Cakrawala News – 14 Oktober 2026 | Laga Villarreal vs Napoli pada matchday kedua fase liga Liga Champions 2026/2027 berakhir dengan kemenangan 3-1 untuk tuan rumah di Stadion de la Ceramica, Villarreal, Rabu. The Yellow Submarine sempat tertinggal lebih dulu sebelum bangkit dan mengunci tiga poin lewat gol Georges Mikautadze, Santiago Mourino, dan Tani Oluwaseyi.
Hasil ini membawa Villarreal naik ke posisi 10 klasemen Liga Champions dengan koleksi tiga poin. Sebaliknya, Napoli turun ke posisi ke-31 tanpa poin setelah menelan kekalahan kedua secara beruntun di kompetisi ini, menyusul hasil sebelumnya saat tumbang 0-1 dari Arsenal di Stadion Maradona.
Jalannya Pertandingan
Napoli sebenarnya memulai pertandingan dengan sangat baik. Tim tamu unggul lebih dulu pada menit kedelapan melalui gol Amir Rrahmani yang memanfaatkan bola liar di kotak penalti Villarreal. Rrahmani awalnya melihat sundulannya diblok, tetapi ia sigap berputar dan menyambar bola muntah untuk mengubah skor menjadi 0-1.
Keunggulan itu bertahan hingga pertengahan babak pertama. Namun sebuah kesalahan fatal di lini belakang Napoli mengubah arah pertandingan. Bek Politano melakukan umpan balik yang terlalu lemah sehingga bola justru menjadi assist sempurna bagi Georges Mikautadze, yang dengan mudah menyamakan kedudukan pada menit ke-23.
Hanya tiga menit berselang, Villarreal berbalik unggul. Umpan Gerard Moreno dikonversi menjadi gol oleh Santiago Mourino pada menit ke-26. Mourino masuk dari celah antara lini tengah dan pertahanan Napoli, lalu melepaskan tembakan dari jarak cukup jauh yang bersarang di sudut gawang. Skor berubah 2-1 untuk keunggulan tuan rumah, dan Napoli tampak kehilangan keseimbangan mental maupun fisik setelahnya.
Villarreal Menutup Laga
Di babak kedua, Villarreal tetap menunjukkan dominasi. Beberapa peluang emas gagal menjadi gol, sementara Napoli juga sempat menciptakan kesempatan sendiri tetapi penyelesaian akhir yang kurang klinis membuat mereka tak mampu membobol gawang tuan rumah.
Keunggulan Villarreal akhirnya bertambah pada menit ke-86. Umpan Ayoze Perez disambut tendangan Tani Oluwaseyi sehingga skor berubah menjadi 3-1. Proses gol ini juga melibatkan pemain Kanada, Nathan Saliba, yang menjadi starter dan terlibat dalam rangkaian serangan sebelum Oluwaseyi mencetak gol penutup.
Bagi Napoli, kekalahan ini memunculkan sorotan tajam terhadap performa tim asuhan Massimiliano Allegri. Sejumlah evaluasi menyebut masalah utama bukan sekadar hasil di lapangan, melainkan hilangnya kekompakan dan semangat kolektif di dalam skuad. Kesalahan Politano dinilai menjadi titik balik yang memberi Villarreal kepercayaan diri untuk membalikkan keadaan.
Meski begitu, ada catatan positif bagi Napoli dari laga ini. Amir Rrahmani tampil sebagai salah satu pemain terbaik tim tamu berkat golnya dan pergerakannya di kotak penalti, sementara kapten Di Lorenzo menunjukkan fleksibilitas setelah ditempatkan di sisi kiri dan kemudian kembali ke kanan saat Allegri mengubah formasi menjadi empat bek.
Absennya Gulacsi dan Catatan Keamanan
Di sisi lain, kiper Villarreal Peter Gulacsi tidak masuk dalam skuad untuk laga Villarreal vs Napoli. Penjaga gawang asal Hungaria berusia 36 tahun itu absen karena alasan yang oleh klub disebut sebagai “motif pribadi”, tanpa penjelasan lebih rinci.
Media Spanyol melaporkan bahwa Gulacsi dan keluarganya mengalami peristiwa perampokan bersenjata di kediamannya di kawasan eksklusif Los Monasterios, Valencia, pada dini hari. Saat kejadian, Gulacsi sedang bersama istri dan dua anaknya. Tidak ada korban luka dalam peristiwa tersebut.
Peristiwa ini bukan yang pertama menimpa pemain Villarreal. Pada musim-musim sebelumnya, kediaman sejumlah pemain seperti Toko Ekambi, Ezequiel Garay, dan Geoffrey Kondogbia juga pernah dimasuki pelaku saat mereka sedang bertanding atau berada di luar kota.
Dampak bagi Kedua Tim
Dengan tambahan tiga poin, Villarreal menempati posisi 10 klasemen sementara fase liga. Posisi tersebut masih bisa berubah karena fase liga baru berjalan dua pertandingan, tetapi kemenangan ini menjadi modal penting bagi The Yellow Submarine untuk menjaga peluang melaju ke babak berikutnya.
Sebaliknya, Napoli berada di posisi ke-31 tanpa poin dari dua laga. Dua kekalahan beruntun membuat tekanan terhadap tim asuhan Allegri meningkat, terutama karena masalah yang terlihat bukan hanya soal kualitas individu, tetapi juga kohesi antarpemain.
Villarreal berikutnya perlu memastikan konsistensi performa di kandang sekaligus mencari solusi di posisi kiper selama situasi Gulacsi belum sepenuhnya jelas. Sementara Napoli dituntut segera membenahi organisasi pertahanan dan memulihkan kepercayaan diri skuad agar tidak semakin jauh tertinggal di klasemen Liga Champions musim ini.










