Mentalitas Persib Teruji di Kandang Persijap, Igor Tolic Puji Karakter Pemain

Cakrawala News – 24 September 2026 | Mentalitas Persib teruji di kandang Persijap, Igor Tolic singgung karakter pemain setelah Maung Bandung kembali menunjukkan kemampuan comeback pada pekan ketiga BRI Super League 2026/2027. Persib sempat tertinggal lebih dulu sebelum akhirnya menang 2-1 atas tuan rumah Persijap Jepara di Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara, Minggu (20/9/2026) malam. Kemenangan ini menjadi modal penting bagi Persib yang baru saja menelan kekalahan 1-2 dari Persija Jakarta dan harus menempuh perjalanan panjang dari Korea Selatan.

Dalam laga tersebut, Persijap membuka keunggulan lebih dulu lewat gol Pirulo pada menit ke-13 melalui titik penalti. Penalti diberikan setelah bola mengenai tangan Ikhwan Tanamal di kotak terlarang. Pirulo mengeksekusi dengan kencang dan terarah ke sudut atas gawang, membuat tuan rumah unggul 1-0.

Persib tidak butuh waktu lama untuk merespons. Kurang dari sepuluh menit berselang, Tanamal menebus kesalahannya dengan mengirim umpan matang dari sisi kiri kepada Thom Haye di depan gawang. Gol itu mengubah skor menjadi 1-1 pada menit ke-21. Uilliam Barros kemudian menjadi penentu kemenangan Persib lewat golnya pada menit ke-55, sekaligus menutup laga dengan skor 2-1.

Pelatih Persib, Igor Tolic, mengaku bangga atas perjuangan anak asuhnya yang tidak kenal menyerah meski minim istirahat. Ia menyebut timnya bekerja keras dan menampilkan permainan terbaik hingga lawan tidak bisa menang.

“Saya merasa senang setelah saya rasa menempuh perjalanan sekitar 13.000 atau 14.000 kilometer dalam 17 hari terakhir, dan melakoni tiga pertandingan, kami mengakhirinya dengan tiga poin,” kata Igor Tolic.

Pernyataan senada disampaikan Tolic dalam ulasannya seusai laga. Ia menilai Persijap bukan lawan yang mudah, terutama karena bermain di kandang dengan dukungan penuh suporter. Menurutnya, kemenangan ini lahir dari mentalitas dan karakter pemain yang tetap terjaga meski berada dalam tekanan.

“Poin utamanya adalah tiga poin. Seperti yang saya katakan, tim tuan rumah yang bagus, sangat terorganisir, bukan stadion yang mudah untuk didatangi dan menang di sini. Semua pujian untuk para pemain, mereka berjuang sampai akhir,” ujar Tolic.

Dua Comeback dalam Tiga Laga

Kemenangan di Jepara menegaskan tren kebangkitan Persib dari situasi tertinggal. Sebelumnya, pada pekan pertama, Maung Bandung juga sempat tertinggal saat menghadapi PSM Makassar sebelum berbalik menang 3-1. Artinya, Persib telah dua kali melakukan comeback dalam tiga pertandingan awal musim ini.

Pengamat sepak bola Bung Ropan menilai kemampuan Persib bangkit dari situasi sulit patut mendapat perhatian. Menurutnya, skuad asuhan Igor Tolic tidak mudah panik ketika berada dalam posisi tertinggal.

“Faktor mental ini yang berbicara. Mental mereka memang sudah teruji,” kata Bung Ropan dalam ulasannya di kanal YouTube miliknya.

Bagi Persib, kemenangan ini juga memiliki arti penting karena Persijap menjadi salah satu lawan yang sulit mereka taklukkan pada musim sebelumnya. Persib kalah 1-2 saat bertandang ke Jepara pada Agustus 2025, lalu hanya bermain imbang 0-0 ketika menjamu Laskar Kalinyamat di Bandung pada Mei 2026. Kali ini, Persib berhasil mengakhiri catatan tersebut dengan kemenangan.

Jadwal Padat dan Kondisi Fisik Pemain

Kemenangan di Jepara diraih setelah Persib menjalani perjalanan panjang dari Korea Selatan. Sebelumnya, Marc Klok dan rekan-rekan bertanding melawan FC Seoul di ajang AFC Champions League Two pada Rabu (16/9/2026). Setelah laga tersebut, mereka tidak langsung kembali ke Bandung, melainkan menjalani persiapan di Semarang sebelum bertolak ke Jepara.

Igor Tolic mengakui timnya memiliki waktu persiapan yang minim karena hanya menjalani dua sesi latihan di Semarang. Kondisi itu membuat kemenangan di Jepara menjadi semakin penting. Meski demikian, pelatih asal Kroasia tersebut juga mengungkap masalah yang mulai terlihat pada fase akhir pertandingan.

Menurut Tolic, anak asuhnya tidak lagi berada dalam kondisi ideal ketika pertandingan memasuki sekitar 20 menit terakhir. Ia menyebut kondisi tersebut sudah diperkirakan mengingat jarak perjalanan dan padatnya jadwal yang harus dijalani.

“Kami sudah memperkirakan kondisi seperti ini. Setelah perjalanan sejauh itu dan menjalani beberapa pertandingan dalam waktu berdekatan, pemain tentu tidak bisa terus berada pada level kebugaran yang sama,” ucapnya.

“Pada akhir pertandingan, mereka mulai kesulitan bergerak dan bertahan,” tambah Tolic. Meski stamina menurun, Persib tetap mampu menjaga keunggulan hingga peluit akhir.

Kualitas Persijap dan Dampak bagi Persib

Tolic juga memberi kredit kepada Persijap yang dinilai memberikan perlawanan sulit. Ia menyoroti permainan terorganisir yang diusung pelatih asal Portugal, Mario Lemos. Menurutnya, Stadion Gelora Bumi Kartini bukan tempat yang mudah untuk meraih kemenangan.

Hasil ini membuat Persib meramaikan persaingan papan atas lima besar dengan koleksi enam poin dari tiga pertandingan. Tambahan tiga poin juga menjadi respons positif setelah kekalahan di laga el Clasico Indonesia melawan Persija Jakarta.

Bung Ropan menilai kedalaman skuad turut membantu Persib melewati jadwal padat. Rotasi dan kualitas pemain cadangan membuat tim tetap kompetitif meski harus bermain di tengah kelelahan akibat perjalanan jauh.

Ke depan, tantangan bagi Persib adalah menjaga konsistensi mental dan kebugaran pemain. Padatnya jadwal kompetisi domestik dan AFC Champions League Two menuntut manajemen rotasi yang cermat. Kemenangan di Jepara menjadi bukti bahwa karakter pemain Persib mampu menjadi modal penting, meski kondisi fisik menjadi pekerjaan rumah yang harus segera diatasi.

Exit mobile version