lensa yang bisa mencapai f/1.48 sehingga sensor menerima lebih banyak cahaya, sedangkan iPhone 17 Pro Max masih menggunakan bukaan tetap f/1.78.

Rilis di Indonesia Makin Dekat

Kabar soal kehadiran iPhone 18 Pro di pasar Indonesia turut menguat. Berdasarkan data sertifikasi Postel Komdigi yang dipantau detikINET, tiga perangkat Apple mendapatkan sertifikat pada 17 September 2026. Ketiga perangkat terdaftar atas nama PT Apple Indonesia dengan nomor model A3717, A3714, dan A3720.

Nama pemasaran yang tercantum dalam database adalah iPhone 18 Pro Max, iPhone 18 Pro, dan iPhone Duo. Sebelum mendapatkan sertifikasi Postel, ketiga perangkat tersebut sudah lebih dulu mengantongi sertifikat TKDN Kemenperin dengan nilai TKDN 40 persen. Sertifikasi TKDN berkaitan dengan pemenuhan ketentuan tingkat komponen dalam negeri, sementara sertifikasi Postel diperlukan bagi perangkat telekomunikasi yang akan dipasarkan di Indonesia.

Dengan demikian, jajaran iPhone terbaru Apple itu telah melewati dua tahapan sertifikasi penting dan semakin dekat dengan peluncuran resmi di Tanah Air. Bagi calon pembeli, hasil pengujian DXOMARK ini bisa menjadi bahan pertimbangan, terutama jika prioritas utama adalah kualitas video dan foto dalam kondisi minim cahaya, bukan kemampuan zoom jarak jauh.

Yang perlu dicermati selanjutnya adalah bagaimana performa kamera iPhone 18 Pro di kondisi nyata pengguna Indonesia, serta bagaimana strategi Apple menutup celah pada kategori potret dan zoom yang masih dikuasai ponsel asal China. Persaingan di segmen kamera flagship diperkirakan tetap ketat seiring hadirnya model-model baru dari Huawei dan Vivo.

Exit mobile version