Cakrawala News – 11 September 2026 | Jelang Persija vs Persib, Shin Tae-yong titip pesan penting untuk Jakmania di GBK. Pelatih Persija Jakarta itu meminta suporter tetap memberikan dukungan keras dan positif, bahkan jika hasil laga kontra Persib Bandung nanti tidak sesuai harapan. Pesan tersebut disampaikan menjelang duel pekan kedua Super League 2026/2027 yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Sabtu (12/9/2026), kickoff pukul 15.30 WIB.
Laga ini bukan pertandingan biasa. Rivalitas panjang Persija dan Persib membuat atmosfer SUGBK diprediksi panas. Lebih dari itu, pertandingan ini menjadi penampilan perdana Persija di hadapan pendukungnya sendiri pada musim 2026/2027, sekaligus kali pertama duel kedua tim digelar di Jakarta setelah tujuh tahun terakhir selalu berlangsung di luar Jakarta.
Pesan Shin Tae-yong untuk Jakmania
Shin Tae-yong mengaku ingin Jakmania menikmati pertandingan sekaligus menjaga dukungan tetap dalam koridor positif. Menurutnya, loyalitas suporter justru paling dibutuhkan saat tim berada dalam situasi sulit. Ia pun mengingatkan agar tidak ada hal negatif yang terjadi bila hasil laga kontra Persib tak sesuai harapan.
“Seandainya hasilnya tidak sesuai harapan, saya berharap Jakmania tetap memberikan dukungan yang keras atas dasar cinta kepada Persija, dukungan yang bisa menciptakan motivasi bagi kami ke depannya,” kata Shin Tae-yong, dikutip dari laman resmi iLeague, Jumat (11/9/2026).
Harapan pelatih asal Korea Selatan itu sejalan dengan besarnya arti kehadiran Jakmania bagi Persija. Bek asal Bosnia Herzegovina, Kerim Memija, bahkan menganggap energi dari tribun sebagai salah satu kekuatan penting yang bisa menjaga semangat pemain selama 90 menit.
Memija berharap Jakmania memberikan dukungan dengan cara yang mereka bisa, mulai dari bernyanyi hingga terus menyemangati pemain di lapangan. Ia pun ingin dukungan tersebut berujung pada momen perayaan bersama setelah pertandingan.
“Cukup bantu kami dengan cara apapun yang mereka bisa. Mereka bisa bernyanyi untuk kami, bersorak untuk kami, menjadi pemain ke-12 kami, dan semoga kami bisa merayakannya bersama setelah pertandingan,” tutur Memija.
Bagi Memija, bermain di kandang sendiri memberi Persija keuntungan tersendiri. Ia percaya gemuruh SUGBK dan dukungan penuh Jakmania dapat menjadi tambahan energi bagi tim untuk menghadapi Persib.
Kembalinya Shin Tae-yong ke SUGBK
Duel ini juga menandai kembalinya Shin Tae-yong ke bangku cadangan SUGBK setelah 670 hari. Terakhir kali pelatih berusia 55 tahun itu memimpin tim di stadion berkapasitas 78 ribu penonton tersebut adalah saat Timnas Indonesia mengalahkan Arab Saudi 2-0 pada 19 November 2024, dalam laga babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026. Dua gol kemenangan Skuad Garuda kala itu diborong Marselino Ferdinan.
Shin Tae-yong pisah jalan dengan Timnas Indonesia pada Januari 2025. Ia sempat menangani Ulsan HD sebelum akhirnya berlabuh ke Persija. Selama periode 2021-2024 bersama skuad Garuda, Shin tercatat 10 kali membawa Timnas Indonesia bertanding di GBK dengan rapor empat kemenangan, tiga imbang, dan tiga kekalahan. Tiga kekalahan itu terjadi saat menghadapi Argentina, Jepang, dan Irak.
Kini tantangannya berbeda. Ia tidak lagi memimpin Timnas Indonesia, melainkan harus membawa Persija melewati rivalitas dengan Persib. Catatan pertemuan kedua tim pun tidak berpihak kepada Macan Kemayoran. Dalam 10 pertandingan terakhir, Persija hanya menang sekali atas Persib, imbang dua kali, dan kalah tujuh kali.
Modal dan Kesiapan Kedua Tim
Persija datang dengan modal kemenangan 1-0 atas Borneo FC pada laga perdana. Namun, Shin Tae-yong menilai masih ada pekerjaan rumah yang harus diselesaikan, terutama soal kesalahan passing. Persija mulai kembali berlatih di Persija Training Ground pada Selasa (8/9), dengan sesi pertama difokuskan untuk memulihkan kondisi fisik pemain setelah perjalanan panjang dari Samarinda.
Rombongan Persija harus menggunakan bus dari Samarinda menuju Balikpapan, lalu melanjutkan penerbangan ke Yogyakarta, dan kembali meneruskan perjalanan dengan bus menuju Jakarta. Karena itu, pemulihan menjadi perhatian utama sebelum tim meningkatkan intensitas latihan.
“Hari Selasa (8/9) ini adalah hari pertama kami berkumpul. Jadi, mulai hari ini kami fokus mengatur kondisi fisik. Pastinya, kami harus mempersiapkan diri dengan sangat baik untuk melawan Persib,” ujar Shin Tae-yong.
Di kubu Persib, pelatih Igor Tolic memilih tidak terlalu sibuk memikirkan kekuatan lawan. Pelatih asal Kroasia itu lebih memusatkan perhatian pada kondisi para pemainnya, terutama kesiapan skuad setelah menjalani masa pemulihan. Ia ingin memastikan pemain yang diturunkan berada dalam kondisi terbaik.
“Saya rasa saya lebih fokus pada tim kita sendiri tentang siapa yang bakal sehat. Persija punya tim yang sangat bagus, tapi kita juga bagus. Peluangnya bakal 50-50,” kata Tolic.
Persib mempunyai modal bagus dengan mengalahkan PSM Makassar 3-1 pada pekan pertama. Maung Bandung juga mengalahkan Persija asuhan Shin Tae-yong di Piala Presiden 2026 dengan skor 2-1 di babak semifinal.
Dengan segala konteks tersebut, laga di SUGBK tidak hanya soal tiga poin. Pertandingan ini menjadi ujian bagi Shin Tae-yong untuk membuktikan adaptasinya bersama Persija, sekaligus momen bagi Jakmania menunjukkan wajah dukungan yang diharapkan pelatihnya. Hasil akhir memang belum bisa dipastikan, tetapi cara suporter menyikapinya akan ikut menentukan atmosfer yang tercipta sepanjang musim.










