Daerah  

Kronologi Siswi Wakil Ketua OSIS Keracunan MBG di Karo, Kini Hilang Ingatan Padahal Dulunya Juara Kelas

Kronologi Siswi Wakil Ketua OSIS Keracunan MBG di Karo, Kini Hilang Ingatan Padahal Dulunya Juara Kelas
Kronologi Siswi Wakil Ketua OSIS Keracunan MBG di Karo, Kini Hilang Ingatan Padahal Dulunya Juara Kelas

Cakrawala News – 08 September 2026 | Kronologi siswi wakil ketua OSIS keracunan MBG, kini hilang ingatan padahal dulunya juara kelas, menjadi sorotan setelah Febiona Purba (16), siswi asal Kabupaten Karo, Sumatera Utara, harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit selama lebih dari tiga minggu. Febiona diduga mengalami keracunan setelah menyantap Makan Bergizi Gratis (MBG), dan kondisinya kini semakin memprihatinkan karena ia mengalami gangguan ingatan.

Pada Senin (7/9/2026) pagi, Febiona kembali dibawa ke RSUP Adam Malik setelah sebelumnya dirawat di Rumah Sakit Berastagi. Ia datang bersama ibunya, Elvinus Lusiana Sitanggang (49), sejumlah kerabat, serta pendamping dari Badan Gizi Nasional (BGN) Karo dan Medan. Setibanya di rumah sakit, Febiona yang menggunakan kursi roda langsung dibawa ke ruang pemeriksaan untuk menjalani serangkaian tes oleh dokter spesialis gastroenterologi anak, neurologi anak, serta psikiatri.

Menurut Elvinus, kondisi anaknya sempat memburuk dengan gejala kejang, kesulitan berbicara, dan kini diduga mengalami gangguan ingatan. “Lidahnya agak masuk ke dalam, jadi sampai berbicara pun dia agak kesulitan,” kata Elvinus saat ditemui di depan RSUP Adam Malik.

Febiona, yang dikenal sebagai siswi berprestasi dan pernah menjadi juara kelas, kini harus berjuang melawan dampak yang diduga berasal dari makanan yang ia konsumsi. Peristiwa ini menjadi perhatian publik, terutama karena Febiona juga menjabat sebagai wakil ketua OSIS di sekolahnya.

Kronologi kejadian bermula ketika Febiona menyantap MBG yang disediakan oleh sekolah. Beberapa saat kemudian, ia mengalami gejala keracunan seperti mual, muntah, dan kejang. Ia segera dilarikan ke Rumah Sakit Berastagi untuk mendapatkan perawatan. Namun, karena kondisinya tidak kunjung membaik, ia kemudian dirujuk ke RSUP Adam Malik.

Selama dirawat, Febiona menjalani berbagai pemeriksaan medis. Hasilnya, dokter menemukan adanya gangguan pada sistem saraf yang menyebabkan kejang dan kesulitan berbicara. Yang lebih mengkhawatirkan, ia mulai kehilangan ingatan, sehingga tidak lagi mengenali orang-orang di sekitarnya secara utuh.

Pihak keluarga berharap agar Febiona segera pulih. Mereka juga meminta agar pihak terkait, termasuk BGN, melakukan investigasi menyeluruh terkait dugaan keracunan MBG ini. “Kami berharap ada kejelasan dan tanggung jawab dari pihak terkait,” ujar Elvinus.

Sementara itu, BGN Karo dan Medan telah memberikan pendampingan selama proses perawatan Febiona. Namun, hingga saat ini belum ada pernyataan resmi dari BGN mengenai penyebab pasti keracunan tersebut.

Peristiwa ini menambah daftar panjang kasus dugaan keracunan makanan yang terjadi di lingkungan sekolah. Sebelumnya, beberapa kasus serupa juga pernah terjadi di daerah lain, namun kasus Febiona menjadi perhatian karena dampaknya yang serius hingga menyebabkan gangguan ingatan.

Febiona kini masih menjalani perawatan lanjutan di rumahnya setelah mendapatkan obat dari RSUP Adam Malik. Kondisinya berangsur membaik, namun masih membutuhkan waktu untuk pulih sepenuhnya. Keluarganya berharap agar Febiona bisa kembali beraktivitas seperti sedia kala, mengingat ia adalah siswi yang berprestasi dan aktif di organisasi sekolah.

Kronologi siswi wakil ketua OSIS keracunan MBG, kini hilang ingatan padahal dulunya juara kelas, menjadi pengingat pentingnya pengawasan terhadap keamanan pangan, terutama untuk program MBG yang menyasar anak sekolah. Diharapkan pihak berwenang segera mengusut tuntas kasus ini dan memberikan kejelasan kepada publik.

Exit mobile version