Siasat Real Madrid Bantu Kylian Mbappe Kalahkan Harry Kane di Ballon d’Or

Siasat Real Madrid Bantu Kylian Mbappe Kalahkan Harry Kane di Ballon d'Or
Siasat Real Madrid Bantu Kylian Mbappe Kalahkan Harry Kane di Ballon d'Or

Cakrawala News – 17 September 2026 | Strategi Real Madrid untuk pastikan Kylian Mbappe kalahkan Harry Kane dalam perebutan Ballon d’Or menjadi sorotan menjelang malam penghargaan. Klub raksasa Spanyol itu disebut menyusun rencana khusus untuk meningkatkan peluang penyerang asal Prancis tersebut, termasuk memberikan dukungan publik secara besar-besaran dalam beberapa pekan terakhir. Langkah ini diambil karena persaingan gelar individu paling bergengsi di dunia sepak bola itu dinilai semakin ketat.

Menurut laporan L’Equipe, Real Madrid tidak sekadar mengandalkan performa Mbappe di lapangan. Manajemen klub juga melibatkan sejumlah legenda untuk berulang kali menyampaikan alasan mengapa pemain berusia 27 tahun itu layak mendapatkan Ballon d’Or. Dukungan dari figur-figur besar yang punya sejarah panjang bersama Los Blancos diyakini bisa memberi pengaruh tersendiri bagi para pemilih.

Persaingan Ketat dengan Harry Kane dan Lamine Yamal

Mbappe saat ini disebut sebagai salah satu kandidat kuat peraih Ballon d’Or. Namun, ia menghadapi rival berat, terutama Harry Kane dari Bayern Munchen. Penyerang Timnas Inggris itu tampil konsisten bersama klubnya dan menjadi pesaing utama dalam perburuan trofi individu tersebut.

Selain Kane, nama bintang Barcelona, Lamine Yamal, juga masuk dalam bursa kandidat. Kehadiran Yamal menambah dimensi persaingan karena ia merupakan talenta muda yang mencuri perhatian di level klub maupun tim nasional. Situasi ini membuat strategi Real Madrid untuk pastikan Kylian Mbappe kalahkan Harry Kane dalam perebutan Ballon d’Or tidak bisa berjalan setengah hati.

Dukungan publik yang masif dinilai menjadi salah satu cara untuk menjaga momentum Mbappe di mata publik sepak bola dunia. Real Madrid disebut ingin memastikan narasi soal kualitas dan pencapaian Mbappe terus bergaung hingga malam penghargaan berlangsung.

Modal Mbappe Bersama Real Madrid

Mbappe sendiri menunjukkan performa yang mendukung ambisi klub. Pada laga lanjutan La Liga Spanyol melawan Rayo Vallecano di Santiago Bernabeu, Minggu (13/9/2026) dini hari WIB, ia mencatat brace ke gawang yang dijaga Emil Audero. Dua gol itu menjadi bagian dari kemenangan 4-1 Real Madrid.

Keunggulan tuan rumah dibuka melalui penalti Mbappe pada menit ke-14. Tiga menit berselang, Alvaro Carreras menuntaskan umpan Mbappe untuk menggandakan skor. Pada menit ke-35, Jude Bellingham memperlebar jarak setelah menerima sodoran Vinicius Junior.

Rayo Vallecano sempat memperkecil kedudukan lewat gol Sergio Camello pada menit ke-51. Namun, di masa injury time, Mbappe menyambar umpan Arda Guler dan memastikan Real Madrid menutup laga dengan skor 4-1.

Kemenangan itu menambah koleksi Real Madrid menjadi 12 poin dari lima pertandingan yang sudah dijalani. Los Blancos naik ke posisi kedua klasemen sementara, tepat di bawah Barcelona yang juga mengemas 12 poin namun dari empat laga. Posisi tersebut masih bisa berubah karena Barcelona baru akan menghadapi Levante pada Minggu (13/9/2026) malam WIB.

Peran Legenda dan Dukungan Publik

Dalam skema yang dilaporkan L’Equipe, para legenda klub menjadi ujung tombak kampanye tidak resmi. Mereka diminta secara konsisten menyuarakan keunggulan Mbappe dibandingkan para pesaingnya. Cara ini dinilai lebih halus dibandingkan kampanye terbuka yang bisa memicu reaksi negatif dari kubu rival.

Real Madrid memahami bahwa Ballon d’Or tidak hanya soal statistik gol dan assist. Faktor narasi, reputasi, serta pencapaian kolektif juga menjadi pertimbangan para juri. Karena itu, klub berupaya membangun gambaran utuh tentang kontribusi Mbappe bagi tim sepanjang musim.

Meski demikian, strategi ini tetap bergantung pada hasil di lapangan. Jika Mbappe mampu menjaga ketajaman dan mempersembahkan trofi bergengsi bersama Real Madrid, peluangnya semakin terbuka. Sebaliknya, pesaing seperti Kane dan Yamal juga punya modal kuat untuk merebut perhatian pemilih.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari Real Madrid maupun kubu Harry Kane terkait laporan tersebut. Yang jelas, persaingan menuju Ballon d’Or tahun ini diprediksi berlangsung sengit hingga malam puncak penghargaan.

Bagi Mbappe, dukungan penuh dari klub dan para legenda bisa menjadi modal psikologis tersendiri. Namun, pada akhirnya, keputusan tetap berada di tangan para pemilih. Semua pihak tinggal menunggu apakah strategi Real Madrid untuk pastikan Kylian Mbappe kalahkan Harry Kane dalam perebutan Ballon d’Or berbuah sesuai harapan.

Exit mobile version