Cakrawala News – 14 Oktober 2026 | Raul Fernandez ‘sentil’ manuver Marco Bezzecchi usai crash di sprint race Mandalika. Pembalap Spanyol itu mengkritik keras aksi rekannya sesama pengguna motor Aprilia tersebut ketika keduanya terjatuh pada lap pertama Tissot Sprint Race MotoGP Indonesia 2026 di Pertamina Mandalika International Circuit, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, Sabtu (10/10/2026). Insiden itu membuat kedua pembalap gagal melanjutkan balapan, padahal Fernandez baru saja merebut pole position dengan catatan waktu 1 menit 28,852 detik pada kualifikasi kedua (Q2).
Fernandez menilai manuver Bezzecchi di Tikungan 1 tidak seharusnya dilakukan. Menurutnya, seorang pembalap semestinya sadar ketika jalur yang diambil berpotensi membahayakan pembalap lain yang berada di dekatnya.
“Yang paling mengecewakan bagi saya adalah ketika seorang pembalap melakukan sesuatu yang dia tahu manuver tidak bisa bagus,” kata Fernandez seusai balapan, seperti dikutip dari Antara.
Meski melontarkan kritik, Fernandez menegaskan insiden tersebut tidak sepenuhnya kesalahan satu pihak. Ia memahami bahwa ruang gerak di Tikungan 1 sangat sempit dan para pembalap melaju dengan kecepatan tinggi, sehingga pertimbangan keselamatan menjadi faktor yang rumit.
Fernandez menjelaskan bahwa dirinya berusaha mempertahankan posisi di tengah lintasan sekaligus membuka jalur saat memasuki tikungan pertama. Ia menyebut Bezzecchi sebenarnya mengambil tikungan dengan baik, tetapi posisi motor Aprilia itu terlalu dekat sehingga membuatnya terdorong keluar jalur. Pembalap berusia 25 tahun itu juga menegaskan bahwa kesalahan merupakan bagian dari olahraga dan tidak ingin memperpanjang persoalan apabila insiden terjadi tanpa kesengajaan.
Kronologi Insiden di Tikungan 1
Balapan sprint dimulai dengan Bezzecchi dan Fernandez menempati posisi pertama dan kedua. Namun, keduanya kehilangan posisi setelah disalip dua pembalap Ducati, Marc Marquez dan Fabio Di Giannantonio, saat memasuki zona pengereman Tikungan 1.
Ketika Marquez mengubah arah untuk menghindari bagian belakang motor Di Giannantonio, Bezzecchi turut bereaksi dengan mengubah jalurnya. Manuver tersebut berujung kontak yang membuat roda depan Fernandez tersenggol hingga kedua pembalap Aprilia itu terjatuh. Fernandez terlihat bertepuk tangan dengan nada menyindir saat berada di area gravel. Ia juga mengalami cedera patah jari akibat insiden tersebut.
Bezzecchi memberikan tanggapannya setelah terlibat insiden dengan Fernandez. Pembalap Aprilia Racing itu menyebut insiden di Tikungan 1 sebagai bagian dari risiko balapan, meski Fernandez melontarkan kritik keras terhadap dirinya.
“Ini hanya insiden balapan. Saat start, semua pembalap berada sangat berdekatan. Terkadang, kita harus sedikit menyesuaikan jalur, dan itulah yang saya coba lakukan untuk menghindari Marquez,” ujar Bezzecchi kepada media.
Bezzecchi mengaku sedih karena sebelumnya ia dan Fernandez telah melakukan pekerjaan yang bagus hingga sesi kualifikasi. Namun, ia menilai tidak banyak yang bisa dikatakan setelah kecelakaan itu terjadi. Ia hanya ingin mengalihkan fokus ke balapan utama MotoGP Indonesia 2026 yang dijadwalkan berlangsung Minggu (11/10).
Perjuangan Fernandez dengan Dua Jari Patah
Kisah perjuangan paling mencuri perhatian datang dari Fernandez pada balapan utama. Pembalap Trackhouse MotoGP Team itu berhasil finis kedua meski harus menahan rasa sakit akibat dua jari tangan kanannya yang patah setelah kecelakaan pada sprint race sehari sebelumnya.
Fernandez mengaku sempat meragukan kemampuannya untuk mengikuti balapan ketika bangun pada Minggu pagi. Rasa sakit yang dialaminya membuat jari yang digunakan untuk mengoperasikan tuas rem sulit digerakkan.
“Rasa sakitnya sangat kuat. Saya merasa tidak bisa menggerakkan jari. Pertanyaannya bukan lagi apakah saya bisa balapan, melainkan apakah saya bisa mengendalikan motor dengan kondisi jari yang patah,” kata Fernandez.
Ia akhirnya memutuskan untuk tetap berlomba. Pada awal balapan, Fernandez mampu menjaga kecepatan dan bersaing di depan. Namun, setelah sekitar 10 hingga 11 lap, rasa sakit mulai memengaruhi konsentrasinya dan ia melakukan beberapa kesalahan.
Bezzecchi Bangkit dan Menang di Balapan Utama
Di sisi lain, Bezzecchi tampil sebagai juara MotoGP Mandalika 2026. Kemenangan itu terasa semakin berarti setelah ia gagal menyelesaikan sprint race akibat insiden di tikungan pertama.
Bezzecchi mengakui awal balapan utama tidak berjalan mudah. Fernandez mampu tampil lebih kuat pada beberapa lap pertama, sehingga ia harus bekerja keras menjaga jarak agar tidak kehilangan kesempatan bersaing untuk kemenangan.
“Saya ingin tetap berada di depan. Namun, pada awal balapan, Raul jauh lebih kuat daripada saya. Sulit untuk terus menempel dan saya tidak ingin kehilangan terlalu banyak waktu,” ujar Bezzecchi.
Setelah beberapa lap, ia mulai menemukan ritme dan merasa lebih nyaman mengendarai motornya. Bezzecchi memilih menjaga jarak dengan Fernandez sambil menunggu kesempatan untuk menyerang pada fase akhir balapan. Strategi tersebut membuahkan hasil. Ia berhasil mengambil alih posisi terdepan dan menyelesaikan balapan sebagai juara.
Bezzecchi mengaku puas karena seluruh strategi berjalan sesuai harapan dan dapat menikmati jalannya balapan. Sementara itu, Jorge Martin melengkapi podium ketiga pada balapan utama MotoGP Mandalika 2026.
Kritik Raul Fernandez ‘sentil’ manuver Marco Bezzecchi usai crash di sprint race Mandalika menjadi salah satu sorotan utama akhir pekan di Sirkuit Mandalika. Insiden tersebut menunjukkan betapa tipisnya batas antara manuver agresif dan risiko kecelakaan di tikungan pertama, terutama ketika para pembalap melaju dalam kelompok besar selepas start.
Yang perlu diperhatikan selanjutnya adalah kondisi fisik Fernandez menjelang rangkaian balapan berikutnya. Cedera dua jari patah yang dialaminya berpotensi memengaruhi performa, meski ia telah membuktikan kemampuan finis kedua di Mandalika. Dari sisi Bezzecchi, kemenangan di balapan utama menjadi jawaban atas kekecewaan akibat gagal finis di sprint race, sekaligus menegaskan kecepatan kompetitifnya sepanjang akhir pekan di Lombok Tengah.












