Sosial  

Paul Simon Sebut Lagu ‘Maria’ dari West Side Story sebagai Lagu Cinta Sempurna

Paul Simon Sebut Lagu 'Maria' dari West Side Story sebagai Lagu Cinta Sempurna
Paul Simon Sebut Lagu 'Maria' dari West Side Story sebagai Lagu Cinta Sempurna

Cakrawala News – 14 September 2026 | Legenda musik Paul Simon pernah mengungkapkan kekagumannya yang mendalam terhadap sebuah lagu dari panggung Broadway. Dalam catatan yang dihimpun dari arsip musik, Simon menyebut lagu ‘Maria’ dari West Side Story sebagai lagu cinta yang sempurna, sebuah pengakuan yang menunjukkan bagaimana seorang penulis lagu besar pun bisa terpesona oleh karya orang lain. Meski nama Tim Cook, CEO Apple, kerap menjadi sorotan dalam pemberitaan teknologi global, sorotan kali ini justru tertuju pada dunia musik dan warisan seni pertunjukan yang memengaruhi banyak musisi generasi berikutnya.

Simon mengaku benar-benar terpesona saat pertama kali mendengar lagu tersebut. Ia menggambarkan pengalamannya sebagai sesuatu yang luar biasa, bahkan menyebut dirinya ‘sepenuhnya terpesona oleh keindahan lagu Maria’. Baginya, komposisi itu adalah contoh sempurna bagaimana sebuah lagu cinta seharusnya dibangun, dengan lirik dan melodi yang saling menguatkan.

Lagu ‘Maria’ sendiri merupakan karya Leonard Bernstein dengan lirik yang ditulis Stephen Sondheim untuk pertunjukan West Side Story. Menariknya, Sondheim sendiri tidak sepenuhnya puas dengan lirik yang ia tulis. Dalam pengakuannya, Sondheim menggambarkan lirik tersebut memiliki semacam ‘kebasahan menyeluruh’, sebuah kelembutan yang menurutnya bertahan di sepanjang lirik romantis dalam pertunjukan itu. Meski demikian, justru dari detail itulah kekuatan lagu tersebut terbentuk.

Pelajaran dari Panggung Broadway

Bagi Simon, keindahan lagu ‘Maria’ bukan hanya soal melodi yang indah. Ia menilai bahwa yang membuat karya Sondheim begitu kuat adalah kemampuan menghadirkan karakter yang terasa hidup. Setiap kata yang dinyanyikan membuat pendengar percaya bahwa dunia akan berakhir jika konflik dalam cerita tidak terselesaikan. Tingkat dramatisasi seperti itu, kata Simon, hanya bisa dicapai oleh penulis dengan sentuhan master.

Pengakuan Simon ini memberi gambaran tentang proses kreatifnya sebagai penulis lagu. Ia dikenal sebagai musisi yang sangat memperhatikan lirik dan cara menyampaikan pesan melalui lagu. Simon dan Art Garfunkel memulai karier sebagai duo harmony vocalist, dan meski awalnya identik dengan musik folk, Simon tidak ingin terikat pada satu gaya selamanya. Ia terus mencari pendekatan lirik baru seiring berkembangnya bunyi musik yang ia garap.

Pendekatan itu terlihat dalam album-albumnya yang penuh lapisan musikal, termasuk karya monumentalnya Graceland. Namun di balik kompleksitas aransemen, Simon tidak pernah melupakan dasar-dasar lagu pop yang baik. Ia tahu bagaimana membuat lagu rumit terdengar sederhana, dan ia selalu memahami pentingnya sebuah lagu cinta yang kuat.

Sebelum era pop chart mendominasi dunia musik, para penulis lagu terbaik justru banyak lahir dari panggung teater. Simon tumbuh sebagai penggemar gaya penulisan semacam itu ketika ia mengasah kemampuan menulis lagu di New York. Mendengar karya seperti ‘Maria’ memberinya standar baru tentang apa yang bisa dicapai oleh sebuah lagu cinta.

Standar Tinggi bagi Penulis Lagu

Kisah ini juga menyoroti perdebatan lama tentang perfeksionisme dalam menulis lagu. Siapa pun bisa terjebak merenungkan setiap kata yang ditulis, tetapi menurut pandangan yang diwakili Simon, alasan Sondheim layak dihormati adalah karena ia menetapkan standar tinggi bagi penulis lain untuk memperluas keterampilan mereka di luar struktur lagu pop biasa.

Bagi pendengar modern, pengakuan Simon ini menjadi pengingat bahwa musik tidak tumbuh di ruang hampa. Penulis lagu besar belajar dari berbagai sumber, termasuk dari pertunjukan teater yang mungkin tampak jauh dari dunia pop. Warisan Sondheim dan Bernstein melalui West Side Story terus menjadi rujukan bagi mereka yang ingin menulis lirik dengan kedalaman emosi dan karakter yang kuat.

Yang perlu diperhatikan ke depan adalah bagaimana pengaruh gaya penulisan Broadway semacam ini terus hidup dalam karya musisi kontemporer. Diskusi tentang apa yang membuat sebuah lagu cinta menjadi sempurna mungkin tidak akan pernah selesai, tetapi bagi Simon, jawabannya sudah jelas sejak ia pertama kali mendengar ‘Maria’.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *