Cakrawala News – 14 Oktober 2026 | Al-Nassr meraih kemenangan 3-1 atas Neftchi Fergana pada laga AFC Champions League Elite di Al-Awwal Park, Riyadh, namun pertandingan tersebut baru bisa dimulai setelah tertunda sekitar satu jam akibat peringatan keamanan. Bintang Portugal, Cristiano Ronaldo, kembali menjadi sorotan usai mencetak satu gol dan mengibarkan syal hijau Arab Saudi setelah laga usai.
Kick-off yang semula dijadwalkan berlangsung di Al-Awwal Park harus ditunda setelah Otoritas Pertahanan Sipil Arab Saudi mengeluarkan peringatan keamanan sekitar 15 menit sebelum pertandingan dimulai. Peringatan itu muncul di tengah laporan mengenai serangan rudal yang diarahkan ke ibu kota Arab Saudi.
Koalisi militer pimpinan Arab Saudi menyatakan telah mencegat dan menghancurkan rudal yang diluncurkan dari Yaman oleh militan Houthi. Ledakan juga dilaporkan terdengar di kota tersebut. Insiden ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan regional dan serangkaian serangan yang menyasar Arab Saudi dalam beberapa waktu terakhir.
Menurut laporan media Portugal, serpihan rudal balistik jatuh di dekat stadion King Saud University Stadium di Riyadh pada Senin, 12 Oktober. Laga Al-Nassr kontra Neftchi Fergana yang juga menampilkan tiga pemain Portugal, yakni Cristiano Ronaldo, Joao Felix, dan Samu Costa, akhirnya dimulai dengan keterlambatan sekitar 45 menit hingga satu jam.
Otoritas Pertahanan Sipil Arab Saudi, seperti dikutip Aljazeera, menyatakan bahwa bahaya bagi kota Riyadh telah berlalu. Mereka tetap meminta warga mengikuti instruksi pertahanan sipil dan menghindari kerumunan serta mengambil foto demi keselamatan.
Jalannya Pertandingan
Di atas lapangan, Al-Nassr tampil dominan. Angelo membuka keunggulan pada menit ke-33 sebelum Ronaldo menggandakan keunggulan tim tuan rumah. Pemain berusia 41 tahun itu mencetak gol pada menit ke-42, yang disebut sebagai gol ke-981 dalam karier profesionalnya.
Neftchi Fergana sempat memperkecil ketertinggalan melalui Alisher Odilov. Namun, gol bunuh diri Anvarjon Gofurov memastikan Al-Nassr mengunci tiga poin dengan skor akhir 3-1. Hasil ini menjadi kemenangan perdana Al-Nassr di ajang tersebut musim ini, setelah pada laga pertama mereka membiarkan peluang menang lewat melawan klub Uni Emirat Arab, Al Ain.
Usai pertandingan, Ronaldo mengungkapkan kegembiraannya melalui akun media sosialnya. Ia menyebut kemenangan ini sebagai hasil penting dan menegaskan timnya akan terus berkembang.
“Kemenangan penting malam ini. Kami terus tumbuh,” tulis Ronaldo dalam unggahannya.
Ronaldo juga menyampaikan pesan kepada publik Riyadh melalui akun resminya. Ia menyerukan agar warga tetap mengikuti arahan otoritas dan menghindari kerumunan.
Gestur Syal Hijau dan Simbol Cinta untuk Arab Saudi
Momen yang paling menyita perhatian publik terjadi setelah peluit akhir. Ronaldo terlihat mencium logo Arab Saudi berupa pedang dan pohon palem yang berada di bagian belakang kerah jerseynya. Ia kemudian meminta syal berwarna hijau milik Arab Saudi, mengangkatnya ke udara, dan berteriak di tengah lapangan.
Aksi tersebut berlanjut ketika Ronaldo dan Sadio Mane hendak memimpin para pendukung melakukan viking clap. Sebelumnya, ia lebih dulu meminta syal tersebut dan mengibarkannya, lalu memimpin tepuk tangan bersama para penggemar setelah kemenangan timnya.
Momen itu dengan cepat menyebar di media sosial. Banyak penggemar menyebut Ronaldo semakin betah berkarier di Arab Saudi. Media setempat pun menilai gestur tersebut sebagai bentuk solidaritas dan dukungan terhadap Kerajaan di tengah ketegangan keamanan yang baru saja terjadi.
Dukungan juga datang dari unggahan resmi klub yang menampilkan pesan-pesan bernada cinta untuk Arab Saudi. Sebuah pesan menyebut bahwa sebagian bentuk cinta cukup ditunjukkan, bukan hanya diucapkan, dan menyebut Arab Saudi sebagai tanah yang layak untuk dicintai.
Konteks dan Agenda Berikutnya
Insiden keamanan menjelang laga ini bukan peristiwa tunggal. Menurut laporan media Portugal, bandara Riyadh sempat diserang dua kali pada akhir pekan sebelumnya, dan 13 orang dilaporkan meninggal akibat serangan tersebut. Serangan itu terjadi dalam konteks eskalasi konflik yang cepat antara pemberontak Houthi di Yaman dan Arab Saudi.
Meski demikian, pertandingan tetap digelar setelah otoritas memastikan situasi aman. Keputusan untuk melanjutkan laga menunjukkan upaya penyelenggara dan otoritas keamanan menyeimbangkan aspek keselamatan dengan komitmen kompetisi.
Bagi Al-Nassr, kemenangan ini menjadi modal penting untuk menjaga momentum di kompetisi Asia. Pada laga berikutnya, Al-Nassr dijadwalkan menghadapi klub Uni Emirat Arab, Al Wasl, pada 26 Oktober. Laga itu akan menjadi ujian berikutnya bagi tim asuhan pelatih asal Portugal tersebut untuk mempertahankan performa sekaligus mengelola tekanan di tengah situasi keamanan yang dinamis di Riyadh.












