Radithya Juara Dunia Junior BWF 2026, Indonesia Borong 4 Medali di Kairo

Radithya Juara Dunia Junior BWF 2026, Indonesia Borong 4 Medali di Kairo
Radithya Juara Dunia Junior BWF 2026, Indonesia Borong 4 Medali di Kairo

Cakrawala News – 19 Oktober 2026 | Tim junior Indonesia tampil gemilang pada kejuaraan dunia junior BWF 2026 yang berlangsung di Cairo International Stadium, Kairo, Mesir, 12-17 Oktober 2026. Tim Merah Putih membawa pulang empat medali, terdiri atas dua emas, satu perak, dan satu perunggu. Dua medali emas diraih dari sektor tunggal putra dan ganda campuran.

Puncak prestasi terjadi pada Sabtu (17/10/2026) ketika sektor tunggal putra menyajikan All Indonesian Final. Radithya Bayu Wardhana dan Fardhan Rainanda Joe sama-sama melaju ke partai puncak, memastikan Indonesia menguasai dua posisi teratas sekaligus.

Radithya keluar sebagai juara setelah menaklukkan Fardhan melalui pertandingan tiga gim dengan skor 15-9, 11-15, 15-8. Hasil itu membuat Radithya meraih medali emas, sementara Fardhan harus puas dengan medali perak.

Jalannya Final Tunggal Putra

Radithya, yang menempati unggulan ke-31, tampil meyakinkan sejak gim pembuka dan mampu meredam upaya Fardhan untuk mengejar ketertinggalan. Persaingan semakin ketat pada gim kedua ketika Fardhan, unggulan ke-18, meningkatkan kepercayaan diri dan merebut kemenangan 15-11.

Memasuki gim penentuan, Radithya kembali bermain agresif dan menjaga konsentrasi hingga mengunci kemenangan 15-8. Gelar ini menjadi yang pertama bagi Radithya pada kejuaraan dunia junior BWF, dan ia mengaku masih belum menyangka bisa langsung juara pada penampilan perdananya.

“Alhamdulillah, bersyukur bisa ikut WJC untuk pertama kalinya dan langsung juara,” kata Radithya dikutip dari keterangan PBSI.

Radithya juga mengaku telah memprediksi partai final akan berlangsung ketat karena setiap bertemu Fardhan, laga selalu berjalan hingga rubber game. “Saya sudah menyangka akan bermain rubber game karena setiap bertemu Joe, kami pasti rubber game,” ujarnya.

Ia menyebut gelar ini dipersembahkan untuk orang tua, om, keluarga besar, dan klubnya. Ke depan, Radithya berambisi terus mengasah kemampuan saat menjalani pemusatan latihan nasional serta belajar dari para senior.

Dengan hasil ini, Radithya menjadi tunggal putra kedua Indonesia yang meraih gelar juara dunia junior setelah Alwi Farhan pada 2023.

Ganda Campuran Ikut Sumbang Emas

Medali emas kedua Indonesia dipersembahkan pasangan Muhammad Luthfi Habibi dan Dian Ramadhani Mukti dari sektor ganda campuran. Pada partai puncak, Luthfi/Dian mengalahkan pasangan China, Feng Yi Lang/Li Meng Han, melalui rubber game 17-15, 8-15, 16-14.

Gelar tersebut menjadi yang pertama bagi Indonesia di sektor ganda campuran sejak Indah Cahaya Sari Jamil/Leo Rolly Carnando meraihnya pada 2018. Indonesia juga menambah satu medali perunggu dari sektor ganda campuran.

Apresiasi BNI untuk Pembinaan PBSI

Pencapaian pada kejuaraan dunia junior BWF ini mendapat apresiasi dari BNI, mitra PBSI selama lebih dari lima tahun. Menurut Okki dalam keterangan tertulis, prestasi tersebut menunjukkan Indonesia memiliki potensi talenta bulu tangkis yang mampu bersaing di level internasional.

“Kami mengapresiasi perjuangan para atlet, pelatih, serta PBSI yang terus membangun proses pembinaan untuk melahirkan generasi penerus bulu tangkis Indonesia,” ujar Okki.

Okki menilai dukungan berkelanjutan terhadap proses pembinaan atlet menjadi penting agar Indonesia tidak hanya melahirkan juara pada satu turnamen, tetapi juga menjaga konsistensi prestasi dalam jangka panjang. Regenerasi disebut sebagai bagian kunci untuk tujuan tersebut.

Kolaborasi BNI dengan PBSI disebut sebagai bagian dari komitmen perseroan untuk mengambil peran dalam pengembangan olahraga nasional, khususnya bulutangkis yang selama ini menjadi salah satu cabang andalan Indonesia di kompetisi internasional.

Dengan dua emas, satu perak, dan satu perunggu, hasil di Kairo menjadi modal berharga bagi pembinaan bulu tangkis Indonesia. Perhatian berikutnya tertuju pada bagaimana para juara junior ini melanjutkan perkembangan karier, termasuk saat masuk pemusatan latihan nasional dan menghadapi persaingan di level senior.

Exit mobile version