Cakrawala News – 04 November 2026 | Bukan demi jualan film, Oki Rengga buka suara soal perseteruannya dengan Chef Arnold yang sempat memanas di media sosial. Komika sekaligus mantan kiper itu menegaskan bahwa keributan yang viral tersebut murni luapan kekesalan pribadi dan sama sekali bukan strategi promosi untuk film Gak Ada Matinya. Bantahan itu disampaikan Oki saat ditemui awak media di sela gala premiere film tersebut di Epicentrum XXI, Jakarta Selatan, Sabtu (31/10/2026).
“Biar kalian teman-teman semua yang ada di sini tahu, saya pastikan apa pun karya yang kami buat, kami tidak pernah membuat gimik apa pun untuk melakukan promo,” tegas Oki Rengga seperti dikutip dari detikHot.
Pernyataan itu muncul setelah warganet ramai membahas perselisihan antara Chef Arnold Poernomo dan Muhadkly Acho. Nama film Gak Ada Matinya, yang melibatkan Acho sebagai produser, ikut terseret ke pusaran polemik sehingga muncul anggapan bahwa konflik tersebut sengaja dirancang untuk mengerek perhatian publik.
Kronologi Perseteruan di Media Sosial
Menurut keterangan yang dihimpun dari sejumlah pemberitaan, polemik bermula dari saling sindir antara Chef Arnold dan Muhadkly Acho terkait tata kelola MBG. Perdebatan keduanya menyedot perhatian warganet dan meluas di media sosial.
Situasi memanas ketika Chef Arnold menuding Acho berkomentar demi menaikkan engagement menjelang perilisan Gak Ada Matinya. Dari sana, nama film tersebut terseret ke pusaran polemik yang lebih luas.
Dalam unggahannya, Chef Arnold sempat menuliskan kalimat sarkastik yang menyentuh film tersebut. “Bantu promo mumpung traffic ramai. Sukses berkarya dengan yang paling halal tanpa jilat-jilat. Yuk nonton film Gak Ada Matinya. Semua staf dan team saya wajib nonton pakai duit haram yuk,” tulis Chef Arnold Poernomo di media sosial miliknya.
Unggahan itu memicu reaksi keras dari Oki Rengga melalui akun Threads miliknya. Ia menilai tudingan tersebut tidak tepat sasaran dan menyinggung banyak orang yang terlibat dalam produksi film.
“Nol, kau jangan pernah bicara kayak gini ya, itu yang kau sebut 2 2 nya filmku, kau kira bikin film cuma satu orang, banyak yang terlibat di satu film, ga pernah sekalipun kami punya pikiran promo film dengan cara ga baik seperti yang kau bilang, sumpah najis baca narasimu. kau kira ga kecewa semua crew film yang kerja berjam jam terus kau tuduh gini,” balas Oki Rengga dalam Threads miliknya.
Setelah reaksi tersebut, Chef Arnold dikabarkan meminta maaf kepada Oki Rengga.
Oki Rengga Sebut Polemik Murni Masalah Personal
Di hadapan media, Oki menjelaskan bahwa peristiwa yang viral beberapa waktu lalu itu murni luapan kekesalan pribadi antara dirinya dengan pihak yang bersangkutan. Ia mengaku merasa terusik ketika permasalahan personal tersebut mulai dikait-kaitkan dengan proyek film yang melibatkan kerja keras banyak orang di balik layar.
“Apa yang dilakukan pada saat itu, itu pure obrolan kekesalan antara dua orang yang pada akhirnya aku sudah mengeluarkan apa yang aku rasa. Apa yang kau omongin tidak tepat. Ketika kau ribut dengan personal, harusnya personal yang kau balas,” ungkapnya.
Ia menilai tudingan bahwa polemik tersebut merupakan gimmick untuk mengerek awareness filmnya tidak berdasar. Menurutnya, perselisihan di media sosial itu berangkat dari masalah personal, bukan dari kepentingan promosi karya.
Mantan kiper itu juga meyakini bahwa sebuah karya dengan kualitas cerita yang solid tidak akan membutuhkan gimmick murah agar ditonton banyak orang.
“Kalau memang filmnya bagus, kita semua pasti bisa menikmatinya, kita gak perlu gimik apa pun biar ngetop,” ujar Oki Rengga.
Penegasan serupa ia sampaikan di sela gala premiere. Oki memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mengonfirmasi isu yang ramai dibahas warganet dan menegaskan sikapnya terkait kabar gimmick yang beredar.
“Sekali lagi teman-teman semua yang ada di sini, saya pastikan apapun karya yang kami buat, kami tidak pernah membuat gimmick apapun untuk melakukan promo,” ujarnya saat ditemui di Epicentrum XXI, Jakarta Selatan, Sabtu (31/10/2026).
Dampak bagi Industri dan Publik
Kasus ini menyoroti bagaimana percakapan di media sosial bisa dengan cepat meluas dan menyeret nama sebuah karya film. Bagi para pelaku industri, polemik semacam ini menjadi pengingat bahwa kredibilitas sebuah produksi dibangun oleh kerja keras tim di balik layar, bukan oleh kontroversi di ruang digital.
Di sisi lain, publik kini menantikan bagaimana perkembangan selanjutnya, terutama apakah perselisihan ini benar-benar selesai setelah permintaan maaf dari Chef Arnold. Sejauh ini, Oki Rengga telah menegaskan posisinya bahwa persoalan tersebut bersifat personal dan tidak berkaitan dengan promosi film.
Bukan demi jualan film, Oki Rengga buka suara soal perseteruannya dengan Chef Arnold dengan menekankan pentingnya memisahkan urusan pribadi dari karya bersama. Ia berharap publik menilai film dari kualitas ceritanya, bukan dari riuhnya perdebatan di media sosial yang sempat menyeret nama Gak Ada Matinya.












