Persib Hadapi Dewa United di Super League, Jadwal Padat ACL Two dan Tiga Kompetisi Menanti

Persib Hadapi Dewa United di Super League, Jadwal Padat ACL Two dan Tiga Kompetisi Menanti
Persib Hadapi Dewa United di Super League, Jadwal Padat ACL Two dan Tiga Kompetisi Menanti

Cakrawala News – 10 Oktober 2026 | Persib Bandung bersiap kembali berlaga di Super League 2026 dengan menghadapi Dewa United, klub pemuncak klasemen sementara, di Stadion Si Jalak Harupat, Kutawaringin, Kabupaten Bandung. Laga yang kick-off pukul 19.00 WIB itu menjadi bagian dari jadwal padat Maung Bandung, yang juga harus melakoni pertandingan kedua Grup E ACL Two melawan The Cong-Viettel di Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada 14 Oktober, hanya berselang empat hari sebelum kembali turun di Super League menghadapi Persik Kediri pada 18 Oktober.

Padatnya agenda tersebut membuat Oktober 2026 menjadi bulan yang berat bagi Persib. Dalam kurun 20 hari, tim asuhan Igor Tolic harus melewati tujuh pertandingan yang tersebar di tiga kompetisi berbeda, yakni Super League, AFC Champions League Two (ACL Two), dan ASEAN Club Championship.

Situasi ini menuntut pelatih Igor Tolic untuk cermat meracik strategi, terutama dalam menentukan rotasi pemain. Persib datang ke laga melawan Dewa United dengan waktu pemulihan yang sangat singkat, hanya dua hari setelah bertandang ke kandang Port FC di Thailand pada ajang ASEAN Club Championship Shopee Cup 2026/2027.

Pada laga tersebut, Persib berhasil mengalahkan Port FC dengan skor 3-1. Hasil itu menjadi modal berharga, tetapi juga menambah beban fisik pemain seperti Thom Haye dan kawan-kawan yang harus segera kembali bersiap menghadapi lawan berat di kompetisi domestik.

Posisi Persib dan Dewa United di Klasemen

Saat ini, Persib berada di peringkat 6 klasemen sementara Super League. Dari tiga pertandingan yang telah dijalani, Maung Bandung mengumpulkan 6 poin dengan catatan dua kali menang dan satu kali kalah.

Sementara itu, Dewa United yang telah mengarungi empat pertandingan berada di posisi puncak klasemen. Mereka mencatatkan tiga kemenangan dan satu hasil imbang, menjadikan laga melawan Persib sebagai ujian tersendiri bagi kedua tim.

Dewa United datang dengan modal performa yang stabil dan posisi puncak klasemen, sedangkan Persib berusaha menjaga momentum setelah kemenangan di Thailand. Pertemuan kedua tim diprediksi berlangsung ketat, terutama karena Persib bermain di hadapan pendukung sendiri di Stadion Si Jalak Harupat.

Rotasi Pemain Jadi Kunci

Dengan jadwal yang padat, rotasi pemain menjadi faktor krusial bagi Persib. Pelatih Igor Tolic dituntut mampu menjaga kebugaran skuad tanpa mengorbankan kualitas permainan di setiap kompetisi.

Persib tidak hanya bersaing di Super League, tetapi juga memiliki ambisi di ACL Two dan ASEAN Club Championship. Ketiga kompetisi tersebut memiliki tingkat kesulitan dan intensitas yang berbeda, sehingga manajemen menit bermain pemain menjadi pekerjaan rumah tersendiri bagi tim pelatih.

Belum selesai memulihkan kondisi pemain, Persib kembali harus turun di kompetisi Asia. The Cong-Viettel akan menjadi lawan Persib pada pertandingan kedua Grup E ACL Two di GBLA, 14 Oktober. Empat hari kemudian, Persib kembali menjalani pertandingan Super League melawan Persik Kediri yang akan datang ke Bandung pada 18 Oktober.

Jadwal dan Lawan yang Menanti

Berikut rangkaian pertandingan yang harus dilalui Persib dalam waktu dekat:

  • Super League: Persib vs Dewa United di Stadion Si Jalak Harupat, kick-off 19.00 WIB.
  • ACL Two Grup E: Persib vs The Cong-Viettel di GBLA, 14 Oktober.
  • Super League: Persib vs Persik Kediri di Bandung, 18 Oktober.

Selain tiga laga tersebut, Persib masih memiliki agenda lain di ASEAN Club Championship yang turut menyita energi para pemain. Kombinasi kompetisi domestik dan internasional ini membuat manajemen harus memastikan kondisi fisik skuad tetap prima.

Bagi pendukung, laga melawan Dewa United menjadi kesempatan untuk melihat bagaimana Persib mengelola tekanan jadwal padat. Kemenangan atas Port FC di Thailand memberikan kepercayaan diri, tetapi menghadapi pemuncak klasemen di kompetisi domestik membutuhkan pendekatan berbeda.

Persib juga perlu mewaspadai potensi kelelahan yang bisa berdampak pada performa di ACL Two. Duel melawan The Cong-Viettel di GBLA menjadi penting karena menentukan langkah Persib di Grup E. Rotasi yang tepat di laga melawan Dewa United bisa menjadi kunci menjaga kesegaran pemain untuk pertandingan Asia tersebut.

Dengan jadwal yang belum menunjukkan tanda-tanda mereda, konsistensi dan kedalaman skuad akan menentukan seberapa jauh Persib mampu bersaing di tiga kompetisi. Laga melawan Dewa United menjadi pembuka dari rangkaian panjang yang menuntut ketahanan fisik maupun mental para pemain.

Hasil pertandingan melawan Dewa United akan menjadi indikasi awal bagaimana Persib mengatasi bulan terpadatnya musim ini. Jika mampu melewati periode ini dengan baik, posisi Persib di klasemen Super League maupun peluang di ACL Two bisa tetap terjaga.

Exit mobile version