Gadget  

iPhone Duo Resmi Meluncur, Ponsel Lipat Termahal Apple Diprediksi Rp42-48 Juta di Indonesia

iPhone Duo Resmi Meluncur, Ponsel Lipat Termahal Apple Diprediksi Rp42-48 Juta di Indonesia
iPhone Duo Resmi Meluncur, Ponsel Lipat Termahal Apple Diprediksi Rp42-48 Juta di Indonesia

Cakrawala News – 12 September 2026 | iPhone Duo, ponsel lipat termahal keluaran Apple disebut sebagai pertaruhan besar – apakah akan sampai di Indonesia? Perangkat ini resmi diperkenalkan Apple dalam ajang Apple Event September 2026 sebagai ponsel lipat pertama dalam sejarah perusahaan, sekaligus menjadi jawaban atas dominasi Samsung dan Google di segmen foldable. Pra-pemesanan dibuka 16 Oktober di empat negara, yakni Amerika Serikat, Inggris, Singapura, dan Malaysia, sementara pasar Indonesia belum mendapat keterangan resmi soal tanggal pemesanan maupun harga.

Peluncuran iPhone Duo bertepatan dengan pergantian kursi direktur eksekutif Apple. John Ternus, yang mengambil alih posisi Tim Cook bulan ini, disebut sebagai sosok di balik pengembangan perangkat ini sejak masih menjabat eksekutif senior divisi perangkat keras. Proyek ponsel lipat Apple itu diklaim memakan waktu delapan tahun.

Dalam pemaparan di kantor pusat Apple di California, Rabu (09/09), Ternus menyebut iPhone Duo “mendefinisikan ulang pengalaman menggunakan ponsel lipat”. Menurutnya, perangkat pesaing terasa seperti dua ponsel yang direkatkan begitu saja. Ia menggambarkan iPhone Duo punya ukuran mirip paspor saat terlipat, terasa seperti iPhone yang lebih lebar ketika ditutup, dan berubah menyerupai iPad kecil ketika dibuka.

Spesifikasi dan Kompromi Desain

iPhone Duo hadir dengan desain menyerupai buku atau paspor ketika dilipat. Pada posisi tertutup, perangkat membawa layar berukuran 5,4 inci, sedangkan ketika dibuka pengguna mendapatkan layar OLED 7,6 inci. Kedua panel mendukung ProMotion dengan refresh rate adaptif 1 hingga 120Hz serta tingkat kecerahan maksimal mencapai 3.000 nits.

Apple menggunakan lapisan nano-texture untuk mengurangi pantulan cahaya sekaligus membuat lipatan layar tidak terlalu mencolok secara visual. Terdapat pula perekat khusus yang dirancang mengurangi tekanan pada panel ketika perangkat dilipat. Meski demikian, seberapa samar bekas lipatan dalam jangka panjang masih menjadi pertanyaan yang membutuhkan pengujian penggunaan sehari-hari.

Perangkat ini juga membawa sertifikasi IP68 dan diklaim mampu bertahan dari debu serta terendam air hingga kedalaman 6 meter selama 30 menit. Fitur tersebut menjadi keunggulan tersendiri karena sejumlah smartphone lipat sebelumnya masih memiliki keterbatasan perlindungan terhadap debu. Apple bahkan memberikan dukungan Apple Pencil pada iPhone Duo sehingga layar 7,6 inci lebih berguna untuk mencatat, menggambar, dan aktivitas produktivitas.

Dari sisi ketipisan, iPhone Duo memiliki ketebalan sekitar 5,2 mm ketika dibuka dengan bobot 254 gram. Samsung Galaxy Z Fold8 disebut memiliki ketebalan sekitar 4,5 mm dan bobot 201 gram. Artinya, iPhone Duo unggul dalam sejumlah fitur, tetapi masih kalah tipis dan ringan dibanding pesaingnya.

Untuk sektor fotografi, iPhone Duo mengandalkan sistem kamera ganda yang terdiri dari kamera utama 48MP dan ultrawide 48MP. Apple belum menghadirkan kamera telefoto pada perangkat ini. Kamera selfie 12MP tersedia di bagian luar, sementara kamera FaceTime di layar dalam menggunakan teknologi under-display sehingga permukaan layar terlihat lebih bersih tanpa lubang kamera.

Apple juga memperkenalkan sejumlah fitur perangkat lunak yang memanfaatkan layar lipat. Transisi dari layar luar ke layar dalam dibuat halus, termasuk ketika orientasi perangkat berubah dari portrait ke landscape. Ada pula fitur Smart Take yang membantu mengambil foto secara otomatis ketika subjek sudah berada dalam pose yang sesuai.

Harga dan Peluang Masuk Indonesia

Soal harga, iPhone Duo menyandang status ponsel lipat termahal keluaran Apple. Di Inggris, perangkat ini dibanderol 1.999 poundsterling atau setara Rp45,2 juta. Sementara di Singapura, harganya 3.099 dolar Singapura atau sekitar Rp43 juta. Selisih harga antarnegara cukup lebar karena pajak dan kurs masing-masing wilayah.

Mengacu pola harga global, iPhone Duo di pasar Indonesia diprediksi berada di kisaran Rp42 juta sampai Rp48 juta. Angka ini jauh di atas harga iPhone tertinggi sebelumnya yang hanya 900 dolar AS atau sekitar Rp15,8 juta. Apple juga mengumumkan iPhone 18 Pro dan 18 Pro Max pada acara yang sama, masing-masing dibanderol 1.199 dolar AS dan 1.299 dolar AS atau setara Rp21 juta dan Rp22,8 juta.

Hingga kini, Apple belum memberi keterangan soal tanggal pemesanan maupun harga resmi iPhone Duo untuk pasar Indonesia. Ketidakpastian ini membuat iPhone Duo, ponsel lipat termahal keluaran Apple disebut sebagai pertaruhan besar – apakah akan sampai di Indonesia? Pertanyaan itu semakin relevan mengingat harga jualnya berpotensi menembus Rp48 juta, jauh di atas daya beli sebagian besar konsumen.

Respons Pesaing dan Roasting di Media Sosial

Peluncuran iPhone Duo langsung memantik reaksi para pesaing. Samsung, yang telah memperkenalkan Galaxy Z Fold8 pada Juli sebagai generasi terbaru ponsel layar lipatnya, melontarkan sindiran di platform X. “Beri tahu kami kalau kalian sudah selesai memanaskan ulang sisa makanan kami,” tulis Samsung, seolah menganggap teknologi layar lipat sudah menjadi barang lama karena mereka telah memproduksinya bertahun-tahun hingga generasi kedelapan.

Bukan hanya Samsung yang menyindir. Tim di balik aplikasi bahasa Duolingo menyadari nama mereka mirip dengan perangkat tersebut dan menulis cuitan bernada heran soal penamaan iPhone Duo. Sindiran-sindiran itu mewarnai jagat media sosial setelah pengumuman berlangsung.

Meski menjadi sasaran roasting, kehadiran iPhone Duo menandai babak baru persaingan di pasar ponsel lipat. Apple masuk ke segmen yang selama ini dikuasai Samsung dan Google, dengan mengusung sejumlah keunggulan seperti sertifikasi IP68, dukungan Apple Pencil, dan layar berteknologi nano-texture.

Yang perlu diperhatikan selanjutnya adalah kepastian jadwal pemesanan dan harga resmi iPhone Duo untuk pasar Indonesia. Jika benar masuk, perangkat ini akan menguji seberapa besar pasar premium Tanah Air bersedia membayar untuk sebuah ponsel lipat bermerek Apple. Sebaliknya, bila tidak kunjung hadir, para penggemar Apple di Indonesia harus puas melihatnya dari jauh atau membelinya lewat pasar abu-abu.

Exit mobile version