Cakrawala News – 09 Oktober 2026 | Persija sapu bersih 3 laga awal Super League, Ivan Mamut waspadai jadwal padat Oktober menjadi sorotan utama setelah Macan Kemayoran tampil sempurna di tiga pertandingan pembuka Super League 2026/2027. Striker Persija, Ivan Mamut, menyambut positif pencapaian tersebut, namun ia tetap mewaspadai rentetan jadwal padat yang menanti timnya sepanjang Oktober 2026.
Persija mengawali musim dengan hasil sempurna. Tiga kemenangan diraih saat menghadapi tim-tim yang memiliki catatan bagus pada musim sebelumnya. Macan Kemayoran lebih dulu menundukkan Borneo FC dengan skor 1-0, kemudian mengalahkan Persib Bandung 2-1, sebelum kembali meraih kemenangan 1-0 atas Java United FC.
Menariknya, ketiga lawan tersebut merupakan penghuni papan atas kompetisi musim lalu. Persib keluar sebagai juara, Borneo FC menjadi runner-up, sedangkan Java United FC yang ketika itu masih bernama Malut United finis di posisi keempat. Hasil ini membuat Persija mulai menunjukkan konsistensi di awal musim.
Shin Tae-yong Belum Puas
Di balik start sempurna, pelatih Persija Jakarta, Shin Tae-yong, mengaku belum puas. Ia mengatakan masih berambisi membuat Persija tampil lebih baik ketimbang sekarang dan menegaskan timnya akan terus berbenah.
“Saya masih lapar,” kata Shin Tae-yong kepada awak media, Rabu 7 Oktober 2026.
Persija memasang target juara di Super League 2026/2027. Gelar juara dibidik sebagai kado ulang tahun ke-500 Kota Jakarta pada 22 Juni 2027.
Catatan Pertahanan Jadi Evaluasi
Meski meraih tiga kemenangan dari tiga pertandingan, catatan pertahanan Macan Kemayoran masih menjadi perhatian Shin Tae-yong. Dari tiga kemenangan tersebut, Persija berhasil membukukan dua clean sheet. Sementara satu pertandingan lainnya berakhir dengan gawang Persija kebobolan ketika menghadapi Persib Bandung pada pekan kedua.
Gol yang bersarang ke gawang Persija dalam laga tersebut menjadi bahan evaluasi. Menurut pelatih asal Korea Selatan itu, lini belakang Persija sempat kehilangan konsentrasi sehingga Persib mampu menemukan ruang untuk dimanfaatkan.
Meski begitu, Shin Tae-yong tidak menganggap kebobolan sebagai sesuatu yang harus dibesar-besarkan. Dalam sepak bola, menurutnya, mencetak gol dan kebobolan merupakan bagian yang tidak bisa sepenuhnya dihindari. Namun, ia tetap meminta anak asuhnya berusaha mengurangi jumlah gol yang masuk ke gawang.
“Saya telah berbicara dengan banyak pemain terkait hal tersebut. Tentu selama pertandingan kebobolan itu bisa saja terjadi, tetapi sedapat mungkin kami tidak boleh kebobolan seperti itu. Saya langsung membicarakannya dengan para pemain kala itu,” ujar Shin Tae-yong.
Konsistensi pertahanan dinilai penting agar Persija bisa kembali menjaga gawang tetap bersih seperti ketika menghadapi Borneo FC dan Java United FC.
Jadwal Padat Menanti
Dalam laga terdekat, Persija Jakarta akan melawan PSIM Yogyakarta di Stadion Sultan Agung, Bantul, Sabtu 10 Oktober 2026 pukul 15.30 WIB. Laga ini menjadi bagian dari rentetan pertandingan yang harus dilakoni Persija sepanjang Oktober.
Persija diketahui akan menghadapi lima pertandingan dalam 22 hari. Kondisi ini membuat kebugaran pemain menjadi salah satu hal yang disoroti Shin Tae-yong. Ivan Mamut pun disebut mewaspadai jadwal padat Oktober tersebut.
Kabar positif datang dari kondisi skuad. Sejumlah pemain yang sebelumnya mengalami cedera kini mulai kembali dalam kondisi fit. Andritany Ardhiyasa, Kwon Chang-hoon, dan Dony Tri Pamungkas menjadi beberapa nama yang telah pulih.
Pesan untuk The Jakmania
Menjelang lawatan ke Bantul, Shin Tae-yong berpesan kepada The Jakmania, sebutan untuk suporter Persija Jakarta, untuk berhati-hati jika datang langsung ke stadion.
“Saya sangat berterima kasih. Sebenarnya, semakin banyak suporter yang datang, para pemain kami akan mendapatkan kekuatan yang lebih besar. Jadi saya sangat berterima kasih jika banyak yang datang,” kata Shin Tae-yong.
“Namun, hanya satu pesan saya: tolong jaga etika, keselamatan bersama, dan saling menghormati satu sama lain,” sambungnya.
Dengan modal tiga kemenangan beruntun, Persija berpeluang menjaga momentum positif saat menghadapi PSIM Yogyakarta. Namun, jadwal padat dan konsistensi lini belakang akan menjadi ujian tersendiri bagi Macan Kemayoran. Perkembangan kondisi pemain yang pulih dari cedera serta rotasi yang diterapkan Shin Tae-yong akan menentukan seberapa jauh Persija mampu mempertahankan start sempurnanya di Super League 2026/2027.












