Cakrawala News – 12 September 2026 | Apple resmi membuka pre-order untuk AirPods 5, generasi terbaru TWS perusahaan yang kini hadir dengan fitur Active Noise Cancellation (ANC) di varian dasarnya. Perangkat ini dipasarkan mulai 129 dolar AS untuk model standar dan 149 dolar AS untuk versi dengan Wireless Charging Case. Kabar tersebut menjadi perhatian pasar gadget global, terutama karena AirPods 5 disebut-sebut akan hadir di Indonesia bersamaan dengan sejumlah perangkat anyar Apple lainnya.
Menurut laporan kanal teknologi 9to5Mac dalam rubrik 9to5Toys, pre-order AirPods 5 sudah berjalan dan sejumlah peritel mulai menawarkan potongan harga awal. Best Buy, misalnya, menyediakan opsi trade-in atau tukar tambah AirPods 4 untuk mendapatkan AirPods 5 dengan harga lebih murah. Pemilik AirPods 4 versi dasar bisa mendapatkan nilai tukar 50 dolar AS, sedangkan pemilik AirPods 4 dengan ANC mendapat 65 dolar AS.
Dengan skema tersebut, harga AirPods 5 versi standar bisa turun hingga 64 dolar AS, sementara varian Wireless Charging Case bisa dibanderol sekitar 84 dolar AS. Angka itu disebut sebagai harga terbaik yang pernah dilacak untuk lini earbuds terbaru Apple tersebut. Namun, perlu dicatat bahwa skema trade-in ini merupakan kebijakan peritel di pasar Amerika Serikat dan belum tentu berlaku identik di pasar lain, termasuk Indonesia.
Posisi Harga dan Fitur Baru
Yang menarik dari peluncuran kali ini adalah keputusan Apple memasukkan teknologi ANC ke varian dasar AirPods 5. Sebelumnya, fitur peredam bising aktif umumnya hanya tersedia pada lini AirPods Pro. Kehadiran ANC di model standar membuat daya tarik AirPods 5 semakin besar, meski konsumen tetap perlu mencermati perbandingan harga dengan lini di atasnya.
Pasalnya, AirPods Pro 3 saat ini tengah mendapatkan potongan harga 50 dolar AS di Amazon. Artinya, selisih harga antara AirPods 5 versi Wireless Charging Case dan AirPods Pro 3 hanya sekitar 50 dolar AS. Selisih itu dinilai tidak terlalu besar bagi sebagian konsumen yang menginginkan fitur lebih lengkap, seperti kontrol sentuh di tangkai dan casing pengisian daya nirkabel.
Bagi yang ingin mengontrol musik lewat sentuhan di tangkai dan menggunakan wireless charging case, varian AirPods 5 dengan harga 149 dolar AS menjadi pilihan. Sementara itu, varian dasar 129 dolar AS tetap menawarkan ANC dan menjadi opsi paling ekonomis di jajaran AirPods generasi terbaru.
Jadwal Kedatangan di Indonesia
Kabar mengenai AirPods 5 juga mencuat di pasar Indonesia. Seorang penggemar Apple, Bagus Hernawan, membagikan bocoran bahwa sejumlah perangkat baru Apple akan mulai dijual di Tanah Air pada 16 Oktober 2026. Perangkat yang disebut dalam bocoran tersebut meliputi iPhone 18 Pro, iPhone 18 Pro Max, Apple Watch Series 12, Apple Watch Ultra 4, hingga AirPods 5.
Deretan perangkat itu baru saja diperkenalkan Apple dalam acara Apple Event yang berlangsung Kamis dini hari WIB, 10 September 2026. Apple sendiri telah memastikan bahwa iPhone 18 Pro Series, iPhone Duo, AirPods 5, Watch Series 12, dan Watch Ultra 4 akan hadir di Indonesia. Meski demikian, hingga berita ini ditulis, Apple belum mengumumkan secara resmi tanggal penjualan perangkat-perangkat tersebut di Indonesia.
Karena itu, tanggal 16 Oktober 2026 masih perlu diperlakukan sebagai bocoran, bukan kepastian. Informasi resmi dari Apple maupun distributor resmi di Indonesia masih ditunggu untuk memastikan jadwal peluncuran yang sebenarnya.
Regulasi dan Syarat Pemasaran
Sebelum bisa dipasarkan di Indonesia, perangkat seperti iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max harus melewati sejumlah persyaratan regulasi. Salah satunya adalah pemenuhan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) serta sertifikasi perangkat telekomunikasi dari Kementerian Komunikasi dan Digital, yang selama ini kerap disebut sertifikasi Postel.
Untuk perangkat telepon seluler berbasis 4G atau 5G, regulasi mewajibkan pemenuhan TKDN paling rendah 35 persen. Dokumen pemenuhan TKDN tersebut juga menjadi salah satu syarat dalam proses sertifikasi perangkat telekomunikasi. Sertifikasi ini penting untuk memastikan perangkat yang beredar memenuhi standar teknis telekomunikasi yang berlaku di Indonesia.
Oleh sebab itu, kemunculan sertifikat TKDN dan sertifikat perangkat Komdigi biasanya menjadi salah satu petunjuk bahwa sebuah perangkat semakin dekat dengan jadwal pemasaran resminya di Tanah Air. Hingga kini, belum ada keterangan resmi mengenai status sertifikasi AirPods 5 dan perangkat lain yang disebut dalam bocoran tersebut.
Strategi Harga Apple di Pasar Global
Peluncuran AirPods 5 turut menyoroti strategi harga Apple secara lebih luas. Di India, misalnya, harga iPhone 18 Pro dan iPhone Duo menjadi sorotan karena dinilai jauh lebih mahal dibandingkan pasar lain seperti Amerika Serikat dan Uni Emirat Arab. Sejumlah analis menilai kenaikan itu dipengaruhi oleh biaya komponen, pelemahan mata uang, serta struktur pajak setempat.
Prabhu Ram, VP-Industry Research Group di CyberMedia Research (CMR), menyebut fenomena kenaikan harga memori atau yang disebutnya “RAMageddon” turut menekan industri smartphone secara keseluruhan. Ia menilai kenaikan sekitar 20-22 persen pada model Pro lebih tajam dibanding generasi sebelumnya dan merupakan sebagian dari pengalihan biaya memori serta proses produksi, bukan sepenuhnya ditanggung Apple.
Sementara itu, Tarun Pathak, Research Director di Counterpoint Research, menyoroti kenaikan biaya DRAM dan NAND, depresiasi mata uang, serta struktur pajak India. Ia juga menilai Apple kemungkinan membangun ruang fiskal dalam harga saat ini untuk melindungi diri dari tekanan biaya dan kurs di masa depan.
Analis industri teknologi dari IDC, Navkendra Singh, menilai kenaikan harga Apple bukan semata soal komponen dan mata uang, melainkan bagian dari strategi positioning. Menurutnya, Apple ingin mengkalibrasi ulang posisinya di pasar, dengan pesan bahwa produk terbaru dan paling premium memang ditujukan bagi konsumen tertentu.
Yang Perlu Dicermati
Bagi konsumen di Indonesia, kehadiran AirPods 5 menambah pilihan di segmen earbuds premium. Fitur ANC di varian dasar menjadi nilai jual utama, sementara opsi trade-in di pasar internasional menunjukkan bahwa harga jual bisa ditekan melalui skema tukar tambah. Namun, besaran potongan dan ketersediaan program tersebut di Indonesia masih menunggu kebijakan distributor resmi.
Yang juga perlu diperhatikan adalah dinamika harga di lini AirPods secara keseluruhan. Dengan AirPods Pro 3 yang tengah didiskon, calon pembeli disarankan membandingkan fitur dan selisih harga sebelum memutuskan. Sementara itu, jadwal resmi pemasaran AirPods 5 di Indonesia, termasuk pemenuhan regulasi TKDN dan sertifikasi perangkat, masih menjadi faktor penentu yang perlu ditunggu perkembangannya.
