Napoli di Bawah Allegri Cetak Start Terburuk 11 Tahun, 7 Poin dari 15

Napoli di Bawah Allegri Cetak Start Terburuk 11 Tahun, 7 Poin dari 15
Napoli di Bawah Allegri Cetak Start Terburuk 11 Tahun, 7 Poin dari 15

Cakrawala News – 21 September 2026 | Napoli menutup pekan kelima Serie A 2026/2027 dengan catatan yang tidak menyenangkan. Hanya tujuh poin yang berhasil dikumpulkan dari 15 poin yang tersedia, membuat tim asuhan Massimiliano Allegri itu sudah tertinggal enam angka dari puncak klasemen yang ditempati Roma, Inter, dan Lazio.

Hasil imbang 1-1 melawan Fiorentina di Stadion Artemio Franchi menjadi penyebab terbaru kekecewaan publik Naples. Laporan menyebutkan bahwa ini adalah start terburuk Napoli dalam 11 tahun terakhir dan lebih buruk dibandingkan awal musim 2023/2024 ketika Rudi Garcia masih menangani tim.

Rentetan Hasil dan Posisi di Klasemen

Dari lima pertandingan pertama, Napoli meraih dua kemenangan atas Genoa dan Bologna, satu hasil imbang kontra Fiorentina, serta dua kekalahan dari Inter dan Como. Rapor tersebut menempatkan pasukan azzurri di peringkat kesembilan klasemen sementara.

Bandingkan dengan musim-musim sebelumnya. Tim Napoli yang meraih scudetto 2025 bersama Antonio Conte sudah mengoleksi 10 poin pada titik yang sama, sementara tim juara 2023 asuhan Luciano Spalletti bahkan mengumpulkan 11 poin. Pada musim 2023/2024 yang berakhir dengan pergantian tiga pelatih, Napoli masih mengoleksi delapan poin di bawah Rudi Garcia.

Untuk menemukan start yang lebih buruk, catatan menunjukkan Napoli harus mundur ke musim 2015/2016 ketika Maurizio Sarri baru mengumpulkan enam poin dari lima laga pembuka.

Jalannya Laga di Florence

Di Florence, Napoli sempat tampil menjanjikan. Billy Gilmour membuka keunggulan pada menit ke-23 setelah babak pertama yang berjalan ketat, diwarnai dua kali bola membentur mistar gawang melalui Atta dan Fagioli.

Namun keunggulan itu sirna enam menit setelah jeda. Jimenez menyamakan kedudukan untuk Fiorentina, dibantu kesalahan Rafa Marin yang disebut sebagai titik terlemah lini belakang Napoli pada laga tersebut. Setelah skor 1-1, Napoli kesulitan menciptakan peluang berbahaya hingga seperempat jam terakhir.

Rasmus Hojlund tampil tidak efektif dan berulang kali diantisipasi Dragusin. Politano dan Lang juga kurang memberikan dampak, sementara Kevin De Bruyne dinilai tidak cukup tajam. Masuknya Lucca dan terutama Neres memberi energi baru, tetapi kiper David De Gea mampu menggagalkan peluang Neres dan Favasuli.

Keputusan Allegri untuk tidak memainkan Vergara, bahkan sebagai pemain pengganti, menjadi tanda tanya. Pelatih itu hanya melakukan empat pergantian, dengan yang terakhir memasukkan Anguissa untuk Lobotka di menit-menit akhir.

Masalah Cedera dan Kedalaman Skuad

Kesulitan Napoli tidak hanya soal klasemen. Allegri harus menghadapi persoalan cedera yang terus menumpuk. Anguissa, yang baru kembali melawan Fiorentina setelah cedera otot, dikabarkan kembali mengalami masalah. Allegri mengakui bahwa ia memilih memasukkan Anguissa ketimbang Vergara karena menilai sang gelandang mengalami risentimento atau gangguan otot lagi.

Daftar pemain yang absen juga panjang. Napoli kehilangan Buongiorno serta sejumlah nama seperti Alisson Santos, Spinazzola, McTominay, Meret, Marianucci, dan Giovane karena masalah fisik.

Isu usia skuad turut menjadi sorotan. Jendela transfer hanya mendatangkan Favasuli (kelahiran 2004) dan Badiashile (2001) yang menurunkan rata-rata usia, tetapi belum cukup memberi kedalaman yang dibutuhkan Allegri.

Agenda Setelah Jeda Internasional

Liga Italia kini memasuki jeda untuk pertandingan tim nasional. Napoli akan kembali bermain pada 10 Oktober 2026 menghadapi Frosinone di Stadion Diego Armando Maradona pada laga pekan keenam, kick-off pukul 20.45 WIB.

Setelah itu, jadwal berlanjut dengan lawatan ke markas Villarreal di ajang Eropa pada 13 Oktober dan kunjungan ke Venezia pada 17 Oktober. Tiga laga tersebut dinilai sebagai peluang bagi Napoli untuk meraih poin penuh dan memperbaiki posisi di klasemen.

Frosinone datang dengan modal kemenangan atas Como dan disebut sebagai salah satu kejutan awal musim. Pertemuan terakhir kedua tim di Maradona pada Serie A berlangsung 14 April 2024 dan berakhir 2-2, ketika Napoli mencetak gol melalui Matteo Politano dan Victor Osimhen, sementara Fiorentina diwakili Cheddira dengan dua gol.

Bagi Napoli, jeda internasional ini menjadi waktu refleksi sekaligus ujian bagi Allegri. Tiga laga berikutnya akan menentukan apakah tren negatif bisa dipatahkan atau justru memperbesar tekanan di kursi pelatih. Publik Naples menanti bukti bahwa skuad ini masih mampu bersaing di papan atas Serie A.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *