Cakrawala News – 08 Oktober 2026 | Timnas Indonesia mulai mengalihkan fokus ke persiapan menuju Piala Asia 2027 setelah memastikan gelar juara FIFA ASEAN Cup 2026. Pelatih John Herdman menegaskan persiapan ke turnamen itu sudah menjadi bagian dari rencana skuad Garuda sejak awal, dengan penekanan pada penambahan pengalaman serta pembentukan komposisi tim terbaik.
Kepastian juara ASEAN Cup 2026 diraih Timnas Indonesia usai mengalahkan Thailand melalui adu penalti dengan skor 2-2 (4-2) di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (5/10). Laga berlangsung ketat dan baru terpecahkan lewat adu penalti setelah kedudukan imbang 2-2 hingga babak tambahan waktu.
Dalam keterangannya usai pertandingan, Herdman menyebut pengalaman bertanding bersama kelompok pemain yang sama menjadi kunci untuk menghadapi level kompetisi yang lebih tinggi di Piala Asia 2027.
“Tujuannya adalah mendapatkan lebih banyak pengalaman turnamen bersama kelompok ini dan lebih banyak waktu bersama pemain inti,” kata John Herdman.
Dua Laga Besar pada FIFA Matchday November 2026
Sebagai bagian dari persiapan, Timnas Indonesia dijadwalkan menjalani dua pertandingan pada FIFA Matchday November 2026. Herdman belum mengungkap calon lawan yang akan dihadapi, namun memastikan kedua laga tersebut memiliki kualitas tinggi.
“Kami akan memanfaatkan pertandingan pada November. Kami sudah merencanakan dua pertandingan. Kami akan mengumumkannya pada waktu yang tepat, tetapi dua pertandingan besar,” ungkap pelatih asal Inggris tersebut.
Selain menyiapkan agenda uji coba, Herdman terus memantau perkembangan skuad untuk memperkuat komposisi Timnas Indonesia. Kapten Jay Idzes dipastikan kembali bergabung setelah absen pada FIFA ASEAN Cup 2026 karena menderita cedera. Kehadiran Jay Idzes diharapkan menambah kekuatan lini belakang skuad Garuda.
Herdman juga membuka peluang bagi wajah baru serta pemain yang sebelumnya absen karena cedera untuk masuk ke dalam skuad.
“Saya pikir kami akan menyambut beberapa pemain baru dalam enam bulan ke depan, termasuk pemain yang belum pernah bekerja sama dengan saya dan pemain yang akan kembali setelah cedera,” jelasnya.
Piala Asia 2027 di Arab Saudi
Piala Asia 2027 dijadwalkan berlangsung pada 7 Januari hingga 5 Februari 2027 di Arab Saudi. Pertandingan akan digelar di tiga kota, yakni Riyadh, Jeddah, dan Al-Khobar.
Turnamen ini menjadi edisi ke-19 dan untuk pertama kalinya digelar di Arab Saudi. Sebanyak 24 negara terbagi ke dalam enam grup, dengan pembagian grup ditentukan melalui undian pada 9 Mei 2026 di Riyadh.
Timnas Indonesia tergabung di Grup F bersama Jepang, Qatar, dan Thailand. Undian tersebut menempatkan skuad Garuda pada grup yang menuntut kesiapan matang, terutama karena akan menghadapi tim-tim dengan pengalaman turnamen internasional yang mapan.
Meski baru meraih gelar juara ASEAN Cup 2026, sejumlah pengamat menilai Timnas Indonesia masih memiliki pekerjaan rumah sebelum bersaing di Piala Asia 2027. Pengamat sepak bola Juprianto Alexander menyoroti performa skuad Garuda pada laga final melawan Thailand yang dinilai belum sepenuhnya solid sepanjang pertandingan.
Ia khususnya menyoroti penurunan ritme permainan Timnas Indonesia pada babak kedua final ASEAN Cup 2026. Catatan itu mencakup aspek transisi dan penyelesaian akhir yang perlu diperbaiki menjelang persaingan yang lebih berat.
Di sisi lain, persiapan menuju Piala Asia 2027 juga berjalan di level kelompok umur. Timnas Putri Indonesia U-17 telah memulai perjuangan di babak Kualifikasi Piala Asia U-17 2027 yang berlangsung sejak 3 hingga 12 Oktober 2026.
Skuad Garuda Pertiwi tergabung dalam Grup B bersama Bahrain, Arab Saudi, dan Singapura, dengan Singapura bertindak sebagai tuan rumah. Timnas Putri Indonesia U-17 memulai perjuangannya dengan mengalahkan Bahrain 2-0 di Bishan Stadium, Singapura, Senin (5/10).
Yang Perlu Diperhatikan Selanjutnya
Bagi Timnas Indonesia, dua laga pada FIFA Matchday November 2026 akan menjadi ujian awal sekaligus ajang evaluasi sebelum menghadapi Jepang, Qatar, dan Thailand di Grup F. Pengumuman calon lawan, kepastian kondisi pemain seperti Jay Idzes, serta integrasi pemain baru menjadi hal yang layak dicermati dalam beberapa bulan ke depan.
Dengan waktu persiapan yang masih tersedia, kombinasi pengalaman turnamen, pemulihan pemain cedera, dan penyempurnaan taktik akan menentukan seberapa jauh skuad Garuda mampu bersaing di Piala Asia 2027.
