Cakrawala News – 05 Oktober 2026 | Swiss sempurna, Spanyol terus melaju di UEFA Nations League! [titlebase] Dua tim itu menjadi sorotan utama setelah mencatatkan hasil meyakinkan pada matchday kedua dan ketiga UEFA Nations League 2026/2027. Swiss menang telak 3-0 atas Skotlandia di League B, sementara Spanyol menghancurkan Kroasia 4-1 di Grup A3 dan kemudian menundukkan Republik Ceska 3-1 untuk menjaga tren positif mereka.
Bagi Spanyol, kemenangan atas Kroasia di Estadio Ramon Sanchez Pizjuan, Sevilla, menjadi salah satu penampilan paling dominan sepanjang matchday kedua yang digelar Selasa, 29 September 2026. La Furia Roja hanya butuh dua menit untuk membuka keunggulan melalui Lamine Yamal, yang melepaskan tembakan setelah menerima bola dari skema serangan cepat.
Kroasia sempat menyamakan kedudukan sebelum pertandingan berjalan 30 menit. Dion Beljo mencetak gol pertamanya untuk tim nasional Kroasia setelah menyambut umpan Ivan Perisic melalui sundulan. Namun keunggulan mental Kroasia tidak bertahan lama. Hanya tiga menit setelah gol penyama kedudukan, Spanyol kembali unggul melalui Marc Pubill yang memanfaatkan skema tendangan sudut dengan pergerakan Lamine Yamal.
Lamine Yamal menjadi bintang pertandingan setelah mencetak dua gol. Marc Pubill dan Nico Williams juga masuk papan skor untuk Spanyol, sementara Kroasia hanya mampu membalas melalui Dion Beljo. Hasil tersebut memperpanjang rekor fantastis Spanyol menjadi 40 pertandingan tanpa kekalahan dalam waktu normal.
Spanyol Tetap Sempurna di Grup A3
Spanyol melanjutkan start sempurna mereka dengan dua kemenangan dari dua pertandingan Grup A3. Pada laga berikutnya, Spanyol kembali menunjukkan kualitasnya dengan menundukkan Republik Ceska 3-1 di Stadion Carlos Tartiere, Oviedo.
Bermain di hadapan pendukung sendiri, Spanyol langsung unggul sejak menit keenam. Lamine Yamal kembali mencetak gol melalui sepakan indah melengkung yang mengirim bola langsung masuk ke gawang Ceko. Keunggulan Spanyol kemudian digandakan Rodri pada menit ke-35. Gelandang Barcelona itu menyelesaikan serangan yang dibangun Pedri dan Dani Olmo dengan menyepak bola liar di tengah kotak penalti lawan. Skor 2-0 bertahan hingga turun minum.
Di babak kedua, Ceko memberi perlawanan lebih baik. Jiri Slama mencetak gol pada menit ke-69 melalui sepakan keras yang gagal dibendung David Daya, membuat gawang Spanyol bobol. Skor berubah menjadi 2-1 dan Ceko masih tertinggal.
Setelahnya, Ceko kesulitan mencari gol kedua. Mereka justru terkena kartu merah setelah Ladislav Krejci diusir karena menelan kartu kuning kedua akibat menarik jersey Roberto Fernandez. Keunggulan jumlah pemain dimanfaatkan Spanyol untuk menambah gol melalui Mikel Merino, yang memastikan anak asuh Luis de la Fuente menang 3-1.
Inggris Bangkit, Swiss Tak Terbendung
Selain Spanyol, Inggris juga mencuri perhatian. Setelah kalah pada laga pembuka, skuad Gareth Southgate bangkit dengan menundukkan Republik Ceko 2-0. Kemenangan itu menjadi modal penting sebelum Inggris berpesta gol ke gawang Kroasia.
Bertandang ke Stadion HNK Rijeka, Kroasia, Inggris menang 7-0 pada laga ketiga Grup A3. Harry Kane membuka skor pada menit kedelapan setelah menyambar umpan Jude Bellingham. Keunggulan digandakan Bellingham pada menit ke-21 dari kreasi Anthony Gordon. Jarell Quansah mengirim assist untuk tandukan Gordon pada menit ke-39, lalu Bukayo Saka menutup babak pertama dengan skor 4-0 lewat sodoran Bellingham pada menit ke-45.
Selepas jeda, Kane menorehkan brace pada menit ke-53 dengan memanfaatkan umpan Elliot Anderson. Saka juga mencatat brace pada menit ke-68 dari service Kane. Morgan Rodgers, yang baru masuk pada menit ke-79, menambah gol pada menit ke-87 setelah menerima umpan Bellingham. Hasil ini sempat mengantar Inggris memimpin grup dengan enam poin sebelum beberapa jam kemudian posisinya digeser Spanyol.
Di League B, Swiss kembali menunjukkan performa kuat setelah menang telak 3-0 atas Skotlandia. Swiss kini mengoleksi enam poin dari dua pertandingan setelah sebelumnya juga mengalahkan Makedonia Utara. Catatan sempurna itu menegaskan konsistensi Swiss di kompetisi ini.
Hasil-hasil tersebut melengkapi matchday kedua yang berlangsung pada 29 September 2026. Selain laga-laga utama, terdapat sejumlah pertandingan lain yang tak kalah menarik. Slovenia mengalahkan Makedonia Utara 2-0, Islandia menang 3-0 atas Luksemburg, Slovakia mengalahkan Kazakhstan 2-1, dan Albania menang 3-0 atas San Marino. Sementara itu, Finlandia dan Belarusia bermain imbang tanpa gol.
Peta Persaingan Mulai Terbentuk
Dengan hasil tersebut, peta persaingan di UEFA Nations League 2026/2027 mulai terbentuk. Spanyol memimpin Grup A3 dengan catatan sempurna, sementara Inggris dan Kroasia harus bekerja keras untuk mengejar ketertinggalan. Di League B, Swiss menjadi salah satu tim yang paling konsisten dengan dua kemenangan beruntun.
Performa Spanyol yang belum terkalahkan dalam 40 pertandingan waktu normal menjadi sinyal kuat bahwa La Furia Roja tetap menjadi salah satu kekuatan utama sepak bola Eropa. Kombinasi pemain muda seperti Lamine Yamal dengan pengalaman Rodri dan Dani Olmo membuat lini serang Spanyol sulit dibendung.
Di sisi lain, kemenangan besar Inggris atas Kroasia menunjukkan bahwa skuad Gareth Southgate masih memiliki kedalaman pemain yang mumpuni. Meski sempat tergelincir di laga pembuka, Inggris mampu merespons dengan performa agresif dan produktif.
Swiss juga patut diperhitungkan. Kemenangan 3-0 atas Skotlandia memperlihatkan efektivitas serangan sekaligus solidnya pertahanan mereka. Dengan enam poin dari dua laga, Swiss berada di jalur yang tepat untuk melaju ke fase berikutnya.
Kompetisi masih panjang dan sejumlah matchday berikutnya akan menjadi ujian sesungguhnya. Spanyol akan berusaha menjaga rekor tanpa kekalahan, Inggris ingin membuktikan konsistensi, sementara Swiss berambisi melanjutkan tren sempurna mereka. UEFA Nations League 2026/2027 pun semakin menarik untuk diikuti.












