Persib dan Borneo FC Dongkrak Poin Koefisien Indonesia, Tembus Lima Besar Asia

Persib dan Borneo FC Dongkrak Poin Koefisien Indonesia, Tembus Lima Besar Asia
Persib dan Borneo FC Dongkrak Poin Koefisien Indonesia, Tembus Lima Besar Asia

Cakrawala News – 08 November 2026 | Penampilan impresif Persib dan Borneo FC dongkrak poin koefisien Indonesia di Asia pada kompetisi antarklub musim 2026/2027. Kontribusi kedua klub membuat Indonesia menembus posisi lima besar perolehan poin musiman Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC), bahkan mengungguli sejumlah negara dengan tradisi sepak bola kuat seperti Korea Selatan, Australia, China, dan Malaysia.

Berdasarkan data Men’s Club Competitions MA Points (Single Season) yang dirilis AFC per 23 Oktober 2026, Indonesia mengoleksi 5.675 poin dan menempati peringkat kelima Asia. Capaian itu menempatkan Indonesia di atas Iran di urutan keenam, Malaysia di peringkat kedelapan, Australia di posisi kesembilan, serta Korea Selatan yang berada di peringkat ke-13 dengan 4.283 poin.

Posisi tersebut terus membaik seiring berjalannya pertandingan. Data per 5 November 2026 dari FootyRankings menunjukkan Indonesia sudah menempati peringkat keempat Asia dengan koleksi 8.500 poin, melampaui China, Korea Selatan, dan Thailand. Perolehan ini menjadikan Indonesia salah satu kekuatan baru dalam persaingan koefisien antarklub di kawasan Asia Tenggara.

Kiprah Persib di ACL Two

Persib Bandung menjadi penyumbang poin terbesar. Klub berjuluk Maung Bandung itu memastikan tiket ke babak 16 besar AFC Champions League Two (ACL Two) 2026/2027 setelah mengalahkan wakil Australia, Melbourne Victory, dengan skor 2-1 pada Rabu (4/11/2026). Bermain di kandang lawan, Persib sempat tertinggal sebelum Luka Menalo menyamakan kedudukan pada menit ke-85 dan Balsa Sekulic memastikan kemenangan pada menit terakhir pertandingan.

Kemenangan tersebut membuat Persib memuncaki klasemen sementara Grup E dengan koleksi 12 poin dari empat pertandingan, meski masih menyisakan dua laga fase grup. Sebelumnya, Persib juga mencatatkan hasil positif saat melibas FC Seoul dan Cong Viettel di kompetisi yang sama.

Menurut data FootyRankings per Kamis (5/11/2026), kontribusi poin Persib mencapai 10.000 poin. Angka itu menjadi sumbangan terbesar bagi koefisien Super League Indonesia yang bertengger di peringkat ke-16 Asia dengan total 32.309 poin, menyalip posisi Liga Kamboja.

Borneo FC Sapu Bersih Fase Grup

Tak kalah gemilang, Borneo FC memastikan tempat di perempat final AFC Challenge League 2026/2027 sebagai juara Grup D. Klub berjuluk Pesut Etam itu menyapu bersih fase grup dengan enam poin dari dua pertandingan setelah mengalahkan Yangon United 2-0 dan Tainan City 3-1.

Borneo FC menyumbang 6.600 poin bagi koefisien Indonesia berkat dua kemenangan tersebut. Kombinasi performa kedua klub inilah yang menjadi faktor penting di balik lonjakan posisi Indonesia dalam perhitungan poin AFC musim berjalan.

Apresiasi dari Liga Domestik

Direktur Utama I.League Ferry Paulus mengapresiasi keberhasilan Persib dan Borneo FC yang menembus fase gugur kompetisi antarklub Asia. Ia menilai pencapaian kedua wakil BRI Super League tersebut menjadi kebanggaan bagi sepak bola Indonesia.

“Bukan hanya Persib loh, ada satu lagi Borneo yang juga lolos ke kualifikasi berikutnya. Lolos dari group stage,” kata Ferry seusai final Cendrawasih Karsa Media Cup 2026 di Stadion ASIOP, Jakarta, Kamis (5/11).

Ferry menyatakan hasil positif kedua klub turut meningkatkan poin koefisien Indonesia dalam persaingan antarklub Asia. Menurut dia, peningkatan koefisien dapat membuka peluang bagi Indonesia memperoleh tambahan kuota peserta pada kompetisi antarklub Asia musim mendatang.

“Setiap menang dapat tambahan poin dan kami punya keyakinan meskipun tergantung dari klub Vietnam dan klub Singapura. Kalau mereka tersandung rasanya kita bisa melewati mereka,” ujar Ferry.

Peluang Menyalip Singapura dan Vietnam

Dalam akumulasi koefisien beberapa musim terakhir, Indonesia masih berada di peringkat ke-16 dengan koleksi 29.484 poin. Namun, tren positif musim ini membuka peluang bagi Indonesia untuk memperbaiki posisi secara keseluruhan.

Di atas Indonesia, Liga Singapura menduduki peringkat ke-15 dengan 37.088 poin, disusul Liga Vietnam di urutan ke-14 dengan koleksi 37.241 poin. Selisih tersebut dinilai masih mungkin dikejar mengingat perjalanan Persib dan Borneo FC di kancah Asia masih panjang.

Berdasarkan regulasi AFC, peringkat kompetisi antarklub setiap asosiasi anggota menjadi salah satu dasar penentuan alokasi tempat pada kompetisi Asia musim berikutnya. Perhitungan koefisien ini nantinya diakumulasi secara total pada akhir musim turnamen AFC yang sedang berjalan, dan hasilnya bakal menjadi penentu jatah slot klub Indonesia pada musim 2028/2029.

Sebagai gambaran, untuk musim 2027/2028, Indonesia dipastikan mengirimkan dua wakil di ACL Two. Juara Super League musim ini akan langsung mengamankan jatah lolos otomatis ke fase grup, sementara posisi runner-up harus melewati babak play-off.

Dengan performa yang ditunjukkan Persib dan Borneo FC, harapan Indonesia untuk terus mendongkrak poin koefisien di Asia terbuka lebar. Kedua klub kini memegang peran penting dalam upaya memperbaiki posisi sepak bola nasional di antara negara-negara Asia, sekaligus membuka jalan menuju kompetisi antarklub level tertinggi.

Exit mobile version