Cakrawala News – 08 September 2026 | Lazio meraih kemenangan dramatis 2-1 saat bertandang ke markas Udinese di Bluenergy Stadium pada Selasa (8/9/2026) dini hari WIB. Tertinggal lebih dulu, Lazio berhasil membalikkan keadaan lewat gol Davide Frattesi dan Albert Gudmundsson. Hasil ini membuat Lazio naik ke posisi tiga klasemen Serie A dengan sembilan poin, sama dengan Inter Milan dan AS Roma di puncak.
Pertandingan berjalan sengit sejak babak pertama. Kedua tim saling menciptakan peluang dalam laga yang cukup berimbang. Kiper Udinese, Maduka Okoye, melakukan penyelamatan gemilang untuk menggagalkan tendangan bebas Mattia Zaccagni. Sebaliknya, kiper Lazio, Christos Mandas, harus bekerja keras mengamankan gawangnya dari ancaman Keinan Davis dan Hassane Kamara.
Jalannya Pertandingan
Tuan rumah hampir membuka keunggulan cepat pada menit ke-12. Mandas melakukan dua penyelamatan beruntun untuk Lazio, menggagalkan peluang Keinan Davis dan bola muntah yang disambar Hassane Kamara. Kesempatan pertama tim tamu hadir di pertengahan babak pertama setelah Zaccagni memanfaatkan blunder Mergim Vojvoda, tetapi Lennon Miller sigap menyapu bola sebelum melintasi garis gawang.
Mandas kembali tampil krusial tak lama berselang dengan mematahkan upaya Kamara yang berambisi mencetak gol di tiga laga awal Serie A beruntun. Ketangguhan Mandas akhirnya berakhir empat menit usai turun minum. Jesper Karlstrom memperdayainya lewat tendangan akurat setelah lebih dulu ada aksi dari Davis.
Lazio langsung merespons dan meningkatkan tekanan. Dua peluang hadir melalui Kenneth Taylor serta Zaccagni, namun tembakan mereka masih belum mampu menembus gawang Okoye. Skor kembali imbang pada menit ke-75. Pemain baru David Frattesi menyambar umpan silang Zaccagni menjadi gol untuk mengubah papan skor jadi 1-1.
Zaccagni hampir membuat Lazio berbalik unggul saat tendangan setengah volinya membentur tiang gawang. Namun, dua menit sebelum waktu normal berakhir, Albert Gudmundsson yang baru masuk menggantikan Frattesi sukses mencetak gol sundulan pada debutnya bersama Lazio, memastikan kemenangan 2-1.
Start Sempurna Lazio
Kemenangan ini membuat Lazio menjaga tren sempurna di tiga laga awal Liga Italia Serie A 2026/2027. Sebelumnya, Lazio menang 1-0 atas Genoa dan Bologna dengan gol kemenangan yang juga dicetak oleh Frattesi. Dengan sembilan poin, Lazio kini sejajar dengan Inter Milan dan AS Roma yang juga meraih tiga kemenangan beruntun, hanya kalah selisih gol dari kedua tim tersebut.
Pelatih Lazio, Gennaro Gattuso, memuji mentalitas timnya setelah kemenangan dramatis ini. Ia juga mengakui bahwa timnya masih beradaptasi dengan perubahan yang ia perkenalkan sejak mengambil alih kursi pelatih. “Mentalitas dan keinginan. Kami membongkar semuanya dibandingkan tahun lalu, ketika ada master 4-3-3, dan kami mencoba melakukan sesuatu yang berbeda,” ujar Gattuso kepada Sky Sport. “Anak-anak melakukan hal dengan baik. Apa yang kami coba usulkan tidak mudah, tetapi tim ini hidup.”
Gattuso juga berterima kasih kepada Presiden Claudio Lotito dan direktur olahraga Angelo Fabiani atas kerja mereka di bursa transfer. “Dengan susah payah, kami melakukan bursa transfer yang tidak kami pikir bisa kami lakukan. Saya harus berterima kasih kepada dia dan Fabiani; mereka layak mendapat pujian besar untuk pemain yang datang,” kata Gattuso.
Jadwal Berikutnya
Kemenangan ini menjadi modal berharga bagi Lazio menjelang laga berikutnya melawan AC Milan, klub yang pernah dibela Gattuso selama 12 tahun sebagai pemain. Gattuso mengaku sudah menantikan pertemuan emosional tersebut. “Sebagai anak-anak, saya ingat parade setelah pertandingan Steaua dengan ayah saya. Bagi saya, itu selalu suatu kehormatan dan mimpi yang berlangsung 12 tahun,” ujarnya. “Semua kasih sayang dan kegembiraan tidak bisa dilupakan, tetapi hari ini saya punya pekerjaan lain dan pada hari Minggu saya berharap bisa mengambil poin dari tim yang ada di hati saya.”
Sementara itu, Udinese harus puas bertahan di posisi kesepuluh klasemen dengan empat poin. Kekalahan ini menjadi pukulan bagi tim asuhan pelatih anyar yang baru saja ditinggal beberapa pemain kunci karena cedera.
