Cakrawala News – 31 Oktober 2026 | Manajer Aston Villa, Unai Emery, menegaskan timnya harus siap menghadapi Fulham yang tengah dalam tren positif jelang pertemuan di Villa Park. Emery secara khusus memuji kinerja pelatih Fulham, Alvaro Arbeloa, yang dinilainya telah melakukan pekerjaan luar biasa sejak menangani klub London barat tersebut.
Fulham datang ke Villa Park dengan modal dua kemenangan beruntun di Liga Primer Inggris, masing-masing atas Hull City dan Coventry City. Meski demikian, tim tamu baru saja tersingkir dari ajang Piala Carabao setelah kalah dari Crystal Palace pada pertengahan pekan.
“Mereka bermain sangat baik,” kata Emery dalam konferensi pers jelang laga. “Mereka tampil fantastis dalam pertandingan-pertandingan terakhir, bahkan saat kalah dari Crystal Palace di Piala Carabao. Di liga, mereka benar-benar luar biasa.”
Pujian untuk Arbeloa
Emery menilai Arbeloa memiliki bekal mumpuni untuk bersaing di sepak bola Inggris. Menurutnya, pengalaman Arbeloa sebagai pemain di Inggris serta bimbingan dari sejumlah pelatih berkualitas menjadi modal penting bagi sang pelatih dalam meracik strategi.
“Tentu saja, Arbeloa punya pengalaman di Inggris. Dia bermain di sini, dia punya pengalaman panjang di sepak bola. Dia sempat dilatih oleh pelatih-pelatih yang sangat bagus,” ujar Emery.
“Cara mereka bermain sekarang benar-benar mencerminkan pelatih berpengalaman yang mampu mengelola banyak hal secara taktis,” tambahnya.
Bagi Emery, laga ini bukan sekadar pertandingan biasa. Fulham yang sedang menanjak menjadi ujian tersendiri bagi Aston Villa yang ingin menjaga konsistensi performa di kompetisi domestik.
Fulham Kehilangan Sessegnon
Di kubu Fulham, Arbeloa dipastikan harus melakukan perubahan pada starting line-up. Bek sayap Ryan Sessegnon absen karena sanksi kartu, sehingga Antonee Robinson diperkirakan mengisi posisi bek kiri yang kosong.
Perubahan tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi Arbeloa dalam menjaga keseimbangan permainan timnya. Meski begitu, catatan dua kemenangan beruntun di liga menunjukkan Fulham memiliki kedalaman skuad yang cukup untuk mengatasi absensi pemain.
Laga di Villa Park juga menjadi kesempatan bagi Aston Villa untuk melanjutkan momentum positif. Emery dikenal sebagai pelatih yang detail dalam mempersiapkan tim, terutama menghadapi lawan yang sedang dalam performa bagus.
Kebangkitan Nicolas Jackson
Di sisi lain, Emery tengah menikmati buah dari kepercayaannya kepada Nicolas Jackson. Penyerang asal Senegal itu bergabung dengan Aston Villa untuk bereuni dengan Emery, pelatih yang pernah membesut keduanya di Villarreal.
Jackson mengaku banyak belajar dari Unai Emery. Dalam wawancara dengan Sky Sports, ia menyebut sang manajer telah mengubah cara bermainnya secara menyeluruh.
“Unai mengajari saya segalanya tentang sepak bola,” ujar Jackson. “Ketika saya datang dari Senegal, saya tahu cara bermain, tetapi saya tidak memahami bagaimana bergerak di lapangan. Saya hanya berlari seperti orang gila, mengambil bola, dan menggiring sendiri. Dia mengubah semua itu dan menjadikan saya pemain yang berbeda.”
Perubahan itu terlihat dari statistik. Selama dua musim di Chelsea, Jackson hanya mengonversi 18 dari 61 peluang besar atau sekitar 29 persen. Kini bersama Aston Villa, ia telah mengonversi tiga dari lima peluang besar atau 60 persen, meski dengan jumlah sampel yang masih kecil.
Jackson mencetak empat gol di Liga Primer dari nilai expected goals (xG) sebesar 1,98. Hanya Erling Haaland yang mencatat selisih lebih besar dengan sembilan gol dari xG 6. Tingkat konversinya pun melonjak dari 13,2 persen pada musim terakhirnya di Chelsea menjadi 21 persen sejauh musim ini.
Menurut data, Jackson saat ini menempati peringkat pertama di antara penyerang tengah di liga untuk dribel sukses dengan rata-rata 2,5 per laga dan 7,7 kali berlari mendahului bola per pertandingan. Ia juga tercatat mencetak tujuh gol dalam sembilan penampilan terakhir di semua kompetisi.
“Kami bekerja selama satu tahun untuk mengasah kemampuannya, dia meningkatkan pemahamannya dengan lebih baik,” kata Emery saat Jackson bergabung. “Sekarang dia bisa mengeksplorasi potensinya.”
Kepercayaan Emery kepada Jackson menjadi bagian dari proyek besar Aston Villa. Dengan sosok Unai Emery di kursi pelatih, Villa berambisi menjaga posisi kompetitif di Liga Primer sekaligus bersaing di kompetisi Eropa.
Laga melawan Fulham akan menjadi ujian berikutnya bagi Villa untuk membuktikan konsistensi. Bagi Emery, menghadapi tim asuhan Arbeloa membutuhkan kewaspadaan penuh, terutama karena Fulham datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah dua kemenangan beruntun.
Hasil di Villa Park akan menunjukkan apakah Villa mampu menjaga momentum, sekaligus menjadi tolok ukur bagi Fulham dalam menantang tim-tim papan atas. Yang jelas, Unai Emery tidak ingin timnya meremehkan lawan yang sedang dalam performa terbaik.












