Persebaya Evaluasi Lini Depan Usai Menang Tipis atas Isenmulang, Tavares Soroti Akurasi

Persebaya Evaluasi Lini Depan Usai Menang Tipis atas Isenmulang, Tavares Soroti Akurasi
Persebaya Evaluasi Lini Depan Usai Menang Tipis atas Isenmulang, Tavares Soroti Akurasi

Cakrawala News – 11 Oktober 2026 | Persebaya Surabaya membawa modal positif setelah meraih kemenangan 1-0 atas Isenmulang Kalteng FC pada pekan keempat Super League 2026/2027, Jumat (9/10/2026). Meski mengamankan tiga poin di Stadion PKOR Sumpah Pemuda, Lampung, pelatih Bernardo Tavares menilai masih ada pekerjaan rumah yang harus diselesaikan, terutama terkait akurasi penyelesaian akhir.

Gol penentu kemenangan Persebaya lahir melalui eksekusi penalti Alex Martins pada penghujung babak pertama. Hadiah penalti itu diperoleh setelah Miguel Pereira dijatuhkan di kotak terlarang. Gol Diogo Ramalho juga sempat masuk ke gawang Isenmulang, tetapi dianulir karena offside.

Kemenangan tersebut menjadi bekal penting bagi Green Force untuk menghadapi pertandingan berikutnya melawan PSS Sleman. Tavares memastikan timnya akan melakukan evaluasi agar tren positif bisa berlanjut.

“Kami akan melakukan evaluasi untuk laga melawan PSS Sleman demi meneruskan tren positif ini,” kata Tavares.

Persebaya dijadwalkan menjamu PSS Sleman di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, pada 18 Oktober. Dukungan suporter di kandang diharapkan menjadi tambahan motivasi bagi tim untuk kembali meraih kemenangan.

Peluang Melimpah, Gol Minim

Pada pertandingan melawan Isenmulang, Persebaya sebenarnya tampil agresif. Tim asal Surabaya itu mampu melepaskan lima tembakan tepat sasaran. Namun, hanya satu yang berbuah gol, yakni melalui eksekusi penalti Alex Martins. Catatan tersebut memperlihatkan bahwa efektivitas lini depan masih perlu ditingkatkan.

Dalam empat pertandingan terakhir, Persebaya baru mampu mencetak empat gol. Tavares menilai banyaknya peluang yang tercipta belum diimbangi dengan penyelesaian akhir yang maksimal. Menurutnya, Persebaya seharusnya bisa mencetak lebih banyak gol agar pertandingan berjalan lebih nyaman.

“Kami memang menciptakan banyak peluang, tetapi penyelesaian akhir di depan gawang masih harus ditingkatkan. Jika bisa mencetak gol kedua, bahkan gol ketiga, pertandingan mungkin akan berjalan lebih nyaman bagi kami,” kata pelatih asal Portugal tersebut.

Ia menegaskan, akurasi menjadi salah satu aspek utama yang perlu diperbaiki dalam sesi latihan selama sepekan ke depan. Selain penyelesaian akhir, Tavares turut menyoroti kondisi lapangan dan angin yang menyulitkan tim saat membangun serangan, terutama ketika mencoba mengirim bola panjang.

“Permukaan lapangan dan arah angin membuat beberapa upaya kami tidak berjalan sesuai rencana,” tandasnya.

Catur Akui Kekurangan

Tiga poin dari Lampung belum membuat bek kanan Persebaya, Arief Catur Pamungkas, puas. Ia mengakui masih ada kekurangan yang perlu dibenahi setelah Green Force menang tipis atas Isenmulang.

“Alhamdulillah, kami bisa meraih tiga poin pada pertandingan ini. Terima kasih kepada seluruh pemain yang sudah bekerja keras sejak awal sampai akhir. Kemenangan ini tentu sangat berarti bagi kami, tetapi kami tidak boleh cepat puas karena masih ada banyak hal yang perlu diperbaiki,” ujar Catur dalam konferensi pers seusai pertandingan.

Hasil tersebut membawa Bajol Ijo naik ke peringkat keempat klasemen sementara dengan delapan poin dari empat laga. Meski menang, Persebaya sebenarnya punya sejumlah kesempatan untuk memperlebar jarak, namun peluang yang tercipta belum mampu dikonversi menjadi gol tambahan.

Persebaya U-18 Pimpin Grup C

Kabar positif datang dari tim muda. Persebaya U-18 terus menjaga langkah sempurnanya di Elite Pro Academy (EPA) One 2026/2027. Menghadapi Persik Kediri U-18 pada matchday keempat Grup C, Green Force Muda tampil meyakinkan dan menang telak 5-1 di Lapangan ABC, Gelora Bung Tomo, Minggu (11/10). Hasil ini sekaligus memperpanjang catatan kemenangan mereka menjadi empat laga beruntun.

Sejak pertandingan dimulai, Persebaya U-18 berusaha mengambil kendali permainan. Anak asuh Fani Setyo tampil agresif, mengalirkan bola dengan baik, serta terus mencari celah di pertahanan Persik. Tekanan yang dibangun secara konsisten akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-30 melalui tendangan keras Gana Mandala Putra.

Selepas turun minum, Persebaya U-18 tidak mengendurkan tekanan. Mereka tetap tampil menyerang dan mampu menambah empat gol untuk memastikan kemenangan 5-1. Arka Bryprasetyo mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-52, disusul Nabil Malik pada menit ke-65 dan Juan Frits pada menit ke-72. Kafi Hakim kemudian melengkapi pesta gol Green Force Muda.

Sebelumnya, pada matchday ketiga Grup C, Sabtu (10/10), Persebaya U-18 juga mengalahkan Persik U-18 dengan skor 3-0. Kemenangan itu diraih melalui gol Alfredo Nararya pada menit kelima, serta tambahan gol Juan Frits dan Bryan Nabil pada awal babak kedua.

Seusai pertandingan, Coach Fani Setyo mengapresiasi kerja keras dan semangat para pemainnya. Ia bersyukur tim mampu menerjemahkan persiapan selama latihan ke dalam penampilan yang solid di lapangan.

“Alhamdulillah, kami bersyukur atas kemenangan ini. Anak-anak bekerja keras sepanjang pertandingan dan berusaha menjalankan apa yang sudah disiapkan saat latihan. Hasil ini tentu menjadi tambahan motivasi bagi mereka untuk terus berkembang,” ujar Coach Fani.

Menurut Coach Fani, dominasi yang ditunjukkan Alam Adi Saputra dan kawan-kawan juga tidak lepas dari proses latihan yang dijalani tim. Para pemain dinilai mampu memahami instruksi dan menerapkannya dengan baik selama pertandingan.

“Apa yang terlihat di pertandingan ini merupakan bagian dari proses latihan. Kami terus membiasakan pemain untuk bermain sesuai instruksi, menjaga intensitas, dan berani mengambil keputusan di lapangan. Saya senang mereka bisa menjalankannya dengan baik, tetapi kami tetap harus terus berbenah,” imbuhnya.

Kemenangan atas Persik membuat Persebaya U-18 mengoleksi 12 poin dari empat pertandingan dan untuk sementara memimpin klasemen Grup C EPA One 2026/2027.

Fokus Berikutnya

Bagi tim senior, evaluasi yang diminta Tavares akan menjadi kunci sebelum menjamu PSS Sleman di Gelora Bung Tomo. Perbaikan akurasi di depan gawang menjadi prioritas agar peluang yang tercipta tidak terbuang sia-sia, terutama karena Persebaya tercatat baru mencetak empat gol dalam empat pertandingan terakhir.

Sementara itu, konsistensi tim muda di EPA One menjadi sinyal positif bagi pembinaan pemain di klub. Dengan 12 poin dari empat laga, Persebaya U-18 masih memimpin Grup C dan berpeluang melanjutkan tren kemenangan pada pertandingan berikutnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *