PSM Makassar Vs Persebaya: Juku Eja Menang 1-0, Ardiansyah Jadi Pahlawan

PSM Makassar Vs Persebaya: Juku Eja Menang 1-0, Ardiansyah Jadi Pahlawan
PSM Makassar Vs Persebaya: Juku Eja Menang 1-0, Ardiansyah Jadi Pahlawan

Cakrawala News – 24 Oktober 2026 | Duel PSM Makassar vs Persebaya pada pekan keenam BRI Super League 2026/2027 berakhir dengan kemenangan tipis tuan rumah. Bermain di Stadion Gelora BJ Habibie, Parepare, Kamis (22/10), PSM Makassar menaklukkan Persebaya Surabaya 1-0 berkat kerja keras seluruh pemain dan penampilan gemilang penjaga gawang Muh Ardiansyah.

Kemenangan itu menjadi modal berharga bagi Juku Eja sekaligus memutus tren negatif mereka di kompetisi domestik tertinggi musim ini. Sebelumnya, PSM sempat melewati empat pertandingan tanpa meraih poin penuh, yaitu kalah dua kali dari Persib Bandung 1-3 dan PSS Sleman 0-3, serta ditahan imbang Arema FC 3-3 dan Persita Tangerang 2-2.

Kalezic Puji Semangat Ewako

Pelatih PSM Makassar, Darije Kalezic, menilai semangat juang yang ditunjukkan anak asuhnya menjadi salah satu faktor utama di balik keberhasilan tersebut. Menurutnya, para pemain mampu menjaga intensitas permainan sepanjang pertandingan dan memperlihatkan karakter yang sesuai dengan identitas klub, yakni semangat Ewako.

Kalezic bahkan menggambarkan tingginya intensitas laga dengan mengutip sebuah pemberitaan yang menyebut situasi di Parepare seolah-olah menjadi awal Perang Dunia Ketiga.

“Para pemain benar-benar menunjukkan semangat Ewako hari ini. Saya bahkan membaca di berita bahwa seseorang berpikir seolah-olah Perang Dunia Ketiga sedang dimulai di Parepare malam ini karena begitu tingginya intensitas laga,” ujar Darije Kalezic.

Pelatih berkebangsaan Swiss itu mengapresiasi kerja keras para pemain yang dinilainya tampil dengan penuh determinasi. Baginya, kemenangan atas Persebaya bukan sekadar hasil dari permainan yang baik, tetapi juga buah dari perjuangan kolektif sepanjang laga.

Dua Penalti Persebaya Digagalkan Ardiansyah

Bagi Persebaya, kekalahan ini terasa menyakitkan. Bajul Ijo sebenarnya memiliki peluang besar untuk membawa pulang setidaknya satu poin, tetapi dua eksekusi penalti Alex Martins pada masa tambahan waktu berhasil digagalkan kiper PSM, Muhammad Ardiansyah. Berkat aksi tersebut, Ardiansyah layak disebut sebagai pahlawan kemenangan Juku Eja.

Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, mengungkapkan kekecewaan mendalam setelah timnya kalah secara dramatis. Ia menilai hasil pertandingan tidak mencerminkan penampilan anak asuhnya.

“Menurut saya, kami tampil lebih baik daripada tim lawan, kami memiliki lebih banyak peluang. Kami sempat membuat bola membentur tiang, ada sundulan dari Yuran, serta tembakan dari Toni,” ujar Tavares.

Pada babak pertama, kedua tim memang kesulitan menciptakan peluang berbahaya. Persebaya belum mampu memaksimalkan penguasaan bola untuk menghasilkan ancaman serius ke gawang tuan rumah.

Selain perjalanan jauh ke Parepare, Persebaya juga memiliki waktu pemulihan lebih singkat dibandingkan PSM. PSM terakhir bermain pada 16 Oktober, sedangkan Persebaya baru menjalani pertandingan pada 18 Oktober. Kondisi itu membuat Tavares memilih melakukan rotasi untuk menjaga kebugaran pemain yang sebelumnya mendapatkan banyak menit bermain, sekaligus memberi kesempatan kepada pemain lain. Namun, perubahan komposisi belum mampu membuat Persebaya tampil maksimal.

Dampak bagi Kedua Tim

Kekalahan ini menjadi kekalahan pertama Persebaya di Super League 2026/2027. Green Force baru meraih dua kemenangan dalam enam laga, dan kini berada di posisi ke-9 klasemen sementara. Sejumlah pendukung Bonek pun mulai realistis melihat peluang juara timnya.

Usai laga PSM Makassar vs Persebaya, Tavares menegaskan timnya akan memanfaatkan jeda singkat kompetisi untuk recovery dan memperbaiki kesalahan. Ia menyebut Persebaya harus lebih baik lagi pada laga home berikutnya menghadapi Madura United di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Senin (26/10/2026). Madura United saat ini bertengger di posisi ketiga klasemen sementara dan berpotensi menjadi hambatan bagi Persebaya yang ingin bangkit.

Kapten Persebaya, Francisco Rivera, juga mengajak seluruh elemen tim untuk segera kembali ke jalur positif. “Ke depan, kami akan terus bekerja keras, memperbaiki kekurangan, dan memberikan yang terbaik agar bisa mendapatkan hasil yang lebih baik pada pertandingan berikutnya,” ucap Rivera.

Sementara itu, PSM Makassar langsung mengalihkan fokus ke laga tandang melawan Bhayangkara Presisi Lampung FC di Stadion PKOR Sumpah Pemuda, Bandar Lampung, Senin (26/10/2026) malam. Kalezic menegaskan semangat dan kerja keras setelah tren kemenangan tersebut sangat penting untuk menantang tim berjuluk The Guardians of Saburai itu.

Dengan dua kemenangan beruntun, PSM kini membangun momentum positif. Namun, tantangan sesungguhnya masih menanti, terutama konsistensi di tengah jadwal padat. Bagi Persebaya, laga melawan Madura United akan menjadi ujian sekaligus kesempatan untuk membuktikan bahwa kekalahan dari PSM bukan awal dari tren buruk.

Exit mobile version