Cakrawala News – 22 September 2026 | Momen hangat Pramono Anung & Zohran Mamdani di New York, wali kota NY puji Mas Pram soal atasi macet menjadi sorotan publik setelah keduanya menggelar pertemuan bilateral di Civic Hall, New York, Minggu (20/9). Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dan Wali Kota New York Zohran Kwame Mamdani membahas sejumlah tantangan perkotaan, mulai dari transportasi publik, banjir, polusi udara, hingga pembiayaan pembangunan melalui obligasi daerah.
Dalam pertemuan itu, Mamdani secara khusus menggali strategi Jakarta dalam mengatasi kemacetan dan mengembangkan transportasi publik. Pramono menjelaskan pengembangan Transjabodetabek sebagai upaya memperkuat konektivitas Jakarta dengan wilayah penyangga sekaligus mengurangi penggunaan kendaraan pribadi.
“Setiap hari lebih dari empat juta orang keluar-masuk Jakarta, terutama pada jam sibuk. Melalui Transjabodetabek, kami ingin mengurangi kemacetan dan volume kendaraan yang masuk ke Jakarta,” ungkap Pramono Anung dalam keterangan resmi.
Pramono menuturkan Pemprov DKI juga memberikan layanan transportasi umum gratis bagi 15 golongan masyarakat, antara lain lansia, penyandang disabilitas, serta pelajar penerima KJP dan mahasiswa penerima KJMU. Kebijakan itu disebut sebagai bagian dari upaya mendorong peralihan warga dari kendaraan pribadi ke angkutan umum.
Banjir hingga Giant Sea Wall
Selain kemacetan, isu banjir turut menjadi pembahasan utama. Pramono menyebut Jakarta dan New York menghadapi tantangan serupa terkait pengelolaan air dan ketahanan pesisir. Pemprov DKI, kata dia, terus memperkuat infrastruktur pengendalian banjir, mengurangi penggunaan air tanah untuk menekan penurunan muka tanah atau land subsidence, serta mengembangkan Giant Sea Wall.
“Sama seperti New York, salah satu tantangan Jakarta adalah banjir. Kami terus memperkuat infrastruktur pengendalian banjir, mengurangi penggunaan air tanah untuk menekan penurunan muka tanah, serta mengembangkan Giant Sea Wall,” jelasnya.
Pertemuan tersebut berlangsung di sela kunjungan Pramono menghadiri Urban 20 (U20) Mayors Summit 2026 yang digelar pada 19-21 September 2026 di New York, Amerika Serikat. Mamdani disebut mengundang langsung Pramono dalam kesempatan itu. U20 merupakan engagement group G20 dan menjadi wadah pemimpin kota besar dunia untuk menyampaikan perspektif serta rekomendasi kebijakan di tingkat kota.
Momen hangat Pramono Anung & Zohran Mamdani di New York, wali kota NY puji Mas Pram soal atasi macet juga terlihat dari obrolan ringan keduanya sebelum membahas tema-tema berat. Melalui akun Instagram pribadinya, Pramono membagikan video pertemuan itu dan menyebut dirinya sebagai penggemar klub basket NBA, New York Knicks.
“Saya adalah New York Knicks fans,” kata Pramono kepada Zohran. “Oh sungguh? selamat datang,” jawab Zohran.
Pramono mengaku senang ketika New York Knicks memenangkan NBA 2026. Ia juga menyebutkan pemain-pemain idolanya kepada Mamdani, yakni Jalen Brunson, Josh Hart, dan Mikal Bridges. Pramono menambahkan dirinya sudah menjadi penggemar New York Knicks sejak era Patrick Ewing dan Carmelo Anthony.
“Wow kami sangat senang bertemu dengan Anda,” jawab Zohran menanggapi antusiasme Pramono. Percakapan ringan itu disebut Pramono sebagai pemanasan sebelum membahas tema yang lebih berat.
Peluang Kerja Sama Jakarta-New York
Dalam pertemuan bilateral, Pramono dan Zohran dijadwalkan membahas peluang kerja sama antara Jakarta dan New York. Beberapa bidang yang akan dibahas mencakup transportasi publik dan udara bersih, pengelolaan air dan ketahanan pesisir, pengelolaan sampah, serta ketergantungan harga pangan.
Staf Khusus Gubernur Bidang Komunikasi Publik, Chico Hakim, menyatakan surat undangan Mayor Mamdani menempatkan perumahan, iklim, mobilitas, dan kesempatan ekonomi sebagai pekerjaan bersama kota-kota besar. Menurut Chico, Jakarta datang ke New York untuk berkontribusi, belajar, dan membawa pulang kerja sama yang bisa diwujudkan menjadi program bagi warga.
Saat menghadiri U20 Mayors Summit 2026, Pramono juga memaparkan pertumbuhan ekonomi di Jakarta serta peluang investasi di ibu kota Indonesia tersebut. Ia menyebut forum itu sebagai kesempatan memperkenalkan pertumbuhan ekonomi dan peluang investasi Jakarta yang sedang berkembang, sekaligus memperkuat langkah Jakarta menuju kota global.
Pertemuan Pramono dan Mamdani menjadi bagian dari rangkaian diplomasi kota yang semakin intensif di forum internasional. Bagi Jakarta, ajang ini menjadi ruang untuk mempelajari praktik terbaik dari kota-kota besar dunia sekaligus menawarkan solusi atas persoalan perkotaan yang dihadapi bersama, terutama kemacetan, banjir, dan polusi udara.
Ke depan, hasil pertemuan bilateral kedua pemimpin kota itu masih akan ditunggu, khususnya apakah kerja sama yang dibahas dapat diterjemahkan menjadi program konkret di tingkat teknis. Publik juga menantikan tindak lanjut pengembangan Transjabodetabek dan berbagai proyek pengendalian banjir yang menjadi perhatian utama Jakarta.
