Cakrawala News – 21 September 2026 | Duel indonesia vs singapura akan tersaji pada matchday pembuka Grup A Premier Division FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Jumat, 25 September 2026 pukul 20.00 WIB. Laga ini menjadi momen penting bagi Timnas Indonesia untuk membalas hasil imbang melawan Singapura yang membuat langkah Skuad Garuda terhenti di fase grup Piala AFF 2026.
FIFA ASEAN Cup 2026 digelar pada 24 September hingga 5 Oktober 2026, dengan Indonesia ditunjuk sebagai tuan rumah Premier Division. PSSI menyiapkan dua venue, yakni SUGBK di Jakarta dan Stadion si Jalak Harupat di Bandung, Jawa Barat. Jadwal turnamen tersebut telah resmi dirilis FIFA, dan pertemuan Indonesia vs Singapura menjadi laga pembuka yang paling dinanti.
Balas Dendam atas Kegagalan di Piala AFF 2026
Pertemuan ini memiliki arti khusus bagi Timnas Indonesia. Singapura menjadi tim yang membuat Skuad Garuda tersingkir di fase grup Piala AFF 2026 setelah kedua tim bermain imbang. Hasil itu membuat duel indonesia vs singapura di FIFA ASEAN Cup 2026 kian menarik, karena Indonesia kini memiliki kesempatan memberikan respons di hadapan pendukung sendiri.
Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, telah memanggil 24 pemain untuk mengarungi turnamen ini. Nama terakhir yang dipanggil adalah fullback kiri Persija Jakarta, Shayne Pattynama. Sempat beredar kabar bahwa Shayne diproyeksikan menggantikan Dony Tri Pamungkas yang masih mengalami cedera, namun informasi terbaru menyebut pemanggilan Shayne bukan untuk menggantikan posisi tersebut.
Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, dipastikan absen karena cedera. Meski kehilangan Jay Idzes, Herdman memiliki opsi lain di lini belakang, seperti Elkan Baggott atau Kevin Diks. Herdman diprediksi akan mengandalkan formasi 3-4-2-1 melawan Singapura, mengingat banyaknya pemain Indonesia yang berkarier di Eropa.
Komposisi Pemain dan Peluang Skuad Garuda
Timnas Indonesia mengandalkan 12 pemain abroad untuk FIFA ASEAN Cup 2026. Kondisi ini berbeda dengan Timnas Singapura yang dijuluki The Lions, yang hanya menggunakan dua pemain abroad. Berhubung tampil dengan kekuatan penuh, peluang Timnas Indonesia menang atas Singapura dinilai terbuka lebar.
Pada laga pembuka ini, Indonesia bertekad memanfaatkan dukungan suporter di SUGBK. Laga indonesia vs singapura dijadwalkan kick off pukul 20.00 WIB dan menjadi salah satu pertandingan yang paling dinanti pada pekan pertama turnamen.
Kasus Dolar Singapura Palsu yang Menyeret Nama Pengusaha RI
Di luar agenda sepak bola, nama Singapura juga mencuat dalam perkara hukum yang melibatkan seorang pengusaha asal Indonesia bernama Steven. Ia tengah menjalani pemeriksaan di Singapura terkait dugaan penggunaan uang palsu pecahan Sin$10 ribu di kasino Resorts World Sentosa (RWS).
Menurut laporan Straits Times, Steven diduga menggunakan 34 lembar uang kertas palsu senilai Sin$10 ribu selama tiga kunjungan ke kasino pada Juni. Dalam kunjungan itu, uang palsu dolar Singapura sempat ditukar dengan chip kasino sebelum terdeteksi sebagai uang palsu. Sebelum ke kasino, Steven sempat mencoba menukarkan uang tersebut ke bank, namun transaksi itu ditolak. Saat berkunjung ke RWS, ia diperkenalkan kepada seorang petugas VIP yang menyarankan agar uang kertas tersebut ditukarkan di kasino.
Kronologi dan Pihak yang Dilaporkan
Kasus ini berawal dari laporan seorang warga berinisial DM, yang merupakan istri Steven, ke Polda Metro Jaya pada 3 Juli 2026. Laporan itu kemudian dilimpahkan ke Polres Tangerang Selatan. Dalam laporannya, DM menyebut sejumlah pihak berinisial HJ, EAK, dan AN. Polres Tangerang Selatan diketahui juga tengah menyelidiki kasus dugaan pemalsuan dolar Singapura tersebut.
Tim kuasa hukum AN dan EAK selaku terlapor membuka suara terkait kasus dugaan pemalsuan dolar Singapura senilai Sin$340.000 atau sekitar Rp4,7 miliar. Kuasa hukum AN dan EAK, Saleh Balfas, mengatakan berdasarkan keterangan kliennya, rangkaian peristiwa ini bermula dari uang dolar Singapura pecahan Sin$10.000 terbitan tahun 1973 sebanyak 34 lembar yang disebut milik HJ.
Uang itu kemudian diinfokan kepada AN dan disebut sebagai uang lama. HJ juga menyebut bahwa uang tersebut merupakan peninggalan almarhum orang tuanya. Menurut Saleh, HJ menawarkan kepada AN untuk mencari jalur agar uang tersebut bisa ditukar menjadi pecahan SGD yang lebih kecil, dengan kesepakatan sejumlah angka yang akan diberikan kepada HJ jika AN berhasil menukarkannya.
AN lalu mencoba membawa satu lembar Sin$10.000 untuk diuji coba dengan menitipkan uang sejumlah Rp70 juta kepada HJ sebagai deposit. Awalnya AN meminta EAK membantu menukarkan uang tersebut melalui beberapa rekanan di perbankan, namun tidak berhasil karena uang pecahan Sin$10.000 terbitan tahun 1973 sudah tidak lagi beredar di Indonesia. Informasi kemudian menyebut uang itu bisa ditukarkan, tetapi harus dilakukan langsung di negara asalnya, Singapura. AN lantas diperkenalkan oleh rekannya yang berinisial R kepada Steven sebagai orang yang dapat membawa serta menukarkan uang tersebut ke Singapura.
Yang Perlu Diperhatikan Selanjutnya
Dua perkembangan yang sama-sama menyangkut Indonesia dan Singapura ini masih berjalan. Di lapangan, laga indonesia vs singapura pada 25 September 2026 akan menjadi ujian awal bagi skuad asuhan John Herdman sekaligus kesempatan membalas hasil imbang di Piala AFF 2026. Dukungan penuh di SUGBK diperkirakan menjadi faktor tambahan bagi Skuad Garuda.
Sementara itu, proses hukum kasus dugaan pemalsuan dolar Singapura masih bergulir di Singapura dan Polres Tangerang Selatan. Pihak-pihak yang dilaporkan maupun yang melaporkan belum dinyatakan bersalah, dan penyelidikan masih berlangsung untuk memastikan asal-usul serta peran masing-masing pihak dalam perkara tersebut.
