Kashiwa Reysol Hancurkan Port FC 5-1, Tiga Klub Thailand Terpuruk di ACL Elite

Kashiwa Reysol Hancurkan Port FC 5-1, Tiga Klub Thailand Terpuruk di ACL Elite
Kashiwa Reysol Hancurkan Port FC 5-1, Tiga Klub Thailand Terpuruk di ACL Elite

Cakrawala News – 16 Oktober 2026 | Duel kashiwa reysol vs thai port berakhir dengan kemenangan telak tuan rumah pada matchday kedua AFC Champions League Elite 2026/2027. Kashiwa Reysol membantai Port FC dari Thailand dengan skor 5-1 di Jepang, Rabu, dalam laga yang praktis sudah diputuskan pada 30 menit pertama pertandingan.

Pelatih kepala Kashiwa Reysol, Ricardo Rodriguez, menilai start gemilang timnya sebagai kunci kemenangan tersebut. Lima gol yang bersarang ke gawang Port FC tercipta hanya dalam kurun 28 menit pertama, sebuah rentetan yang membuat wakil Thailand itu nyaris kehilangan peluang bersaing dalam perebutan poin.

Lima Gol dalam Setengah Jam

Bencana bagi Port FC dimulai sejak awal laga. Pada menit ke-10, Yuki Kakita memanfaatkan bola yang tidak dapat ditangkap dengan sempurna oleh kiper Michael Falkesgaard setelah tembakan Kubo, dan mengubah kedudukan menjadi 2-0.

Hanya tiga menit berselang, jarak kedua tim melebar. Chaiyaphon Otton melakukan pelanggaran terhadap Hinata Yamauchi di dalam kotak penalti, dan wasit menunjuk titik putih. Riki Harakawa menuntaskan penalti dengan tenang, membawa Kashiwa Reysol unggul 3-0 saat pertandingan baru berjalan 15 menit.

Lini pertahanan Port FC terus menunjukkan celah. Pada menit ke-26, tembakan Koya Yuruki mengenai kaki Noburu Shimura, berubah arah, dan melewati kepala kiper Port FC untuk membuat skor menjadi 4-0.

Dua menit kemudian, Hinata Yamauchi menambah penderitaan tim tamu lewat penyelesaian akurat memanfaatkan umpan Nobuteru Nakagawa. Skor 5-0 tercipta ketika laga belum genap berjalan setengah jam, menegaskan Port FC kehilangan kendali menghadapi tekanan lawan dari Jepang.

Port FC Hanya Mampu Memperkecil Kekalahan

Memasuki babak kedua, Port FC berupaya mencari gol untuk memperkecil kekalahan. Pada menit ke-52, kiper Kengo Nagai berhasil menepis tembakan Teerasak Poeiphimai dan menjaga keunggulan Kashiwa Reysol.

Gol hiburan Port FC baru lahir pada menit ke-64. Manuel Bihr menyundul bola melewati jangkauan Nagai setelah situasi sepak pojok, dan gol tersebut disahkan wasit setelah meninjau VAR.

Port FC terus menaikkan garis pertahanan dan menciptakan peluang tambahan, tetapi tembakan Ruan Ribeiro pada menit ke-70 gagal menaklukkan Nagai. Hingga laga usai, skor tetap 5-1 untuk Kashiwa Reysol.

Hasil ini menjadi kemenangan pertama Kashiwa Reysol di kompetisi tingkat benua, sekaligus kekalahan kedua Port FC yang sekaligus membuka sejumlah kelemahan di sektor pertahanan mereka.

Tiga Wakil Thailand Pulang Tanpa Poin Penuh

Kekalahan Port FC melengkapi pekan buruk sepak bola Thailand di AFC Champions League Elite. Pada matchday kedua, tiga klub Thailand yang berlaga di kompetisi itu sama-sama menelan kekalahan.

Buriram United kalah 0-1 dari Beijing Guoan setelah sundulan Fabio Abreu pada menit ke-79. Sementara Ratchaburi juga tumbang dengan skor identik 0-1 melawan Kyoto Sanga dari Jepang.

Dengan demikian, tiga wakil Thailand baru mengumpulkan satu poin dan sudah menelan lima kekalahan di AFC Champions League Elite musim ini. Ketiganya berada di luar sepuluh besar klasemen, dan Port FC bahkan terpuruk di peringkat 15, di bawah Cong An Ha Noi FC.

Perbandingan dengan musim lalu menjadi sorotan. Pada edisi sebelumnya, Thailand hanya diwakili Buriram di fase liga dan tim itu mampu melaju hingga perempat final. Musim ini, dengan tiga wakil di kompetisi yang sama, capaian klub-klub Thailand justru menunjukkan tren penurunan.

Masih tersisa enam pertandingan bagi wakil-wakil Thailand untuk memperbaiki posisi. Namun, dengan rentetan hasil buruk pada dua matchday pertama, sejumlah pendukung di Thailand mulai pesimistis terhadap peluang klub-klub mereka melaju ke babak gugur.

Peta Persaingan Zona Timur

Di sisi lain, hasil kashiwa reysol vs thai port menempatkan Kashiwa Reysol pada jalur yang lebih baik dalam perburuan tiket ke fase gugur. Format kompetisi musim ini menempatkan 16 tim di fase liga wilayah timur, dengan delapan finisher teratas berhak lolos ke babak knockout.

Dari kawasan ASEAN, Johor Darul Ta’zim FC menjaga start tanpa kekalahan. Marcos Guilherme mencetak dua gol saat JDT mengalahkan mantan juara Asia, Pohang Steelers, 2-0 di Korea Selatan, dengan gol pada menit ke-49 dan ke-89. Tim asuhan Xisco Munoz itu menempati peringkat keenam dengan empat poin.

Hasil berbeda dialami wakil ASEAN lainnya. Buriram United yang berstatus juara bertahan ASEAN Club Championship Shopee Cup harus mengakui keunggulan Beijing Guoan, sementara Ratchaburi takluk dari Kyoto Sanga, dan Cong An Ha Noi FC kalah 0-1 di kandang dari Kashima Antlers sehingga belum mengoleksi poin setelah dua laga.

Di AFC Champions League Two, Persib Bandung memuncaki Grup E dengan enam poin dari dua pertandingan setelah penalti Mariano Peralta pada menit ke-45 membawa mereka menang 1-0 atas The Cong-Viettel FC. Lion City Sailors juga meraih kemenangan 1-0 atas Tai Po FC lewat gol Matthias Phaeton pada menit ke-48.

Hasil-hasil tersebut menggambarkan betapa ketatnya persaingan di kompetisi antarklub Asia musim ini. Bagi Port FC, laga melawan Kashiwa Reysol menjadi pukulan telak yang memaksa mereka segera membenahi pertahanan jika ingin menjaga asa lolos dari fase liga.

Yang perlu dicermati berikutnya adalah respons ketiga klub Thailand pada matchday ketiga. Dengan hanya satu poin dari dua laga, Buriram, Ratchaburi, dan Port FC berada dalam tekanan besar untuk meraih kemenangan demi menghindari risiko tersingkir lebih cepat dari persaingan menuju babak gugur.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *