Rachel/Febi Dapat Suntikan Positif dari Ganda Jepang, Bekal Menuju Asian Games 2026

Rachel/Febi Dapat Suntikan Positif dari Ganda Jepang, Bekal Menuju Asian Games 2026
Rachel/Febi Dapat Suntikan Positif dari Ganda Jepang, Bekal Menuju Asian Games 2026

Cakrawala News – 17 September 2026 | Ganda putri Indonesia, Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum, mendapat suntikan positif dari ganda Jepang, bekal menuju Asian Games 2026, usai menjalani latih tanding melawan sejumlah pasangan Negeri Sakura pada pemusatan latihan di Tokyo. Sesi uji coba bersama NTT East Badminton Club Jepang itu menjadi tambahan variasi penting bagi persiapan tim bulu tangkis Indonesia sebelum tampil di Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Latih tanding tersebut berlangsung pada hari kedua pemusatan latihan tim Indonesia. Bagi Rachel/Febi, kesempatan berduel dengan para ganda Jepang memberi pengalaman berbeda karena lawan yang biasanya mereka temui dalam turnamen kali ini justru menjadi rekan berlatih.

“Seru tadi bisa latih tanding dengan ganda-ganda Jepang. Biasanya jadi lawan, tapi hari ini bisa latihan bersama. Positif sekali hawanya dan ada suasana baru,” kata Rachel dalam keterangan tertulis PBSI.

Gambaran Karakter Permainan Ganda Jepang

Bagi Rachel/Febi, sesi tersebut bukan sekadar latihan bersama. Mereka mendapatkan gambaran mengenai karakter permainan lawan yang berpotensi kembali ditemui dalam Asian Games 2026, termasuk saat menghadapi pasangan seperti Hinata Suzuki/Nao Yamakita.

Pengalaman ini dinilai berharga karena mereka memang sempat berjumpa dengan ganda Jepang di berbagai ajang sebelumnya. Dengan begitu, uji coba di Tokyo bisa memperkaya solusi saat harus berlaga di pesta olahraga terbesar Asia itu.

Edisi Aichi-Nagoya 2026 merupakan Asian Games pertama bagi Rachel/Febi. Mendapat kepercayaan mewakili Merah Putih, keduanya ingin memanfaatkan kesempatan tersebut dengan memberikan penampilan terbaik.

“Hasil dari Kejuaraan Dunia menjadi evaluasi bagi kami. Di sini kami harus lebih maksimal, tidak mau kalah, ditingkatkan lagi. Senang bisa dipercaya main Asian Games,” ujar Febi.

Manfaat Latih Tanding bagi Persiapan Tim

Pelatih ganda putra Indonesia, Antonius Budi Ariantho, menilai latih tanding melawan klub Jepang memberi manfaat penting bagi para pemain. Selama pemusatan latihan, pemain lebih sering berhadapan dengan rekan satu tim sehingga pertandingan melawan pemain Jepang menghadirkan tantangan dengan karakter berbeda.

“Dengan sparing bersama klub dari Jepang sangat positif. Mereka bisa mendapat variasi pola main dari lawan berbeda. Kalau dengan tim sendiri kan sudah sehari-hari,” ujar Anton, Rabu (16/9).

Menurut Anton, pengalaman tersebut diharapkan membuat pemain lebih siap menghadapi berbagai karakter lawan ketika memasuki pertandingan sesungguhnya. Variasi pola permainan yang diperoleh dari sesi latih tanding menjadi tambahan modal dalam menghadapi persaingan di Asian Games.

“Manfaatnya nanti bisa dirasakan saat pertandingan, sudah lebih banyak dan siap dengan pola yang berbeda-beda,” katanya.

Persiapan juga dilakukan melalui rotasi pasangan di sektor ganda putra. Lima pemain yang disiapkan untuk Asian Games telah dibiasakan bermain dengan pasangan berbeda sejak menjalani pemusatan latihan di Indonesia. Skema tersebut dilakukan untuk menyesuaikan kebutuhan tim ketika menghadapi situasi pertandingan.

“Di Indonesia sudah dibiasakan. Lima pemain diputar dengan pasangan berbeda. Persiapan sudah matang banget, tinggal lihat nanti ketemu lawan,” ujar Anton.

Debut Asian Games dan Catatan Evaluasi

Asian Games Aichi-Nagoya 2026 menjadi debut Rachel/Febi. Cabang bulu tangkis dijadwalkan berlangsung pada 20-29 September. Selain menjaga intensitas latihan, para pemain juga menguji kemampuan menghadapi karakter permainan yang berbeda sebagai bagian dari rangkaian pemusatan latihan menjelang pesta olahraga terbesar di Asia.

Bagi para pemain, kesempatan berhadapan langsung dengan pebulu tangkis Jepang memberikan variasi sekaligus gambaran mengenai pola permainan yang berpotensi ditemui saat bertanding di Asian Games. Rachel/Febi pun menikmati momentum tersebut.

Rachel/Febi dapat suntikan positif dari ganda Jepang, bekal menuju Asian Games 2026, dengan suasana latihan yang lebih menarik dan energi baru bagi tim. Meski demikian, hasil dari Kejuaraan Dunia tetap menjadi bahan evaluasi bagi keduanya agar tampil lebih maksimal di Tokyo nanti.

Persiapan tim Indonesia masih berlanjut. Setelah sesi latih tanding, fokus berikutnya adalah menjaga kondisi fisik dan menyempurnakan pola permainan sebelum pertandingan sesungguhnya dimulai. Bagi Rachel/Febi, pengalaman melawan ganda Jepang menjadi modal yang diharapkan terasa manfaatnya saat bertanding di Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Exit mobile version